MOM'S LIFE
Tren Diet Pakai Obat Diabetes, Ini Bahayanya Menurut Dokter
Arina Yulistara | HaiBunda
Selasa, 16 Apr 2024 21:50 WIBPada awal 2023 sempat ramai tren diet menggunakan obat diabetes, Ozempic. Obat diabetes yang diproduksi Novo Nordisk ini ramai diperbincangkan di media sosial sebagai penurun berat badan.
Banyak sosialita dan selebriti Hollywood mengaku menggunakannya untuk mencapai tubuh ideal. Namun tren tersebut mengundang kontroversi dan kekhawatiran para dokter.
Di balik efektivitasnya, obat itu menyimpan potensi efek samping yang perlu diwaspadai. Apa saja bahayanya? Mari kita bahas mengenai tren diet pakai obat diabetes.
Tren diet dengan obat diabetes
Tren ini bermula dari tagar #Ozempic di TikTok yang telah ditonton hampir 600 juta kali. Video-video pengguna Ozempic menunjukkan hasil penurunan berat badan yang signifikan, seperti seorang TikToker Prancis yang mengaku kehilangan 40 kilogram dalam waktu kurang dari tiga bulan.
Ozempic mengandung semaglutide, bahan aktif yang mengontrol gula darah dan merangsang pelepasan insulin. Efeknya, makanan meninggalkan perut lebih lambat, membuat pengguna merasa kenyang lebih lama, dan nafsu makan pun berkurang.
Efektivitas Ozempic untuk diet
Penelitian pada 2021 menunjukkan bahwa 75% pengguna Ozempic kehilangan lebih dari 10% berat badan. Hal ini mendorong banyak orang menggunakan Ozempic tanpa resep diabetes atau bisa disebut sebagai ‘resep palsu’.
Meskipun dianggap efektif menurunkan berat badan namun Ozempic memiliki efek samping yang tidak boleh diabaikan. Apa saja efek samping yang dimaksud?
"Obat suntik Ozempic itu kan sebenarnya untuk diabetes, tapi memang berfungsi juga untuk mengurangi nafsu makan. Namun tetap saja kita tidak boleh mengandalkan obat karena itu hanya membantu merubah gaya hidup untuk jaga pola makan," jelas dr Gaga Irawan Nugraha, selaku dokter gizi, dilansir dari detikHealth.
Bahaya menggunakan Ozempic untuk menurunkan berat badan
1. Sakit perut
Menurut ahli farmakologi Jean Luc Faillie dari Montpellier University, Prancis, mual merupakan efek samping yang paling umum jika menggunakan Ozempic untuk diet. Namun dalam kasus yang lebih parah, Ozempic dapat menyebabkan pankreatitis akut.
"Ada juga risiko yang lebih jarang dan serius seperti pankreatitis akut yang dapat terjadi bahkan pada dosis yang lebih rendah," jelas Faillie dilansir dari AFP.
2. Gangguan pada usus
Faillie juga memperingatkan risiko lain seperti gangguan empedu, sembelit parah yang dapat menyebabkan obstruksi usus, dan peningkatan risiko kanker tiroid setelah beberapa tahun pengobatan.
Faillie menegaskan bahwa penggunaan Ozempic untuk menurunkan berat badan tidak sebanding dengan risikonya.
"Jika Ozempic digunakan untuk menurunkan beberapa kilogram berat badan, maka manfaat terapeutiknya nol. Itu hanya kosmetik, sementara risikonya tetap ada," tegas Faillie.
Penggunaan Ozempic untuk menurunkan berat badan harus dikonsultasikan dengan dokter untuk mempertimbangkan risiko dan manfaatnya. Penggunaan tanpa resep dokter sangat tidak dianjurkan.
Ozempic memang efektif dalam membantu menurunkan berat badan tapi penggunaannya harus dilakukan dengan hati-hati dan di bawah pengawasan dokter. Risiko efek samping yang serius perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk menggunakan Ozempic.
Tips diet aman tanpa obat diabetes
- Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan program penurunan berat badan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Bunda.
- Lakukan diet sehat dan seimbang.
- Rutin berolahraga.
- Hindari kebiasaan merokok dan minum alkohol.
- Perbanyak minum air putih.
- Istirahat yang cukup.
Dengan mengikuti tips-tips di atas, Bunda dapat mencapai berat badan ideal dengan cara yang aman dan sehat.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fia/fia)Simak video di bawah ini, Bun:
Mengenal Diet 90-30-50 Beserta Manfaatnya, Bisa Turunkan Berat Badan hingga 6,8 kg Bun!
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Turun 21 Kg Dalam 6 Bulan, Ini Tips Diet Wanita Jaksel
1,5 Bulan, Shanty Denny Sukses Pangkas Bobot 10 Kg dengan Makan 5 Kali Sehari
7 Langkah Turunkan Berat Badan 10 Kg dalam 2 Bulan, Pakai Aturan 80-20
5 Kebiasaan yang Dianggap Sehat Justru Buat Bunda Tambah Gemuk
TERPOPULER
Kabar Bahagia! Irish Bella Umumkan Kehamilan dari Pernikahannya dengan Haldy Sabri
Ariana Grande Putuskan Hiatus dari Dunia Hiburan, Bantah karena Masalah Kesehatan
150 Nama Bayi Terinspirasi Fajar dan Artinya untuk Anak Laki-laki dan Perempuan
Ayah Ini Tulis Pesan untuk Putrinya yang Baru Putus Cinta, Isinya Menyentuh
Bolehkah Ibu Menjalani Mammografi saat Masih Menyusui? Ini Penjelasan Dokter
REKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Hospital Bag untuk Melahirkan, Aman dan Muat Banyak
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Plump Lip Oil yang Sedang Tren, Bikin Bibir Tampak Lebih Penuh dan Berkilau
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Kostum Pawai Tema Kemerdekaan 17 Agustus yang Unik & Seru untuk Anak Laki-laki & Perempuan
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Merek Bantal Tidur Hotel yang Bagus
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Daftar Negara Paling Sepi di Dunia, Kepadatan Penduduknya Rendah
Arti Audzubillahiminasyaitonirojim Bismillahirohmanirohim, Tulisan Arab yang Benar & Penggunaannya
Kabar Bahagia! Irish Bella Umumkan Kehamilan dari Pernikahannya dengan Haldy Sabri
150 Nama Bayi Terinspirasi Fajar dan Artinya untuk Anak Laki-laki dan Perempuan
Ariana Grande Putuskan Hiatus dari Dunia Hiburan, Bantah karena Masalah Kesehatan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Kapan Sebenarnya Lampu Terapi Infrared Perlu Digunakan di Rumah?
-
Beautynesia
Selain Haechan NCT, Ini 13 Idol K-Pop yang Didapuk Jadi Brand Ambassador Produk Lokal Indonesia
-
Female Daily
Apa Itu Rosacea? Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Tom Holland Pamer Cincin Nikah Pertama Kali Usai Diam-diam Menikahi Zendaya
-
Mommies Daily
Orang Tua Cek HP Anak, Perlukah? Ini Kata Ahli dan Psikolog