sign up SIGN UP search

moms-life

Bikin Bangga, Nathania Siswa SMAN Surabaya Juara Pertama Kompetisi Sains Dunia

ANNISAAFANI   |   Haibunda Selasa, 07 Mar 2023 21:56 WIB
nathania caption
Jakarta -

Ada kabar membanggakan lagi dari putra-putri Tanah Air, Bunda. Kali ini, nama Indonesia kembali dibuat harum oleh Nathania, siswa SMAN 5 Surabaya.

Nathania belum lama ini menjadi juara pertama dalam kompetisi sains bertaraf international, Taiwan International Science Fair (TIF). Dalam ajang yang berlangsung pada 11-14 Februari 2023 tersebut, ia jadi satu-satunya pelajar Indonesia yang menembus kompetisi ini sejak enam tahun silam, lho.

Ia juga sempat hadir dalam Pagi Pagi Ambyar nih, Bunda. Di kesempatan tersebut, Nathania membagikan beberapa cerita mengenai kompetisi yang diikuti tersebut.


Ternyata, kompetisi ini mengharuskan Nathania menunjukkan hasil riset yang ia lakukan. "Pastinya riset yang kita miliki, karena ini adalah Taiwan International Science Fair," tuturnya, dikutip dari kanal YouTube TRANS TV Official.

"Jadi kita harus show case penelitian yang kita punya. Tergantung bidang yang diikuti masing-masing, kalau saya di bidang medicine and health," ujarnya.

Untuk riset yang Nathania pamerkan sendiri, yakni berkaitan dengan bakteri berbahaya, Bunda. Katanya, bakteri ini sudah menjadi perhatian dunia karena mematikan.

"Jadi di bidang ini, aku meneliti bakteri MRSA resisten antibiotik yang sudah jadi masalah sangat besar di dunia dan merupakan patogen kedua yang mematikan setelah E.coli. Dengan masalah resistensi yang dibuat dan penanganan yang mahal dan susah, membuat bakteri ini mematikan," ucapnya.

Nah, fokus Nathania sendiri yakni mencari antibakteri tersebut. Ia kemudian menjelaskan bahwa ingin memanfaatkan sumber daya alam berlimpah di Indonesia.

Sumber daya yang ia pilih yakni daun kelor. Katanya, daun ini mampu menghambat pertubuhan hingga membunuh bakteri tersebut.

"Saya ingin mengambil sesuatu dari Indonesia yaitu daun kelor. Indonesia sendiri punya banyak sekali sumber daya alam yang penting buat kita."

"Kalau saya di penelitian itu, mengeksplorasi daun kelor sebagai antibakteri MRSA. Daun kelor yang disintesis dengan nanopartikel perak dapat menghambat pertumbuhan dan membunuh bakteri tersebut," terangnya.

Riset tersebut dilakukan oleh Nathania seorang diri selama tiga bulan. Selama masa penelitian tersebut, sekolahnya memberi peran yang besar karena memberikan dukungan berlimpah.

"Totalnya sekitar tiga bulanan sih. Saya kerja sendiri, semuanya," ujarnya.

"Sekolah sangat mendukung sekali. Membantu saya secara spiritual, mental, juga perizinan kalau ke laboratorium banyak meninggalkan kelas."

Simak informasi selengkapanya di halaman berikut, ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis! 

Simak juga 7 ciri awal anak cerdas dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

PERWAKILAN INDONESIA BELUM PERNAH MENANG
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!
BERSAMA DOKTER & AHLI
Bundapedia
Ensiklopedia A-Z istilah kesehatan terkait Bunda dan Si Kecil
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
ARTIKEL TERBARU
  • Video
detiknetwork

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!