sign up SIGN UP search


moms-life

Kisah Miliarder Blora, dari Pemulung Jadi Bos Interior Mobil Langganan Artis

Mutiara Putri Kamis, 10 Jun 2021 20:15 WIB
HARDY BEKERJA DI JASA PEMBUATAN JOK MOBIL
Hardy Classic caption

Berhenti dari proyek tak membuat Hardy putus asa, Bunda. Ia kembali bertanya pada orang-orang sekitarnya dan mendapatkan sesuatu yang menurutnya sangat menarik. Yakni usaha jok mobil.

"Dan akhirnya ada nanya-nanya lagi dan ada sesuatu yang menarik, gitu. Mau enggak kerja di jok mobil? Di situlah di tahun 2007 atau 2008 saya masuklah di situ. Tapi gajinya kecil. Kita cuma digaji Rp300 ribu sebulan," tutur Hardy.

Hardy merupakan orang yang sangat tekun saat bekerja di jok mobil, Bunda. Ia memiliki rasa ingin tahu dan rasa ingin bisa yang tinggi. Hal ini lah yang membuat bosnya senang dengan pekerjaan Hardy.


Lama kelamaan, gaji Hardy yang tadinya Rp300 ribu per bulan, naik menjadi Rp1,6 juta, Bunda. Namun, Hardy yang sudah paham cara kerja bisnis ini pun memutuskan untuk keluar dan membuka bisnisnya sendiri dengan teman-temannya.

"Akhirnya bukalah satu toko kios kecil, gabung (dengan teman-teman) empat orang dulu (tahun) 2010," katanya.

Kios yang ia tempati untuk membuka usaha ternyata tidak dikenakan biaya sewa, Bunda. Namun, Hardy dan teman-teman harus patungan untuk membayar listrik. Hardy juga mengaku saat menerima sebuah pekerjaan, uang yang didapatkan akan dibagi menjadi empat bagian.

"Dan berjalannya waktu, ada bagian-bagian sendiri. Kamu bagian ini deh, marketing. Ada bagian marketing, produksi, bagian masang. Empat orang itu pokoknya setiap dapat satu job, duitnya bagi-bagi," jelas Hardy.

Seiring berjalannya waktu, Hardy dan teman-teman akhirnya memutuskan untuk bekerja sendiri-sendiri, Bunda. Nama toko pun berubah-ubah hingga akhirnya menjadi Hardy Classic Car Interior.

(mua)
HALAMAN :
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!

Rekomendasi