MOM'S LIFE
Berapa Biaya Ideal untuk Liburan Bersama Keluarga? Ini Kata Pakar
Azhar Hanifah | HaiBunda
Senin, 09 Jun 2025 16:16 WIBLiburan bersama keluarga memang jadi momen yang ditunggu-tunggu, apalagi setelah rutinitas harian yang padat. Namun, di balik keseruan itu, ada satu hal penting yang sering bikin pusing duluan, seperti soal biaya.
Setiap keluarga tentu punya kemampuan finansial yang berbeda-beda, tapi bukan berarti perencanaan keuangan bisa diabaikan. Kalau tidak dihitung secara matang, bukan hanya pengeluaran yang membengkak, tapi juga bisa mengganggu hal penting lainnya seperti tabungan atau cicilan bulanan.
Nah, agar liburan tetap seru dan aman di dompet, ada loh cara cerdas yang bisa Bunda terapkan dari sekarang. Salah satunya dengan mengikuti prinsip keuangan yang disarankan para pakar. Seperti apa caranya?
Ikuti aturan 50/30/20 agar liburan tetap aman di kantong
Dilansir dari CNN Business, seorang perencana keuangan di Amerika Serikat, Eric Simonson memberikan saran kepada para pencinta traveling untuk menggunakan aturan anggaran 50/30/20 sebagai cara sederhana dan efektif untuk merencanakan dana liburan. Berikut caranya:
- 50 persen penghasilan untuk untuk kebutuhan pokok yang bersifat wajib dan tidak bisa ditunda, seperti cicilan rumah, listrik, makanan pokok, dan biaya pendidikan atau pengasuh anak.
- 30 persen untuk keperluan gaya hidup dan hiburan termasuk liburan, makan di luar, belanja, atau nonton konser.
- 20 persen sisanya wajib disimpan untuk dana darurat, tabungan jangka panjang, atau investasi masa depan.
Kalau liburan jadi prioritas, Bunda bisa mengatur ulang porsi pengeluaran dalam kategori 30 persen. Misalnya, kurangi biaya nongkrong, belanja barang tidak penting, lalu sisihkan dananya untuk liburan.
Sementara itu, seorang financial planner di perusahaan keuangan di Amerika Serikat, Tyler Reeves menekankan bahwa kesenangan dari liburan sebaiknya tidak mengorbankan prioritas keuangan jangka panjang. Hal tersebut seperti utang, dana pensiun, dan pengeluaran wajib bulanan.
"Jangan mempertaruhkan prioritas lain yang tidak bisa dinegosiasikan. Tetapi, selama Anda tidak 'membahayakan' pos-pos keuangan tersebut, gunakan uang Anda dengan bijak dan hal yang membuat Anda bahagia," kata Reeves dikutip dari CNN.
Jangan bergantung pada kartu kredit
Tidak sedikit keluarga yang akhirnya membiayai liburan mereka dengan kartu kredit karena belum memiliki tabungan khusus. Menurut Eric Simonson, cara ini justru berisiko menambah tekanan biaya akibat bunga yang terus bertambah.
Oleh karena itu, sebaiknya mulai menyisihkan uang secara rutin sejak awal ke rekening khusus untuk liburan. Misalnya, jika Bunda menabung Rp300 ribu setiap bulan, dalam waktu satu tahun bisa terkumpul Rp3,6 juta yang bisa digunakan untuk liburan tanpa harus berutang.
"Sebaiknya buat anggaran sepanjang tahun dan simpan sejumlah uang setiap bulan untuk digunakan untuk perjalanan," tutur Simonson.
Kalau pun ingin memakai kartu kredit, pastikan itu untuk pembelian yang memang bisa langsung dilunasi. Jangan tergoda promo atau poin reward yang bikin Bunda jadi belanja lebih dari kemampuan.
Seorang mantan konsultan perjalanan di Florida, Amerika Serikat, Gabriela Aragon mengatakan bahwa banyak orang tidak tahu pasti berapa anggaran liburannya. Padahal, tanpa perencanaan, kita bisa menghabiskan lebih dari yang dibayangkan.
Jika dana belum cukup, bukan berarti liburan batal. Gabriela menyarankan untuk mengurangi lama hari liburan daripada menurunkan kualitasnya. Misalnya, kalau awalnya ingin liburan tujuh malam, bisa dikurangi jadi lima malam tapi tetap di tempat yang nyaman.
“Lebih baik kurangi kuantitas daripada kualitas,” kata Aragon.
Hal tersebut karena kenyamanan selama liburan lebih penting daripada durasi yang panjang tapi penuh penghematan yang dapat mengorbankan pengalaman saat liburan. Kalau Bunda, punya cara khusus mempersiapkan tabungan untuk liburan?
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Tak Sekedar AI, 7 Cara ini Bisa Menghasilkan Uang dari Chat GPT
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Bunda Perlu Tahu, 5 Tips Mengatur Keuangan Keluarga agar Tidak Boros
Gaji Bunda Lebih Besar dari Suami? Ini Tips agar Tetap Harmonis
2 Aturan Penting Sebelum Berutang demi Keuangan Keluarga
Bunda Perlu Tahu, 5 Tips Lindungi Keuangan Keluarga Saat Pandemi Corona
TERPOPULER
Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari
7 Tantangan yang Bisa Dialami Bunda saat Menyusui di Usia 35+ dan Cara Mengatasinya
Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?
Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
REKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian Orang EQ Tinggi yang Terlihat dari Reaksi Emosional
Bangga! Potret Hengky Kurniawan & Sonya Fatmala Dampingi Sang Putra Menang Lomba Matematika
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
7 Tantangan yang Bisa Dialami Bunda saat Menyusui di Usia 35+ dan Cara Mengatasinya
7 Drama Korea Cha Woo Min Terbaik Rating Tertinggi, Ada 'My Bias, My Boss'
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Review Lampu UV Nail 48W: Worth It Buat Gel Nail di Rumah?
-
Beautynesia
5 Cara Mengenali Orang Caper yang Dilihat dari Ucapannya Sehari-hari
-
Female Daily
Ini 4 Tips Memaksimalkan Setiap Sudut Rumah yang Bisa Kamu Tiru!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Viral Pria Asal Depok Ini Garap Desain Judul Video Musik Terbaru Ariana Grande
-
Mommies Daily
10 Cara Mengajarkan Literasi Keuangan kepada Anak Remaja Menurut Ahli, Bijak Mengelola Uang