HaiBunda

MOM'S LIFE

Cara Mengatur Ventilasi di Ruangan demi Cegah Penyebaran COVID-19

Jujuk Ernawati   |   HaiBunda

Kamis, 10 Dec 2020 15:12 WIB
Ilustrasi rumah/Foto: iStock
Jakarta -

SARS-CoV-2 atau virus penyebab COVID-19 menyebar lewat percikan air liur ketika seseorang bicara, batuk, bersih, atau menyanyi. Risiko penyebaran virus ini meningkat di ruang tertutup dengan ventilasi buruk.

Penelitian menunjukkan bahwa virus COVID-19 menyebar terutama melalui tetesan air liur (droplet) dan aerosol, yang dikeluarkan saat batuk, bersin, tertawa, berbicara, bernapas, atau bernyanyi. Selain itu, penelitian juga menyebutkan bahwa transmisi dalam ruangan jauh lebih umum dibanding dengan transmisi luar ruangan.

Karena itu, ketika Bunda melakukan aktivitas di dalam ruangan, pastikan ruangan tersebut memiliki ventilasi yang baik, sehingga risiko penularan COVID-19 pun menjadi berkurang. Bunda bisa memilih melakukan aktivitas di ruangan dengan ventilasi yang baik.


"Memahami peran ventilasi sangat penting untuk mengurangi risiko tertular virus dan membantu memperlambat penyebarannya," kata ketua penelitian tentang sistem ventilasi dari Universitas Cambridge, Profesor Paul Linden, dikutip dari Science Daily.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Fluid Mechanics ini menyoroti pentingnya ventilasi yang baik dan pemakaian masker untuk menjaga konsentrasi kontaminan ke tingkat minuman untuk mengurangi risiko penularan COVID-19.

Nah berikut ini cara mengatur ventilasi yang baik untuk mencegah penyebaran COVID-19, dikutip dari laman covid19.go.id:

- Gunakan ventilasi alami. Buka jendela dan pintu supaya sirkulasi udaranya baik.

"Anda bisa mencoba ventilasi silang yang mengalirkan udara segar dan itu akan membantu ventilasi di rumah Anda," ujar pakar kualitas udara dalam ruangan, Marcus Wallace, dikutip dari KATV.

Ventilasi silang adalah dua bukaan berupa jendela dan pintu yang posisinya saling berhadapan dalam satu ruangan, Bunda. Namun, menurut Wallace, jika polusi udara luar ruangan sedang tinggi dan bisa menimbulkan risiko kesehatan bagi anggota keluarga, sebaiknya hindari untuk sementara. 

- Miliki jendela dan pintu yang berfungsi sebagai ventilasi dan masuknya sinar matahari.

- Pasang kipas ventilasi udara atau exhaust fan untuk meningkatkan pergantian udara dalam ruangan.

- Jika menggunakan pendingin ruangan atau AC, filter diganti secara rutin.

Selain mengatur ventilasi, selalu #ingatpesanibu atau #ingatpesanbunda untuk disiplin menerapkan 3M, dengan #pakaimasker, #menjagajarak, dan #mencucitanganpakai sabun demi mencegah penularan COVID-19.

Bunda bisa simak cara tepat cegah COVID-19 di ruang publik dalam video berikut:



(jue/jue)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

Mom's Life Amira Salsabila

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

Parenting Nadhifa Fitrina

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Kehamilan Annisa Karnesyia

5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga

Mom's Life Amira Salsabila

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Parenting Maya Sofia Puspitasari

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Berapa Kali Normalnya Bayi Baru Lahir BAB?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK