sign up SIGN UP search


moms-life

Bunda Sebaiknya Iktikaf di Masjid atau di Rumah? Ini Saran Ustazah

Muhayati Faridatun Senin, 03 May 2021 20:19 WIB
Woman in Hijab looking at a  mosque at sunset | Abu Dhabi Sheik Zayed Mosque | Beautiful islamic architecture | Tourist attraction
- Abu Dhabi, UAE, March 22, 2020 Ilustrasi wanita iktikaf di masjid/ Foto: Getty Images/Mohamad Kaddoura
Jakarta -

Alhamdulillah, Ramadhan sudah memasuki pengujung bulan ya, Bunda. Salah satu amalan ibadah yang dilakukan para Muslim adalah iktikaf di masjid, saat 10 hari terakhir Ramadhan.

Seperti disampaikan Ustazah Lailatis Syarifah, Lc., MA., ada beberapa ibadah khusus yang dilakukan saat Ramadhan seperti salat sunah Tarawih, ada juga yang ditingkatkan yakni zakat dan iktikaf, terutama di 10 malam terakhir.


"Meskipun, sebenarnya tidak hanya di 10 malam terakhir," ucap Ustazah Lailatis.

Terkait iktikaf, Bunda mungkin masih bertanya-tanya, apakah para perempuan boleh iktikaf di masjid? Ustazah Lailatis mengungkap, di beberapa negara Arab yang notabene membatasi ruang gerak perempuan, faktanya kita temui banyak perempuan melakukan iktikaf di bulan Ramadhan.

Banner Muslimahpedia untuk Artikel

Namun, terlepas dari fakta tersebut, Ustazah Lailatis menyampaikan hadis Nabi riwayat Ahmad, yang berbunyi:

عنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سُوَيْدٍ الأَنْصَارِىِّ عَنْ عَمَّتِهِ أُمِّ حُمَيْدٍ رضي الله عنها امْرَأَةِ أَبِى حُمَيْدٍ السَّاعِدِىِّ رضي الله عنهما أَنَّهَا جَاءَتْ إِلَى النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّى أُحِبُّ الصَّلاَةَ مَعَكَ. قَالَ « قَدْ عَلِمْتُ أَنَّكِ تُحِبِّينَ الصَّلاَةَ مَعِى وَصَلاَتُكِ فِى بَيْتِكِ خَيْرٌ لَكِ مِنْ صَلاَتِكِ فِى حُجْرَتِكِ وَصَلاَتُكِ فِى حُجْرَتِكِ خَيْرٌ مِنْ صَلاَتِكِ فِى دَارِكِ وَصَلاَتُكِ فِى دَارِكِ خَيْرٌ لَكِ مِنْ صَلاَتِكِ فِى مَسْجِدِ قَوْمِكِ وَصَلاَتُكِ فِى مَسْجِدِ قَوْمِكِ خَيْرٌ لَكِ مِنْ صَلاَتِكِ فِى مَسْجِدِى ».

Artinya:
"Abdullah bin Suwaid Al Anshari meriwayatkan dari bibinya yang bernama Ummu Humaidradhiyallahu 'anha, dia adalah istrinya Abu Humaid As Sa'idy radhiyallahu 'anhu, bahwa Ummu Humaidradhiyallahu 'anha pernah datang menemui Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, dan berkata: "Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku suka shalat bersama engkau", Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Sungguh aku benar-benar mengetahui bahwa kamu suka shalat bersamaku, dan shalatmu di kamar kecilmu lebih baik daripada shalatmu di kamar besarmu, dan shalatmu di kamar besarmu lebih baik daripada shalatmu di rumah dan shalatmu di rumahmu lebih baik daripada shalatmu di masjid kampungmu, dan shalatmu di masjid kampungmu lebih baik daripada shalatmu di masjidku". (HR. Ahmad)

Dari hadis ini, Bunda mungkin beranggapan bahwa perempuan sebaiknya salat di rumah, sehingga di masjid jadi tidak baik. Padahal, Ustazah Lailatis mengatakan, ada lagi hadis yang menerangkan tentang perempuan salat di masjid.

Hadis Nabi riwayat Bukhari dan Muslim yang diterjemahkan Ustazah Lailatis berbunyi, "Janganlah kamu melarang hamba Allah yang perempuan ke masjid."

Ustazah Lailatis menjelaskan, perlu Bunda pahami dari hadis tersebut, Nabi menganjurkan perempuan untuk salat ke masjid karena kepentingan dan kemaslahatan perempuan itu sendiri.

Lalu, adakah kondisi yang mengharuskan perempuan iktikaf di rumah? Bunda simak yuk penuturan Ustazah Lailatis dalam video Muslimahpedia HaiBunda bersama 'Aisyiyah di bawah ini.

(muf/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi