MOM'S LIFE
Heboh Bakteri 'Pemakan Daging' Mewabah di Jepang, Bagaimana dengan Indonesia?
Annisa A | HaiBunda
Rabu, 26 Jun 2024 19:51 WIBWabah Streptococcal Toxic Shock Syndrome (STSS) tengah menghebohkan masyarakat Jepang. Banyak orang menyebutnya sebagai 'bakteri pemakan daging'.
Infeksi bakteri tersebut memakan korban jiwa sebanyak puluhan orang, Bunda. Lantas, apakah bakterinya bisa masuk ke Indonesia?
Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) dr Siti Nadia Tarmizi memastikan bahwa kasus bakteri pemakan daging seperti yang tengah mewabah di Jepang belum ditemukan di Indonesia.
Dokter Siti Nadia mengatakan kasus ini memang sudah ada di Jepang sejak 2019. Kemudian pada tahun ini, kasusnya ditemukan semakin meningkat. Kendati demikian, hingga saat ini Negeri Sakura tidak menerapkan situasi darurat terkait penyakit tersebut.
"Sampai sekarang belum ada di Indonesia," ungkapnya, dikutip dari detikcom, Rabu (26/6/2024).
"Kasus yang dilaporkan umumnya kasus di rumah sakit dan ini adalah disebabkan bakteri streptokokus yang biasanya penyebab faringitis," imbuhnya.
Siti Nadia juga mengungkapkan tentang tingkat penyebaran bakteri tersebut. Menurutnya, penyebaran wabah STSS relatif lebih rendah jika dibandingkan dengan COVID-19.
Saat ini Kemenkes RI tengah memantau ketat wabah tersebut mengenai Surveilans Influenza Like Illness (ILI) meski kasusnya belum ditemukan di Indonesia.
Dokter Siti Nadia juga mengimbau masyarakat agar tidak khawatir menanggapi wabah yang menghebohkan di Jepang.
"Tidak ada pembatasan perjalanan dari maupun menuju Jepang. Berdasarkan laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait IGAS (Invasive Group A Streptococcal Disease) termasuk STSS di Eropa pada Desember 2022, tidak ada rekomendasi untuk pembatasan perjalanan ke negara terdampak," tuturnya.
TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(anm/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Pola Asuh Orang Tua Jepang yang Bisa Bunda Contoh, Salah Satunya Menghargai Emosi Anak
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mengenal Prinsip Orang Jepang yang Bisa Bikin Panjang Umur
Cerita Istri Jepang Pilih Tinggal di Indonesia, Takjub Lihat Motor Bonceng 4
5 Kebiasaan Baik yang Dilakukan Orang Jepang, Bisa Dicontoh Nih Bun
Tanaman Hias Bola Lumut, Unik dan Kaya Manfaat
TERPOPULER
Tak Hanya dari Fisik, Ini 8 Tanda Bayi Sehat yang Perlu Diketahui
150 Kata-kata Penguat Diri saat Kamu Merasa Tidak Baik-baik Saja
Ternyata Menyusui Bisa Turunkan Risiko Hipertensi pada Bunda, Simak Studinya
Ragam Arti dan Makna Mimpi Hamil, Bisa Jadi Pertanda Baik Bun
Ciri Kepribadian Orang Berdasarkan Golongan Darah
REKOMENDASI PRODUK
5 Regulator Gas yang Bagus & Aman untuk Rumah Tangga
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Hair Lotion Bayi yang Bagus & Bantu Cepat Menumbuhkan Rambut
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Toner yang Aman untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Dispenser Galon Bawah Terbaik di Bawah Rp1 Juta
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Toner Pad, Bantu Melembapkan Kulit Wajah
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Potret Kebersamaan Vino G Bastian dan Marsha Timothy Bersama Putri Semata Wayang
Tak Hanya dari Fisik, Ini 8 Tanda Bayi Sehat yang Perlu Diketahui
Ternyata Menyusui Bisa Turunkan Risiko Hipertensi pada Bunda, Simak Studinya
Ragam Arti dan Makna Mimpi Hamil, Bisa Jadi Pertanda Baik Bun
5 Fakta Menarik Kim Jae Won, Pemeran Shin Soon Rok di drakor 'Yumi's Cells 3'
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Kontrak Nikah IU dan Byeon Woo Seok Terkuak, Perfect Crown Capai Rating Tertinggi
-
Beautynesia
5 Kiat Smart Spending Agar Tetap Stylish Tanpa Harus Boros
-
Female Daily
“The World of Havaianas” Hadir di Jakarta, Rayakan Semangat Musim Panas Khas Brasil di Blok M!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Heboh! Idol Jepang Ini Izinkan Fans Cium Ketiaknya, Picu Kontroversi
-
Mommies Daily
16 Tanda Toxic Family yang Sering Tidak Disadari dan Dampaknya pada Anak