sign up SIGN UP search


moms-life

5 Hal Penting Ini Tak Boleh Diabaikan Saat Curiga Suami Selingkuh

Annisa Karnesyia Kamis, 25 Jun 2020 19:47 WIB
Suami dan istri caption
Jakarta -

Perselingkuhan menjadi momok yang menakutkan dalam sebuah pernikahan. Belakangan, isu selingkuh hingga orang ketiga memang sedang ramai diperbincangkan. Kebanyakan pelakunya adalah suami, sedangkan korban adalah istri. Meskipun tak sedikit pula wanita melakukan perselingkuhan.

Rasa cemburu, curiga, dan khawatir suami selingkuh memang wajar dialami istri. Namun, menurut psikolog sekaligus konselor perkawinan Adriana S Ginanjar, kita benar-benar harus yakin kalau suami selingkuh.

"Istri perlu punya bukti lain yang lebih meyakinkan. Akan lebih baik kalau istri bisa mengungkapkan kecurigaannya ke suami baik-baik. Mintalah suami lebih terbuka kalau memang enggak ada hubungan lain di luar perkawinan," kata Adriana dalam bukunya 'Pelangi di Akhir Badai'.


Saat Bunda mulai curiga suami menyeleweng, ada 5 hal penting yang harus diingat sebelum melakukan tindakan yang berdampak buruk pada pernikahan. Dilansir PS I Love You, berikut 5 hal tersebut:

1. Jangan abaikan naluri

Sebuah studi tahun 2014 menunjukkan bahwa intuisi bisa menjadi hal kuat. Peneliti bertanya pada lebih dari 50 pasangan tentang sejarah perselingkuhan dalam hubungan mereka saat ini.

Para peneliti kemudian mendokumentasikan pasangan dan meminta pihak ketiga mengamati. Pihak ketiga lalu menilai apakah ada salah satu pasangan yang berbuat curang.

Hasilnya memang ada yang curang, Bunda. Ini menunjukkan bahwa naluri kita lebih dapat diandalkan.

2. Jangan biarkan pula naluri mengatur tindakan kita

Jika kita percaya pada suami, maka semua itu akan terlihat dari tindakan kita. Tidak mempercayai itu seperti diam-diam mengecek ponsel suami atau mencoba mengakses emailnya, Bunda.

Ketakutan membuat kita bisa melakukan banyak hal yang tidak rasional. Pasangan tetap layak mendapatkan privasi meski kita curiga dia berselingkuh. Jika Bunda sudah sampai tahap seperti itu, sebaiknya segera bicara dengan suami, agar tak merusak hubungan.

Suami dan istriIlustrasi suami dan istri/ Foto: iStock

3. Hubungan telah berubah

Meski ini jarang terjadi, beberapa hubungan ada yang berubah ketika salah satu berselingkuh. Misalnya, suami istri tak lagi terhubung secara emosional, seksual, atau menjadi sibuk dan jarang bertemu.

Perubahan ini tak selalu menunjukkan hal negatif, namun jika mengganggu, jangan ragu untuk bicarakan dengan suami. Setiap hubungan akan melewati masa tertentu, di mana ada yang dikorbankan. Bisa karena pekerjaan atau benar karena adanya orang ketiga.

4. Banyak menghabiskan waktu dengan gadget

Seseorang yang berselingkuh pasti membutuhkan ponsel untuk berkomunikasi dengan selingkuhannya, walaupun sedang berada bersama istrinya. Meski tidak selingkuh, mereka yang suka menghabiskan waktu di depan gadget, mungkin memang sudah tidak punya waktu dalam hubungan.

Fokus dengan gadget bisa saja karena sesuatu yang pribadi atau profesional. Namun, mungkin ada masalah dalam hubungan rumah tangga yang coba dihindari.

5. Mudah panik

Semua orang memang berhak mendapatkan privasi, tetapi jangan abaikan jika pasangan tiba-tiba berubah menjadi aneh atau panik. Misalnya, tiba-tiba selalu membawa ponsel ke kamar mandi atau tidak menjawab ketika kita tanya.

Lebih baik tanyakan langsung pada suami dan coba percaya dengan jawabannya. Namun, jika kita khawatir mereka selingkuh, ungkapkan juga perasaan ini agar bisa didiskusikan.

Terpenting, jangan bertindak secara emosional ya, Bunda.

Simak juga pesan bijak Lenna Tan untuk pasangan yang akan nikah muda, di video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi