sign up SIGN UP search


moms-life

6 Cara Memasang Wallpaper di Dinding Rumah Minimalis yang Rusak

Melly Febrida   |   Haibunda Jumat, 07 May 2021 02:00 WIB
Green table with plant between pink chair and blue sofa in floral living room with wallpaper and poster caption

Dinding di rumah minimalis Bunda sudah terpasang wallpaper, tapi tiba-tiba ada bagian yang rusak? Membongkarnya kembali tentu bukan pekerjaan yang mudah. Tapi, Bunda bisa mencoba memperbaiki dengan cara memasang wallpaper di dinding hanya pada bagian yang rusak.

Memasang wallpaper membutuhkan keterampilan yang tak semudah kelihatannya. Seperti keterampilan apapun, pemula mungkin akan membuat kesalahan. Tapi, kalau Bunda memilih jenis kertas dan pola yang tepat, kesalahan tersebut bisa diperbaiki atau dihindari sama sekali.


Dikutip dari laman Martha Stewart, master paperhanger Scott McDonald, dari Vertical View Paperhanging di New York City, juga menyarankan ketika memilih wallpaper, pilihlah salah satu dari dari banyak kertas berlapis vinil murah.

Wallpaper yang dimaksud bisa dicuci, sehingga kelebihan lem bisa diseka dengan spons basah, dan bisa meregang.

Untuk desain juga pertimbangkan untuk mencari yang garis atau pola kesuluruhan yang padat sehingga meminimalkan kesulitan dalam mencocookkan pola wallpaper. Hindari pola "drop repeat" sampai Bunda menguasai teknik dasar memasang wallpaper untuk rumah minimalis. 


Banner Dekor RumahBanner Dekor Rumah/ Foto: Mia Kurnia Sari


Wallpaper biasanya dibuat dari vinil, kertas yang dilapisi akrilik atau lilin, kertas yang tidak diolah, atau bahan alami seperti grass cloth. Petunjuk perawatan biasanya dicetak di bagian belakang wallpaper, jadi selalu bijaksana untuk menyimpan sisanya.  

"Jika Anda tidak tahu apakah wallpaper Anda dapat dicuci atau tidak, Anda harus mengujinya terlebih dahulu di area yang tidak mencolok untuk melihat apakah warna luntur atau pudar," kata Martha Stewart, founder dari Martha Stewart Living Omnimedia dalam bukunya Martha Stewart's Homekeeping Handbook.

Kertas dinding vinil atau kertas yang dilapisi dengan akrilik dapat diseka dengan spons atau kain yang dibasahi dengan cairan pencuci piring yang lembut. Berhati-hatilah untuk tidak membasahi wallpaper. Jika air merembes, kertas bisa terkelupas.

Nah, Bunda bisa memperbaiki bagian wallpaper yang rusak dengan menggunakan sisa wallpaper yang belum digunakan. Itu sebabnya ketika membeli gulungan wallpaper, selalu lebihkan.

Bagaimana cara memasang wallpaper dinding yang rusak ini? Stewart berbagi tipsnya:

  1. Potong selembar wallpaper sedikit lebih besar dari bagian yang rusak. 
  2. Sejajarkan pola wallpaper baru dengan pola wallpaper di dinding dengan hati-hati; gunakan selotip untuk menahan wallpaper baru di tempatnya.  
  3. Gunakan pisau dan penggaris lurus, potong persegi dengan rapi dengan melebihkan satu atau dua inci di sekeliling area yang rusak, pastikan untuk memotong kedua potongan kertas tetapi tidak terlalu dalam ke dinding.
  4. Bersihkan bekas tempelan. Basahi kertas yang rusak dengan spons, kemudian kelupas dengan hati-hati dan keluarkan. Bersihkan dinding di bawahnya untuk menghilangkan residu atau kotoran.  
  5. Biarkan dinding benar-benar kering sebelum menempelkan perekat pada tambalan. Tempatkan tambalan dengan hati-hati ke dinding, sejajarkan dengan pola wallpaper.
  6. Atau jika kertas sudah berperekat, basahi sedikit sebelum meletakkannya di dinding.
  7. Bunda mungkin perlu menggunakan rol untuk memuluskan kertas pada tempatnya. Bersihkan sisa perekat dengan mengusapkan spons yang sedikit dibasahi di area tersebut.

Semoga informasi mengenai cara memasang wallpaper ini bermanfaat untuk mempercantik rumah minimalis Bunda, ya.

(fia/fia)
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!