HaiBunda

MOM'S LIFE

Daftar Harga Vaksin Booster COVID-19 Mulai 12 Januari 2022

Annisa A   |   HaiBunda

Kamis, 06 Jan 2022 08:55 WIB
Ilustrasi Vaksin / Foto: Getty Images/iStockphoto/baona
Jakarta -

Sejak Maret 2020, COVID-19 masih menjadi permasalahan di Indonesia. Pemerintah terus mengoptimalkan kegiatan vaksinasi hingga saat ini. Salah satunya dengan memakai booster.

Pandemi Corona yang dinilai sudah lebih menurun dibandingkan dengan awal tahun lalu tidak bisa dianggap sepele. Saat ini masih ditemukan kasus positif, Bunda. Apalagi dengan masuknya varian baru Omicron.

Pemerintah telah mengupayakan berbagai cara untuk menekan kasus COVID-19 di Indonesia, termasuk dengan cara vaksinasi. Pemerintah memiliki sasaran vaksin COVID-19 sekitar 208 juta penduduk.


Sementara itu, dilihat dari vaksin.kemenkes.go.id, total masyarakat yang sudah mendapatkan dosis lengkap menurut data per tanggal 4 Januari 2022, adalah sekitar 114 juta. Sedangkan pasien yang baru mendapatkan satu dosis adalah sekitar 166 juta.

"Sebanyak 80 per 100 penduduk sasaran vaksinasi sudah dapat 1 dosis," demikian keterangan di laman tersebut.

Banner Blak-Blakan Mommy ASF Layangan Putus/ Foto: HaiBunda/Mia

Selain vaksin dosis satu dan dua, beberapa kelompok masyarakat juga sudah mendapatkan dosis ketiga atau booster. Mereka umumnya adalah masyarakat yang ingin bepergian ke luar negeri, namun vaksin pertama dan kedua mereka adalah Sinovac.

Nah, mulai 12 Januari 2022, masyarakat sudah bisa mendapatkan akses vaksin booster ini, Bunda. Vaksin ini akan disuntikkan kepada mereka yang berusia 18 tahun ke atas dan 6 bulan setelah penyuntikan dosis kedua.

Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Ia mengatakan bahwa Indonesia membutuhkan 230 juta dosis vaksin untuk program vaksin booster.

"Nah yang menarik adalah CDC (Center for Disease Control) dan FDA (Food and Drug Administration) Amerika Serikat mengeluarkan rekomendasi Moderna itu dosisnya setengah karena ada isu kerasnya Moderna atau efek KIPI (efek samping)," ujar Budi Gunadi.

Vaksin dosis ketiga ini sifatnya tidak akan sama seperti vaksin sebelumnya yang didapatkan secara gratis. Bagi kelompok masyarakat tertentu, vaksin booster ini akan dikenakan sejumlah biaya.

Ketentuan vaksin COVID-19 berbayar ini sebenarnya sudah ada dalam aturan untuk Gotong Royong atau vaksinasi Mandiri. Aturan ini ada dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/4643/2021 tentang Penetapan Besaran Harga Pembelian Vaksin Produksi Sinopharm dan Tarif Maksimal Pelayanan untuk Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong.

Lantas berapa harga yang perlu dibayarkan untuk mendapatkan booster ini ya, Bunda? Lalu bagaimana efektivitas vaksin booster ini?

TERUSKAN MEMBACA DI SINI.

Simak juga efek samping pasca vaksin pada Bunda menyusui dan cara mengatasinya, dalam video berikut:

(anm)

Simak video di bawah ini, Bun:

Varian JN.1 Picu Kenaikan COVID-19 di Indonesia, ini Gejalanya, Bun

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Potret Alita Anak Alice Norin di Usia 9 Tahun, Cantiknya Seperti Sang Bunda

Parenting Nadhifa Fitrina

Mengenal Zat Gizi Makanan yang Berfungsi sebagai Tenaga

Mom's Life Azhar Hanifah

Intip 5 Potret Rumah Mewah Arafah Rianti, Dibeli Cash dengan Harga Fantastis

Mom's Life Annisa Afani

Ternyata Ayah juga Bisa Alami Depresi Postpartum Paternal lho, Kenali Gejalanya Bun

Kehamilan Melly Febrida

Mengenal Kaki O dan X pada Anak: Perbedaan, Diagnosis, hingga Penanganan

Parenting Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Potret Terbaru Keluarga Victoria & David Beckham Curi Perhatian, Tak Ada Brooklyn

Mengenal Zat Gizi Makanan yang Berfungsi sebagai Tenaga

5 Potret Alita Anak Alice Norin di Usia 9 Tahun, Cantiknya Seperti Sang Bunda

Ternyata Ayah juga Bisa Alami Depresi Postpartum Paternal lho, Kenali Gejalanya Bun

Mengenal Kaki O dan X pada Anak: Perbedaan, Diagnosis, hingga Penanganan

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK