moms-life

Nasib Baik TKI Arab, Diberi Majikan Fasilitas Rumah 3 Lantai hingga Mobil

Annisa A   |   HaiBunda

Senin, 15 Nov 2021 12:16 WIB

Jakarta -

Tuhan memberikan rezeki dengan tak pandang bulu. Siapa saja dapat menerimanya tanpa diduga. Seperti yang dialami oleh seorangĀ TKI Arab Saudi asal Cianjur, Jawa Barat.

Pria bernama Nasir itu hidup mapan bersama keluarganya di sebuah rumah mewah. Tak main-main, ia tinggal di dalam rumah 3 lantai yang merupakan peninggalan dari sang majikan.

Nasir bercerita, perjuangannya ketika bekerja di Arab Saudi bukanlah hal mudah. Apalagi ketika bekerja dengan majikan yang pertama, ia bisa bekerja selama 24 jam penuh, Bunda.


Pekerjaan yang dilakukan membantu usaha dekorasi sang majikan. Jika bisnis tersebut sedang sepi, ia diajak ke kebun hingga peternakan untuk bekerja di sana. Namun sejak majikan pertamanya tersebut meninggal dunia, Nasir lantas bekerja pada anak sang majikan. Di sinilah ia mulai merasakan nasibnya yang mujur.

Bagaimana tidak, anak majikannya tak betah tinggal di rumah orang tua dan memiliki untuk pindah. Tak ambil pusing, ia lantas menyerahkan rumah tersebut pada Nasir.

"Waktu majikan pertama meninggal, anaknya enggak betah gitu di rumah lama. Dia pindah ke rumah baru yang ini di kasih langsung ke saya buat ditempati, bukan dijual. Kan masih kerja," tutur Nasir, dikutip dari channel YouTube Sahabat Salam pada Sabtu (13/11/2021).

Banner Ricky Soebagdja dan istri

Perubahan baik terus ia alami sejak saat itu, terutama soal pekerjaan. Dia tak lagi kerja seharian penuh dan mulai mendapatkan fasilitas yang bisa dinikmati bersama istri dan anaknya.

"Alhamdulillah dari situ saya dipercaya mengelola toko dan dikasih fasilitas seperti mobil, rumah, gaji lancar dan ada bonusnya sedikit-sedikit," ungkapnya.

Nasir juga mengatakan bahwa majikannya yang sekarang tak pernah menyuruh-nyuruh dirinya seperti majikan sebelumnya. Ia lebih baik dan menganggap Nasir lebih menjadi keluarga dibanding pekerja.

"Majikan sekarang istilahnya enggak berani menyuruh seperti yang dulu (marah). Sekarang ini ibaratnya saya pekerja warisan dari orangtuanya jadi dia bener-bener menghargai gitu, jadi seperti sama saudara, keluarga, enggak dianggap pekerja gitu."

"Makanya apapun yang saya mau, dia selalu ngasih kalau ada," sambungnya.

Simak cerita Nasir selengkapnya di halaman berikut ya, Bunda.

Bunda, tonton juga kisah perempuan WNI jadi supir bus di Amerika Serikat dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT