HaiBunda

MOM'S LIFE

Kisah Haru Queen Charlotte Setia Dampingi Raja Inggris yang Sakit Mental, Berakhir Pilu

ANNISAAFANI   |   HaiBunda

Sabtu, 13 May 2023 06:00 WIB
Kisah Haru Queen Charlotte Setia Dampingi Raja Inggris yang Sakit Mental, Berakhir Pilu/Foto: Getty Images/iStockphoto/Cannasue
Jakarta -

Bunda semakin sering mendengar soal serial Netflix berjudul Queen Charlotte: A Bridgerton Story? Belakangan ini, tayangan tersebut memang tengah menjadi perbincangan netizen.

Tontonan ini merupakan prequel spin-off dari serial Bridgerton, Bunda. Queen Charlotte: A Bridgerton Story tayang perdana pada 4 Mei 2023 dan menyoroti kisah masa muda Ratu Charlotte yang berkuasa pada masanya.

Ratu Charlotte muda di serial ini diperankan oleh aktris India Ria Amarteifio, wanita berusia 21 tahun asal Inggris. Sementara itu, Golda Rosheuvel menjadi Ratu Charlotte versi dewasa di Bridgerton dan Queen Charlotte: A Bridgerton Story.


Meski dikategorikan sebagai serial fiksi, Queen Charlotte: A Bridgerton Story menghadirkan tokoh nyata yang benar-benar ada di sejarah Kerajaan Inggris.

Kisah Haru Ratu Charlotte

Ratu Charlotte di sejarah Kerajaan Inggris menyimpan kisah haru, Bunda. Ia setia mendampingi suaminya yang sakit hingga akhir hayatnya.

Ratu Charlotte sendiri merupakan putri bungsu Adipati Charles Louis Frederick dari Mecklenburg-Strelitz dan Putri Elizabeth Albertina dari Saxe-Hildburghausen. Ia lahir dengan nama Sophia Charlotte pada 19 Mei 1744 silam, Bunda.

Beranjak remaja, Charlotte mencuri perhatian Raja George III yang kala itu naik takhta di Kerajaan Inggris pada 1760. Melansir dari Royal UK, Charlotte yang berusia 17 tahun dinilai sebagai kandidat istri yang tepat untuk Raja George III yang berusia 22 tahun dan belum menikah.

Raja mengumumkan kepada dewan istana pada Juli 1761 mengenai niatnya untuk menikahi Charlotte. Setelah itu, sekelompok pengawal yang dipimpin oleh The Earl of Harcourt berangkat ke Jerman untuk membawa Putri Charlotte ke Inggris.

Mereka tiba pada 14 Agustus 1761. Niat mereka juga diterima dengan baik oleh saudara laki-laki Charlotte. Kontrak pernikahan pun ditandatangani.

Pernikahan Putri Charlotte dan Raja George III dilangsungkan di Chapel Royal, disusul dengan upacara penobatan mereka pada 22 September 1761.

Kurang dari setahun, Ratu Charlotte langsung dikaruniai anak pertama berjenis kelamin laki-laki, yaitu Prince of Wales yang kemudian dikenal sebagai Raja George IV.

Rumah tangga Ratu Charlotte dan Raja George III berjalan harmonis. Namun suatu ketika, hidup mereka berubah karena kondisi yang dialami oleh sang Raja. Lanjutkan membaca di halaman berikutnya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis! 

Simak juga 3 perubahan gelar pada Kerajaan Inggris usai Ratu Elizabeth II wafat dalam video berikut:

(AFN/fir)
BERAKHIR PILU

BERAKHIR PILU

Halaman Selanjutnya

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Kenapa Anak 14 Tahun Bisa Alami Gagal Ginjal? Ini Penjelasan IDAI, Bun

Parenting Angella Delvie Mayninentha & Fauzan Julian Kurnia

Pemberian MBG Dipangkas Jadi 5 Hari, Kecuali di Wilayah Ini

Parenting Nadhifa Fitrina

Bunda Wajib Coba! 7 Minuman Ini Bantu Turunkan Kolesterol Setelah Lebaran

Mom's Life Angella Delvie Mayninentha & Fauzan Julian Kurnia

50 Pertanyaan Tes Kepribadian yang Bisa Ungkap Sifat Asli Seseorang

Mom's Life Natasha Ardiah

Mata Anak yang Suka Main HP Bisa Jadi Juling, Benarkah?

Parenting Asri Ediyati

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Heboh 12 Ton Cokelat KitKat Raib, Dicuri Orang Tak Dikenal

Kisah Bunda Dituntut Suami Biayai IVF karena Dituding Jadi Penyebab Sulit Hamil

Mata Anak yang Suka Main HP Bisa Jadi Juling, Benarkah?

Pemberian MBG Dipangkas Jadi 5 Hari, Kecuali di Wilayah Ini

Kenapa Anak 14 Tahun Bisa Alami Gagal Ginjal? Ini Penjelasan IDAI, Bun

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK