sign up SIGN UP search


moms-life

Guillain-Barre Syndrome, Penyebab Guru di Sukabumi Lumpuh Usai Vaksin

Mutiara Putri Senin, 03 May 2021 16:02 WIB
A female medical worker is getting vaccinated in a doctor`s office. caption
Jakarta -

Bunda, akhir-akhir terdengar berita kurang mengenakkan terkait vaksinasi COVID-19. Pasalnya, guru honorer asal Sukabumi dilaporkan mengalami kelumpuhan dan gangguan penglihatan usai vaksinasi COVID-19 tahap kedua.

Hal ini juga diungkapkan oleh Ketua Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), Prof Hindra Irawan Satari. Ia mengungkapkan bahwa guru honorer bernama Susan tersebut mengidap guillain barre syndrome (GBS).

"Diagnosis dari DPJP RSHS: guillain barre syndrome," ungkapnya.


Meski begitu, Prof Hindra menyangkal bahwa GBS yang dialami oleh guru Susan terkait dengan vaksin COVID-19, Bunda. Ia mengatakan tidak ada cukup bukti untuk menunjukkan adanya keterkaitan KIPI dengan imunisasi yang diberikan.

Lantas apa sebenarnya sindrom Guillain-Barre (GBS) yang diidap oleh guru Susan? Mengutip laman CDC, GBS adalah kelainan langka di mana sistem kekebalan tubuh merusak sel saraf, Bunda. Hal ini menyebabkan otot-otot melemah dan terkadang menyebabkan kelumpuhan.

Sampai saat ini penyebab GBS tidak sepenuhnya dipahami, Bunda. Sindrom ini sering kali terjadi setelah adanya infeksi virus atau bakteri. Gejala utama yang terjadi biasanya adalah kesemutan dan kelemahan, Bunda.

Dalam bentuk yang paling parah, para penderita GBS biasanya harus dirawat di rumah sakit untuk menerima perawatan, Bunda. Belum ada obat untuk penyakit ini, tapi beberapa perawatan bisa meredakan gejala dan mengurangi sensasi sakitnya.

Kebanyakan orang bisa sembuh dari sindrom ini, Bunda. Angka kematiannya pun terbilang kecil, yakni sekitar 4 hingga 7 persen.

Pada masa lalu, GBS pernah dikaitkan dengan vaksin, Bunda. Kira-kira vaksin apa yang berhubungan dengan GBS?

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

(mua)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi