HaiBunda

MOM'S LIFE

Mencegah Lansia Tertular COVID-19 dengan 6 Cara Berikut Ini

Jujuk Ernawati   |   HaiBunda

Rabu, 18 Nov 2020 12:36 WIB
Lansia/Foto: iStock
Jakarta -

Pandemi Corona atau COVID-19 yang masih terjadi, memaksa semua orang tanpa terkecuali harus selalu menerapkan protokol kesehatan. Ini terutama bagi kelompok paling rentan tertular COVID-19, seperti kalangan lanjut usia (lansia).

Kelompok lansia rentan tertular COVID-19 karena sistem kekebalan tubuhnya yang sudah melemah. Selain itu, beberapa lansia mungkin memiliki penyakit kronis, yang bisa meningkatkan resiko mereka terinfeksi virus COVID-19 hingga menimbulkan komplikasi yang berbahaya untuk kesehatan atau nyawanya.

Karena alasan itu, selain mematuhi protokol kesehatan, para lansia juga harus melakukan beberapa hal untuk mencegah penularan virus tersebut. Mengutip Buku Saku Pencegahan Masyarakat Produktif dan Aman COVID-19, berikut cara mudah untuk mencegah lansia tertular COVID-19:


1. Menjaga pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang.

2. Bagi lansia penderita hipertensi dan diabetes, lakukan cek berkala tekanan darah dan kadar gula darah dalam tubuh.

3. Minta bantuan keluarga untuk membeli kebutuhan pribadi dan mendapatkan informasi terkait COVID-19.

4. Untuk lansia yang memiliki penyakit kronis, pastikan tetap mengonsumsi obat dan memiliki stok obat yang mencukupi.

5. Jika lansia menggunakan inhaler, pakai seperti biasa. Namun, segera pergi ke dokter jika mengalami demam atau sesak napas yang tidak kunjung membaik.

6. Untuk mencegah kebosanan, para lansia bisa melakukan aktivitas menyenangkan dan menyehatkan yang ringan, seperti yoga, membaca buku, gerak badan, mendengar musik, senam, latihan pernapasa, berkebun, dan lainnya.

Sementara itu, bagi orang-orang sehat yang tinggal di lingkungan sekitar lansia terlantar, hidup sendiri, miskin, memiliki penyakit demensia atau disabilitas psikososial disarankan untuk membantu mereka. Cara yang bisa dilakukan, yakni:

1. Menyampaikan instruksi jaga jarak, menggunakan masker, dan mencuci tangan menggunakan sabun.

2. Mengirim makanan atau masakan menggunakan layanan ojek online.

3. Menjaga komunikasi dengan komunikasi lewat telepon atau internet.

4. Jika lansia tinggal di panti mengalami gejala terinfeksi COVID-19, lakukan isolasi mandiri di kamar pribadi, dan tunjuk perawat khusus untuk merawatnya.

5. Memberikan informasi yang sebenarnya mengenai resiko yang mungkin bisa dialami para lansia.

6. Memberikan informasi untuk lansia dengan demensia, dan memberinya dukungan supaya tidak khawatir atau stres.

Selain itu, jangan lupa untuk #ingatpesanbunda atau #ingatpesanibu, untuk #pakaimasker, #jagajarak, dan #cucitanganpakaisabun.

Bunda simak juga yuk alasan lansia rentang terkena COVID-19 dalam video berikut:



(jue/jue)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

Mom's Life Arina Yulistara

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

Parenting Annisa Karnesyia

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

Parenting Kinan

3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK