sign up SIGN UP search


moms-life

Niat dan Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid, Simak agar Tak Salah Langkah Bun

Mutiara Putri   |   Haibunda Selasa, 02 Aug 2022 16:15 WIB
Young beautiful muslim women open palm, peaceful praying in mosque. Ilustrasi Niat Mandi Wajib Setelah Haid/Foto: Getty Images/iStockphoto/Rachaphak
Jakarta -

Setiap wanita pasti mengalami siklus menstruasi atau haid setiap bulannya, Bunda. Haid sendiri turut diatur pengertiannya dalam agama Islam.

Mengutip dari buku Haid dan Kesehatan Menurut Ajaran Islam karya Majelis Ulama Indonesia, Mazhab Maliki mendefinisikan haid sebagai darah yang keluar pada perempuan dengan sendirinya pada waktu tertentu. Sedangkan Mazhab Syafi'i mendefinisikan haid adalah darah yang keluar dari rahim perempuan di mana darah yang keluar ini bukan penyakit.

Haid dalam Al-Quran disebutkan sebanyak empat kali dalam dua ayat, Bunda. Diriwayatkan oleh Imam Muslim bahwa sekelompok sahabat Nabi bertanya tentang perilaku orang yang tidak mau makan dan bergaul bersama istrinya di rumah ketika sang istri dalam keadaan haid.


Banner Cerita Bunda Ani Milliki Anak Ber-IQ Superior

Karena pertanyaan ini, akhirnya turunlah ayat yang menjelaskan tentang haid, Bunda. Ayat ini tertuang dalam ayat ke 222 surat Al-Baqarah yang bunyinya sebagai berikut:

وَيَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ الْمَحِيْضِ ۗ قُلْ هُوَ اَذًىۙ فَاعْتَزِلُوا النِّسَاۤءَ فِى الْمَحِيْضِۙ وَلَا تَقْرَبُوْهُنَّ حَتّٰى يَطْهُرْنَ ۚ فَاِذَا تَطَهَّرْنَ فَأْتُوْهُنَّ مِنْ حَيْثُ اَمَرَكُمُ اللّٰهُ ۗ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ التَّوَّابِيْنَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِيْنَ

Bahasa Latin: Wa yas`alụnaka 'anil-maḥīḍ, qul huwa ażan fa'tazilun-nisā`a fil-maḥīḍi wa lā taqrabụhunna ḥattā yaṭ-hurn, fa iżā taṭahharna fa`tụhunna min ḥaiṡu amarakumullāh, innallāha yuḥibbut-tawwābīna wa yuḥibbul-mutaṭahhirīn

Artinya: Dan mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang haid. Katakanlah, "Itu adalah sesuatu yang kotor." Karena itu jauhilah istri pada waktu haid; dan jangan kamu dekati mereka sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, campurilah mereka sesuai dengan (ketentuan) yang diperintahkan Allah kepadamu. Sungguh, Allah menyukai orang yang tobat dan menyukai orang yang menyucikan diri.

Hikmah dari haid

Darah haid sifatnya normal bagi seorang wanita. Darah ini bukanlah suatu penyakit, luka, keguguran, atau pun kelahiran.

Seperti yang Bunda ketahui, darah haid berasal dari penebalan dinding rahim untuk mempersiapkan proses pembentukan janin yang nantinya berfungsi sebagai sumber makanan bagi janin yang ada dalam kandungan seorang ibu.

Oleh karena itu, wanita yang hamil tidak akan haid selama beberapa saat. Begitu juga dengan Bunda yang sedang menyusui.

Hikmah yang bisa dipetik dalam fenomena haid ini adalah Allah telah menciptakan manusia sebaik-baiknya dari gumpalan darah di rahim seorang Bunda sebagai sumber makanan instan bagi janin di dalamnya. Maha Bijaksana Allah yang telah mengeluarkan darah tersebut dari rahim seorang wanita yang tidak hamil melalui siklus haid karena memang tidak dibutuhkan.

Siklus dalam haid

Pola haid yang normal pada umumnya memiliki beberapa ciri, Bunda. Misalnya saja adalah sebagai berikut:

  • Dialami setiap wanita antara usia 9 tahun (paling muda) sampai 55 tahun (paling tua).
  • Siklus haid normalnya adalah per 28 hari dalam setiap bulan.
  • Masa haid paling pendek sehari semalam dan paling panjang 15 hari.

Menurut ahli medis, permulaan masa haid setiap wanita tentu berbeda-beda. Di Indonesia sendiri permulaan masa haid antara usia 13 sampai 15 tahun karena pengaruh iklim tropis.

Larangan bagi wanita haid

Wanita yang sedang mengalami haid dilarang untuk melakukan beberapa hal. Berikut ini deretannya:

1. Dilarang salat dan meng-qadha

Hadits yang diturunkan oleh Bukhari menjelaskan bahwa apabila seorang wanita sedang dalam keadaan haid, maka ia harus meninggalkan salatnya, Bunda. Tak hanya itu, mereka juga tidak wajib meng-qadha salatnya.

"Kami pernah mengalami haid pada masa Rasulullah kemudian kami suci, maka, beliau memerintahkan kami meng-qadha puasa dan tidak memerintahkan kami meng-qadha salat." (Sunan an-Nasa'i: IV:504).

2. Dilarang berpuasa

Wanita yang sedang dalam keadaan haid juga dilarang untuk berpuasa. Namun, dirinya diberi kewajiban untuk mengganti puasa atau meng-qadhanya.

3. Dilarang thawaf

Thawaf atau mengelilingi ka'bah biasanya dilakukan ddalam ibadah haji atau umrah, Bunda. Kala itu, Aisyah peernah haid saat berhaji. Kemudian, Nabi Muhammad SAW pun bersabda:

"Lakukanlah segala sesuatu yang dilakukan orang yang berhaji selain dari malkukan thawaf di Ka'bah hingga engkau suci." (HR. Bukhari 305 dan Muslim 1211).

4. Dilarang berhubungan seksual

Dalam surah al-Baqarah ayat 222, Allah menjelaskan bahwa mereka yang dalam keadaan haid ada dalam keadaan yang kotor. Karena itu, siapapun hendaknya menjauhkan diri dari hubungan intim.

"Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari (hubungan intim dengan) wanita di waktu haid." (QA. Al-Baqarah:222).

Amalan yang diperbolehkan saat haid

Pada umumnya, wanita yang haid dilarang salat, puasa, thawaf, hingga masuk ke dalam masjid. Sebenarnya, ketika haid, seorang wanita bisa melakukan ibadah lain sehingga waktunya tidak terbuang, Bunda.

Berikut ini beberapa amalan yang bisa dikerjakan oleh wanita yang sedang haid masih melansir dari buku Haid dan Kesehatan Menurut Ajaran Islam karya Majelis Ulama Indonesia, Mazhab Maliki.

1. Membaca Al-Quran

Bunda yang sedang haid boleh membaca Al-Quran tanpa menyentuh lembarannya. Bunda boleh menyentuh ponsel atau tablet karena benda ini tidak dihukumi Al-Quran.

2. Berzikir dan berdoa

Berzikir dan berdoa baik dilakukan di berbagai macam waktu, termasuk ketika haid, Bunda. Bunda boleh berdoa setelah adzan, doa setelah makan, doa memakai baju, doa masuk kamar mandi, dan sebagainya.

3. Belajar ilmu agama

Belajar ilmu agama seperti membaca buku-buku Islam diperbolehkan selama haid, Bunda. Meskipun di dalam buku terdapat kutipan ayat Al-Quran, para ulama setuju untuk tidak menghukumi hal ini.

4. Mendengar ceramah

Bunda yang sedang haid juga boleh mendengarkan ceramah, nih. Mendengar ceramah juga termasuk ke dalam kegiatan untuk memperdalam ilmu agama.

5. Sedekah

Bersedekah, infak, atau amal kegiatan sosial dan keagamaan juga diperbolehkan selama haid, Bunda.

6. Menyampaikan kajian

Sekalipun harus mengutip ayat Al-Quran, Bunda tetap boleh memberikan kajian. Dalam kondisi ini, Bunda sedang berdalil dan bukannya membaca Al-Quran.

Niat mandi wajib setelah haid

Wanita yang telah selesai masa haidnya diwajibkan untuk mandi besar atau mandi wajib, Bunda. Kegiatan ini pun tidak boleh ditunda-tunda apalagi jika telah memasuki waktu salat.

Apabila ada wanita yang haid lalu ia suci dari haid-nya setelah masuk waktu salat, maka wajib baginya untuk segera mandi dan kemudian salat. Kalau dirinya dalam perjalanan yang tidak memiliki air atau keadaan darurat lainnya, ia boleh bertayamum sebagai ganti dari mandi suci. Namun, setelah hal yang menghalangi hilang atau teratasi, ia harus tetap mandi.

Mandi hadas besar ataupun mandi setelah haid adalah mandi yang memiliki kedudukan hukum dalam Islam yang dibedakan dengan niat. Mandi besar dilakukan setelah seseorang bersetubuh, mimpi basa bagi pria, haid, hingga nifas atau setelah melahirkan.

Sebelum melaksanakan mandi wajib, Bunda harus membacakan niat mandi wajib setelah haid terlebih dahulu, nih. Berikut ini bacaan niatnya lengkap dengan Bahasa Latin dan artinya:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ مِنَ الحَيْضِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Bahasa Latin: Nawaitu ghusla liraf'il hadatsil akbari minal haidhi fardhan lillaahi ta'aalaa.

Artinya: Sengaja aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar disebabkan haid karena Allah Ta'ala.

Rukun mandi wajib setelah haid

Tak hanya membacakan niat, ada beberapa rukun mandi wajib setelah haid yang perlu Bunda lakukan agar ibadah diterima, Bunda. Simak di sini, ya.

  1. Niat. Sebelum mengguyur air ke seluruh tubuh, Bunda harus memulainya dengan niat untuk menghilangkan hadas besar atau hadas haid.
  2. Membersihkan fajri dan bagian tubuh lainnya yang terkena kotoran.
  3. Disunahkan untuk berwudhu terlebih dahulu sebelum mandi.
  4. Menyiram air dengan rata ke seluruh tubuh dari kepala hingga ujung kaki dengan seksama karena tidak boleh ada sehelai rambut pun yang tertinggal.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Jangan lupa intip juga video qadha puasa perempuan yang haid berikut ini:

(mua)
Share yuk, Bun!
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!