HaiBunda

MOM'S LIFE

Ada Fenomena Langka, BMKG Minta Cek Arah Kiblat, Begini Caranya...

Mutiara Putri   |   HaiBunda

Jumat, 14 Jul 2023 18:28 WIB
Ilustrasi Arah Kiblat/Foto: Getty Images/iStockphoto/Mohamad Faizal Bin Ramli
Jakarta -

Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) baru saja mengumumkan adanya fenomena langka yang akan terjadi pada 14 hingga 18 Juli 2023. Karena itu, pihaknya meminta seluruh umat Muslim di Indonesia untuk memeriksa ulang arah kiblat, Bunda.

Fenomena langka ini merupakan fenomena di mana matahari berada tepat di atas Kabah. Peristiwa ini juga hanya terjadi pada Indonesia bagian barat dan tengah bagian barat.

"Peristiwa tersebut hanya berlaku untuk Indonesia bagian barat dan tengah bagian barat. Fenomena ini berlangsung dua kali dalam setahun, yakni pada 16-30 Mei pukul 16.18 serta 14-18 Juli pukul 16.27 WIB," tulis BMKG dikutip dari akun Instagram @infobmkg, Jumat (14/7/2023).


Lebih lanjut, BMKG juga menjelaskan bahwa Indonesia bagian timur dan Indonesia tengah bagian timur, dapat menentukan arah kiblat ketika matahari berada di atas antipoda Kabah. Fenomena ini terjadi setiap 14 Januari pukul 06.30 WIT dan 29 November pukul 06.09 WIT.

"Sementara itu, untuk Indonesia bagian timur (juga sebagian Indonesia tengah bagian timur) penentuan arah kiblatnya dapat dilakukan saat matahari di atas di antipoda Kabah (sebalik arah Kabah) yang terjadi setiap 14 Januari pukul 06.30 WIT dan 29 November pukul 06.09 WIT," jelasnya.

Cara mengecek arah kiblat

Dalam unggahan yang sama, BMKG turut membagikan cara untuk mengecek kembali arah kiblat nih, Bunda. Kalau penasaran, berikut ini penjelasan lengkapnya:

  1. Sesuaikan jam yang digunakan dengan jam atom BMKG di https://jam.bmkg.go.id atau https://bmkg.go.id.
  2. Gunakan alat yang dapat dijadikan tegak lurus pada permukaan yang datar. Alat dapat berupa bandul, tiang, atau dinding bangunan yang tegak lurus dengan tanah datar.
  3. Lakukan proses kalibrasi sejak 5 menit sebelum dan sesudah 16.27 WIB atau 17.27 WITA (waktu puncak).
  4. Perhatikan arah bayangan yang terjadi saat waktu puncak. Tarik garis dari ujung bayangan hingga ke posisi alat. Garis itulah arah kiblat yang sudah dikalibrasi dengan posisi matahari saat tepat berada di atas Kabah.
  5. Kondisi seperti ini akan terulang setiap tahunnya pada 26-30 Mei dan 14-18 Juli.

Di zaman modern seperti saat ini, ada berbagai macam teknologi yang bisa mempermudah Bunda dan Ayah menemukan arah kiblat yang tepat. Bahkan kini Bunda bisa menemukan kiblat dengan bantuan aplikasi.

Apa saja aplikasi yang bisa Bunda gunakan untuk mencari arah kiblat? Simak penjelasan lengkapnya pada laman berikutnya, yuk!

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(mua/fir)
QIBLA FINDER HINGGA MUKMIN

QIBLA FINDER HINGGA MUKMIN

Halaman Selanjutnya

Simak video di bawah ini, Bun:

Sedang Masa Nifas, Sejumlah Ibadah Ini Tetap Bisa Bunda Lakukan

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Gen Z Kini Makin Jarang Posting di Medsos, Ternyata Ini Alasannya

Mom's Life Amira Salsabila

Potret Terbaru Zahra Mariam Bolkiah Anak Pangeran Mateen, Wajah Menggemaskan Curi Perhatian

Parenting Annisa Karnesyia

Dea Annisa Tampil Cantik Berhijab saat Honeymoon usai Nikah

Mom's Life Amira Salsabila

Apa Itu COVID-19 PQ.16.1.1, Varian Baru yang Dipantau WHO

Mom's Life Amira Salsabila

Nyeri Punggung dan Panggul saat Hamil, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kehamilan Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Gen Z Kini Makin Jarang Posting di Medsos, Ternyata Ini Alasannya

Nyeri Punggung dan Panggul saat Hamil, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Potret Terbaru Zahra Mariam Bolkiah Anak Pangeran Mateen, Wajah Menggemaskan Curi Perhatian

Apa Itu COVID-19 PQ.16.1.1, Varian Baru yang Dipantau WHO

Dea Annisa Tampil Cantik Berhijab saat Honeymoon usai Nikah

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK