HaiBunda

MOM'S LIFE

Saran Satgas Jika Pasien Positif COVID-19 Belum Dapat WA Telemedicine Gratis

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Jumat, 18 Feb 2022 16:08 WIB
ilustrasi/ Foto: Getty Images/iStockphoto/PeopleImages
Jakarta -

Pemerintah memfasilitasi telemedicine dan obat gratis untuk pasien COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah. Untuk Bunda ketahui, adapun cara mendapatkan obat isoman Omicron tersebut melalui layanan telemedicine yang telah disediakan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI).

Melalui layanan tersebut, pasien terkonfirmasi positif tak hanya mendapat obat isoman Omicron secara gratis, tetapi juga bisa mendapatkan layanan konsultasi daring dengan dokter melalui 17 platform yang bekerjasama dengan Kemenkes.

Sebagai informasi, dikutip dari laman resmi Kemenkes RI, berikut alur mendapat obat isoman Omicron gratis:


  • Pasien melakukan tes PCR di laboratorium yang telah terafiliasi dengan sistem New All Record (NAR) Kemenkes.
  • Jika hasil tesnya positif, laboratorium penyedia layanan tes COVID-19 melaporkan data hasil pemeriksaan ke database Kemenkes (NAR) dan pasien akan menerima pesan WhatsApp (WA) dari Kemenkes RI (dengan centang hijau) secara otomatis.
  • Apabila tidak mendapatkan pemberitahuan melalui pesan WA, pasien bisa memeriksa NIK secara mandiri melalui situs https://isoman.kemkes.go.id.
  • Setelah mendapatkan pemberitahuan, pasien bisa melakukan konsultasi secara daring atau online dengan dokter di salah satu dari 17 platform layanan telemedicine
  • Tekan tautan yang ada di pesan WA (WhatsApp) dari Kemenkes atau tautan yang muncul saat pengecekan NIK mandiri di situs https://isoman.kemkes.go.id.
  • Masukan kode voucher supaya bisa konsultasi dan dapat paket obat gratis.
  • Selesai konsultasi, dokter akan memberikan resep digital sesuai kondisi pasien dan resep tersebut dapat ditebus melalui https://isoman.kemkes.go.id/pesan_obat. Catatan! Hanya pasien dengan kategori layak isoman (dengan kondisi tanpa gejala atau ringan) yang akan mendapatkan obat dan vitamin secara gratis.
  • Pasien menunggu kiriman paket obat dan vitamin dari Kemenkes, yang akan dikirimkan melalui ekspedisi SiCepat.

Akan tetapi, beberapa pasien mengeluh tidak mendapatkan pesan WhatsApp untuk mengaksesnya. Terkait keluhan tersebut, ada saran dari Juru Bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito, Bunda.

Ia menyarankan untuk mengecek NIK (nomor induk kependudukan) di laman isoman.kemkes.go.id. Jika NIK tetap tidak terdata, maka disarankan untuk memastikan usia pasien.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

(aci/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

Varian JN.1 Picu Kenaikan COVID-19 di Indonesia, ini Gejalanya, Bun

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cerita Larissa Chou Besarkan Anak ADHD, Lakukan Hal Ini saat Tahan Emosi

Parenting Nadhifa Fitrina

Hati-hati! 7 Karakteristik yang Dianggap Lembut Ini Bikin Orang Terlihat Kurang Bijaksana

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Potret Ardit Erwandha Aktor 'Tunggu Aku Sukses Nanti' dan Istri yang Berprofesi Notaris

Mom's Life Amira Salsabila

7 Surat yang Dibaca saat Hamil 4 Bulan

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Bayi Baru Lahir Ternyata Sudah Kenal Ritme Musik!

Kehamilan Angella Delvie Mayninentha & Sandra Odilifia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Lebih Hemat AC Nyala Terus atau Mati Hidup? Ini Kata Pakar

7 Surat yang Dibaca saat Hamil 4 Bulan

Hati-hati! 7 Karakteristik yang Dianggap Lembut Ini Bikin Orang Terlihat Kurang Bijaksana

Cerita Larissa Chou Besarkan Anak ADHD, Lakukan Hal Ini saat Tahan Emosi

Potret Ardit Erwandha Aktor 'Tunggu Aku Sukses Nanti' dan Istri yang Berprofesi Notaris

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK