MOM'S LIFE
Menjangkiti Mahasiswa dan Ibu-ibu di Bandung, Seperti Apa Penularan HIV?
ANNISAAFANI | HaiBunda
Senin, 29 Aug 2022 19:50 WIBBelum lama ini, Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Bandung, Sis Sri Silvia Dewi, membeberkan fakta mengejutkan. Diketahui, ada banyak wanita dari kalangan ibu rumah tangga hingga mahasiswa terinfeksi HIV.
Menurut laporannya, dari 5.943 kasus positif HIV di Bandung selama periode 1991-2021, 11 persen di antaranya adalah ibu-ibu rumah tangga (IRT). Para IRT ini terjangkit karena salah satu pemicunya, suami melakukan hubungan seks tidak menggunakan pengaman dengan pekerja seks.
Selain IRT, tercatat sebanyak 6,9 persen atau 414 kasus terjadi pada mahasiswa. "12 ribu data tes HIV di layanan kota Bandung, itu adalah semua orang yang mengakses tes HIV di puskesmas, rumah sakit swasta atau negeri, dan klinik swasta. Dari data tersebut, 5.800-nya adalah warga Bandung dan akumulasi dari tahun 1991-2021," tutur Silvia, dikutip dari detikcom.
"Banyak sekali suami 'jajan' tanpa menggunakan kondom atau perilaku menular berisiko sehingga 3-10 tahun terjangkit HIV tanpa gejala. Jadi, ia merasa sehat dan tanpa disadari pulang ke rumah dengan menularkan virus tersebut kepada istriya."
HIV sendiri merupakan virus yang dapat merusak sistem kekebalan tubuh dengan menginfeksi serta menghancurkan sel CD4. Semakin banyak sel CD4 yang dihancurkan, kekebalan tubuh pun akan semakin lemah. Akibatnya, pengidap kerap diserang oleh penyakit lain.
Apabila tidak segera diobati atau mendapatkan perawatan lebih lanjut, HIV dapat berkembang melalui tiga tahap, yaitu infeksi akut atau tahapan seseorang saat pertama kali tertular virus, gejala latensi klinis atau virus yang berkembang biak di dalam tubuh dan mulai melemahkan sistem kekebalan, serta infeksi lanjut atau AIDS (Acquired immunodeficiency syndrome) yang berpotensi mengancam nyawa.
Penularan HIV
Lantas, menular lewat apa saja? Simak berikut ini.
Dikutip dari laman resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), HIV dapat menular melalui cairan tubuh dari orang yang terinfeksi, seperti:
- Darah.
- ASI (air susu ibu).
- Air mani.
- Cairan vagina.
- HIV juga dapat ditularkan dari ibu ke anak selama kehamilan dan persalinan.
Bagaimana dengan toilet umum?
Mengingat penularannya melalui cairan tubuh yang masuk langsung ke aliran darah, sehingga duduk di toilet bukanlah jalur penularan HIV.
Virus tersebut tidak bertahan lama di udara atau permukaan yang keras. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC AS), HIV hampir 100 persen tidak aktif dalam waktu beberapa jam setelah berada di luar tubuh.
HIV baru bisa menular dari toilet jika dudukan pada toilet tersebut bersentuhan dengan luka terbuka atau selaput lendir sehingga virus pada toilet bisa masuk ke cairan tubuh. Selaput lendir ada pada alat kelamin, rektum, dan mulut.
Bisa menular lewat tusuk gigi?
Ahli penyakit tropik dan infeksi dari RS Cipto Mangunkusumo dr Erni Juwita Nelwan, SpPD, membeberkan fakta di balik hal ini. Menurutnya, sangat-sangat kecil kemungkinan HIV menular lewat tusuk gigi.
"Pada prinsipnya, untuk HIV saya katakan mitos. Kalaupun mungkin ada, kita kan nggak menggunakan tusuk gigi secara bergantian ya," tutur dr Erni dalam program e-Life detikcom.
Terlepas dari HIV, tusuk gigi memang bukan benda yang steril jika sudah pernah digunakan. Ada begitu banyak bakteri dan mikroorganisme di mulut, sehingga tusuk gigi bekas sudah otomatis tidak akan dipakai secara bergantian.
Secara teori, saliva atau air ludah memang bisa menjadi tempat bersarangnya HIV. Namun demikian, HIV tidak serta-merta bisa menempel dan bertahan hidup terlalu lama di tusuk gigi.
"Kalaupun ada, jumlah virusnya sangat-sangat sedikit untuk bisa menularkan," jelas dr Erni.
TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.
Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.
Simak juga kisah Hages Budiman, orang dengan HIV yang lahirkan 3 anak berstatus negatif dalam video berikut:
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Hari AIDS Sedunia, Kenali Bahaya Virus HIV yang Mematikan
Seram! Virus HIV Menular Lewat Treatment Kecantikan, Waspada ya Bun
5 Ribu Ibu Rumah Tangga di Indonesia Terinfeksi HIV Setiap Tahun
Suami Suka 'Jajan', 16 Ribu Ibu Rumah Tangga di Indonesia Kena HIV
TERPOPULER
Potret Pangeraan Mateen & Istri Umumkan Nama Anak Pertamanya, Curi Perhatian Netizen
Kapan Jadwal Hari Pertama Puasa Ramadhan 2026? Simak Tanggalnya
Bukan Sembarangan, Ini Alasan Uang Kusam Tak Dipakai dalam Angpao Imlek
5 Potret Reza SMASH Resmi Menikah di KUA & Pulang Naik Moge Curi Perhatian Netizen
Singkirkan 6 Benda Ini Jelang Imlek, Dianggap Pembawa Sial di Rumah
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bidet Portable yang Bisa Dibawa Ibu Hamil saat Bepergian & Liburan
Dwi Indah NurcahyaniTERBARU DARI HAIBUNDA
Kapan Jadwal Hari Pertama Puasa Ramadhan 2026? Simak Tanggalnya
Bukan Sembarangan, Ini Alasan Uang Kusam Tak Dipakai dalam Angpao Imlek
Mengenal Kanker Usus Besar, Penyakit yang Diidap James Van Der Beek Sebelum Meninggal
Bunda Hamil/Promil, Apa Harus 'Buang' Kucing Peliharaan?Ini Penjelasan Dokter Hewan
Potret Pangeraan Mateen & Istri Umumkan Nama Anak Pertamanya, Curi Perhatian Netizen
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Video: Feni Rose Ikut Emosi Ibu Virgoun Terus Serang Inara Soal Rumah
-
Beautynesia
5 Negara Asia dengan Biaya Kuliah Terjangkau untuk Mahasiswa Internasional
-
Female Daily
Dari Uban Pertama sampai Eksplor Warna, Style Rambut Sekarang Bisa Ngikutin Trend dengan Hasil Tetap Lembut
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Ramadan Pret-A-Porter 2026: Modest Fashion Bazaar Hadir di PIK 2
-
Mommies Daily
Cara Menjelaskan Makna Puasa ke Anak Balita dan Usia SD Menurut Psikolog