MOM'S LIFE
Cara Cek Kandungan Kosmetik Berbahaya Menurut BPOM, Penting untuk Cegah Kanker
Tim HaiBunda | HaiBunda
Jumat, 01 Dec 2023 13:20 WIBPatroli siber Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) selama Januari-September 2003, menemukan puluhan ribu kosmetik berbahaya. Lebih dari 10 ribu kosmetik mengandung bahan terlarang dijual bebas secara online.
Bahan-bahan berbahaya ini wajib diwaspadai karena bisa memicu kanker kulit, Bunda. Banyak yang diketahui memakai hidrokuinon di dalam produk kosmetik yang ditemukan.
Hidrokuinon merupakan senyawa kimia berbahaya yang diklaim bisa memutihkan wajah dan menghilangkan flek-flek yang mengganggu. Namun, pemakaian jangka panjang bisa menyebabkan wajah menghitam, bengkak, ruam, bahkan kanker kulit.
Selain itu, ditemukan juga merkuri yang sama bahayanya dengan hidrokuinon. Pemakaian merkuri jangka panjang bisa menyebabkan pertumbuhan sel kanker kulit dan payudara.
Seperti belum lama ini, viral beredar cerita perempuan asal Kalimantan Timur yang kulitnya gosong akibat pemakaian skincare berbahaya. Diakui perempuan bernama Tya itu, awalnya wajah menjadi sangat putih dan glowing. Namun, berujung menghitam akibat okronosis.
Promo yang menggoda, dengan iming-iming hasil kulit yang glowing membuat penjualan kosmetik secara online laris-manis. Namun, Bunda harus menjadi pembeli yang cerdas dengan mengecek kandungannya.
Cara cek kandungan kosmetik berbahaya
Sebelum membeli kosmetik di e-commerce, pastikan kandungan produknya aman untuk kesehatan kulit wajah. Menurut BPOM, ada cara mudah yang bisa dilakukan untuk mengindentifikasi apakah produk tersebut legal dan tidak mengandung bahan berbahaya.
Bunda bisa memanfaatkan aplikasi BPOM RI, yang dapat diunduh di Google Playsrore atau Appstore. Selanjutnya, lakukan scan 2D Barcode/QR Code produk dengan mengetuk menu 'scan produk' di aplikasi tersebut.
Selanjutnya, akan muncul informasi terkait produk yang Bunda cari. Lalu, bagaimana cara mengecek legalitas produk kosmetik yang dijual online?
LANJUTKAN MEMBACA KLIK DI SINI!