kehamilan
Riset Sebut Kehamilan Kedua Bisa Bikin Ibu Punya Kemampuan Khusus dalam Mengasuh
HaiBunda
Rabu, 13 May 2026 20:10 WIB
Daftar Isi
Bunda, pernah merasa kalau mengurus anak kedua terasa lebih mudah dibanding anak pertama? Ternyata, ini bukan sekadar perasaan, lho. Ada penelitian yang menunjukkan bahwa kehamilan kedua memang bisa membawa perubahan luar biasa pada otak ibu, bahkan disebut seperti memberi kemampuan khusus dalam mengasuh.
Otak ibu berubah saat kehamilan kedua
Sebuah penelitian dari Amsterdam UMC yang dipublikasikan di jurnal Nature Communications menemukan bahwa kehamilan kedua memengaruhi cara kerja otak ibu secara berbeda dibanding kehamilan pertama. Kalau saat hamil pertama perubahan lebih banyak terjadi pada area yang berkaitan dengan emosi dan hubungan sosial, maka pada kehamilan kedua justru yang berubah adalah:
- Kemampuan fokus (attention)
- Respons terhadap rangsangan (sensory cues)
- Kecepatan reaksi terhadap situasi
Artinya, otak ibu jadi lebih siaga dan responsif, sesuatu yang sangat dibutuhkan saat harus mengurus lebih dari satu anak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perubahan ini membuat ibu dengan dua anak cenderung lebih sigap dan adaptif dalam menjalani keseharian. Bukan karena sudah biasa, tapi memang ada proses biologis yang mendukung kemampuan tersebut.
Menariknya, para peneliti juga menyebut bahwa otak ibu seperti sedang di-upgrade. Kemampuan multitasking meningkat, refleks jadi lebih cepat, dan ibu bisa lebih efisien dalam mengambil keputusan, hal yang sangat penting saat harus membagi perhatian antara kakak dan adik.
Kenapa ibu dengan dua anak terlihat lebih sigap?
Bunda, banyak yang bilang ibu dengan dua anak itu gercep alias gerak cepat. Tapi ternyata, ini bukan cuma soal kebiasaan atau pengalaman saja. Ada penjelasan ilmiahnya juga, lho.
1. Otak sudah terlatih dari kehamilan pertama
Saat hamil dan merawat anak pertama, otak ibu mengalami banyak perubahan, terutama di area emosi dan bonding. Nah, saat kehamilan kedua, otak tidak mulai dari nol lagi. Ia sudah punya database pengalaman yang membuat ibu lebih cepat mengenali situasi, mulai dari arti tangisan bayi sampai pola kebutuhan anak.
2. Kemampuan multitasking meningkat
Mengurus dua anak otomatis menuntut ibu untuk membagi perhatian. Tanpa disadari, otak ibu jadi lebih terlatih untuk melakukan banyak hal sekaligus, misalnya menenangkan adik sambil tetap memperhatikan kakaknya. Ini membuat ibu terlihat lebih cekatan dalam berbagai situasi.
3. Respons lebih cepat terhadap rangsangan
Penelitian menunjukkan bahwa pada kehamilan kedua, otak ibu mengalami peningkatan pada area yang mengatur fokus dan respons. Hasilnya, ibu jadi lebih cepat tanggap saat mendengar tangisan, melihat tanda lapar, atau merespons kondisi darurat kecil di rumah.
4. Lebih percaya diri dalam mengasuh
Pengalaman sebelumnya membuat ibu tidak lagi terlalu cemas atau panik. Kepercayaan diri ini membantu ibu mengambil keputusan lebih cepat dan tepat tanpa overthinking seperti saat pertama kali menjadi orang tua.
5. Adaptasi alami dari tubuh
Tubuh dan otak ibu secara alami beradaptasi dengan peran barunya. Bisa dibilang, ini seperti upgrade sistem yang bikin ibu menjadi lebih efisien, lebih peka, dan lebih siap menghadapi dinamika rumah tangga dengan dua anak.
Dengan kata lain, pengalaman + perubahan biologis ini bikin ibu jadi lebih adaptif menghadapi keribetan sehari-hari.
Tidak heran kalau banyak yang menyebut ibu dengan dua anak seperti superhero karena kemampuan mereka memang meningkat secara nyata, bukan sekadar mitos.
Ada perbedaan ikatan emosional?
Menariknya, penelitian juga menemukan bahwa ikatan emosional (bonding) cenderung lebih kuat pada kehamilan pertama dibanding kedua.Â
Tapi ini bukan berarti kasih sayang ke anak kedua berkurang ya, Bunda. Justru karena ibu sudah punya pengalaman sebelumnya, cara mengekspresikan kasih sayang bisa jadi lebih stabil dan matang.
Ikatan dengan anak pertama: Serba baru dan mendalam
Saat menjadi ibu untuk pertama kali, semua terasa baru. Mulai dari kehamilan, persalinan, hingga momen menyusui, semuanya membentuk pengalaman emosional yang sangat kuat.
Di fase ini, ibu cenderung:
- Lebih fokus pada satu anak
- Lebih intens dalam memperhatikan setiap detail
- Lebih emosional karena ini pengalaman pertama
Tak heran kalau bonding dengan anak pertama sering terasa sangat 'dalam' dan penuh momen tak terlupakan.
Ikatan dengan anak kedua: Lebih stabil dan matang
Saat anak kedua hadir, situasinya berbeda. Perhatian ibu terbagi, tapi bukan berarti kasih sayangnya berkurang. Justru, ikatan emosional biasanya menjadi:
- Lebih tenang (tidak terlalu cemas)
- Lebih percaya diri dalam merawat
- Lebih stabil secara emosional
Bunda sudah tahu apa yang harus dilakukan, jadi bisa lebih menikmati proses tanpa terlalu banyak kekhawatiran.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
Studi Ungkap Fakta Menarik: Kehamilan Kedua Mengubah Otak Bunda Jadi Siap Hadapi Peran Baru
Kehamilan
4 Hal yang Paling Bikin para Bunda Ragu saat Hamil Anak Kedua, Simak juga Solusinya
Kehamilan
Atasi Kekhawatiran saat Hamil Anak Kedua, Membagi Kasih Sayang hingga Keuangan
Kehamilan
7 Cara Cepat Hamil Anak Kedua untuk Ayah & Bunda yang Ingin Tambah Momongan
Kehamilan
Cerita Tantri 'Kotak' Lebih Menikmati Kehamilan Keduanya
5 Foto
Kehamilan
5 Potret Kehamilan Kedua Vanessa Lima, Model asal Brasil Istri Erick Iskandar
HIGHLIGHT
ADVERTISEMENT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Gracia Indri Ungkap Berat Badan Naik Hampir 100 Kg saat Hamil Anak Kedua
Hamil Anak Kedua, Deepika Padukone Dipuji Makin Cantik dan Glowing
Bersiap Sambut Baby S, Alyssa Daguise Lakukan Prenatal Acupuncture Jelang Melahirkan