MOM'S LIFE
Jangan Asal Melabeli Perempuan "Pick Me", Ini Alasannya Menurut Ahli
Amira Salsabila | HaiBunda
Minggu, 13 Jul 2025 20:30 WIBBunda pastinya sudah tidak asing lagi dengan istilah pick me girl, bukan? Ini digambarkan sebagai perempuan yang mencari validasi laki-laki dengan cara tidak langsung atau menyiratkan bahwa dia ‘tidak seperti perempuan lain’.
Misalnya, menghindari pertemanan dengan perempuan atau meremehkan pandangan tentang makeup atau pakaian feminin agar terlihat tidak terlalu merepotkan.
Namun, perlu diketahui bahwa ternyata melabeli seorang perempuan sebagai pick me dapat menimbulkan dampak buruk.
Alasan tidak boleh asal melabeli perempuan “Pick Me”
Psikologis Regine Galanti mengatakan istilah pick me yang kini banyak digunakan di platform media sosial hampir tidak membantu orang-orang yang menjadi sasarannya. Dengan kata lain, dapat memberikan dampak buruk.
“Seseorang yang mencari validasi eksternal dari laki-laki yang bersamanya, itu bukan situasi yang ideal,” ujar Galanti, dikutip dari laman CNN Health, Selasa (8/7/2025).
“Kebanyakan dari mereka mungkin akan melupakannya, tetapi sekarang kita telah menjadikannya sebuah meme, dan itu akan membuat mereka merasa lebih buruk karena melakukannya,” sambungnya.
Galanti menjelaskan salah satu tantangan utama masa remaja adalah mencari tahu identitas diri sendiri. “Untuk mencari tahu, kamu harus mencoba berbagai identitas,” tuturnya.
Ia menjelaskan bahwa remaja sering menganggap tidak apa-apa secara sosial untuk sedikit mengubah diri sendiri demi memberi kesan pada orang-orang yang ingin diajak bergaul. Namun, jika terlalu terlihat tentang hal itu, mereka dianggap sebagai pick me girl.
“Mereka mencoba mencari tahu siapa mereka, dan orang-orang mengatakan mereka hanyalah seseorang yang selalu mencari validasi dari orang lain,” ujar Galanti.
“Dan sekarang mereka harus mengubah itu dan mendapatkan validasi sebagai gantinya,” sambungnya.
Pada akhirnya, para perempuan ini hanya mencoba untuk menyesuaikan diri dan melabeli perempuan pick me sebagai penghinaan yang harus dihindari.
Istilah tersebut dapat sangat merugikan bagi perempuan. “Jika kamu suka olahraga atau nongkrong dengan teman-teman, kamu akan terjebak dalam situasi yang tidak mengenakkan, yaitu menjadi diri sendiri membuat kamu menjadi perempuan pick me. Jadi, ini tampaknya cara lain yang dilakukan perempuan muda untuk saling menjatuhkan,” ujar Galanti.
Namun, sebagian besar perempuan pick me tidak bermaksud merendahkan perempuan lain. “Mereka hanya ingin berbaur dengan kelompok lain,” tuturnya.
Cara menghindari menjadi perempuan pick me
Dilansir dari laman Verywell mind, ada beberapa cara bagi perempuan untuk menghindari label pick me. Ini bukan hanya tentang cara mencegah nama-nama yang dicemooh.
Psikolog klinis, Dr. Sabrina Romanoff, menyampaikan bahwa perempuan dapat lebih jujur pada dirinya sendiri dan berhenti berperilaku dengan tujuan utama untuk mendapatkan validasi laki-laki.
Dengan tidak lagi berfokus pada laki-laki dan sebaliknya berfokus pada diri sendiri dalam proses hubungan, perempuan dapat berupaya untuk mengatur ulang tekanan dan sensasi yang kuat ini karena dipilih.
“Daripada merasa rendah diri karena laki-laki itu tidak membalas pesanmu atau meninggalkan kencan karena kamu merasa tidak cukup baik, tanyakan pada diri sendiri bagaimana tindakannya memengaruhi perasaan kamu. Apakah perasaan ini merupakan sesuatu yang ingin dialami dari pasanganmu?” ujar Romanoff.
Ketika perempuan lebih yakin pada dirinya sendiri dan apa yang ditawarkan, mereka bisa jadi tidak terlalu bergantung pada validasi eksternal.
Nah, itulah penjelasan tentang tidak boleh asal melabeli perempuan “pick me” yang dapat Bunda ketahui. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Squid Game Season 3 Sudah Tayang! Intip Fakta Menarik dan Reaksi Para Pemain
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
70 Bahasa Gaul Slang Gen Alpha dan Artinya, Ada Aura-Sigma
Mengenal Istilah 'Big L' yang Viral di Medsos, Ternyata Punya Banyak Arti Bun
35 Bahasa Gaul Gen Alpha dan Artinya, Ada Skibidi hingga Sigma
Tahukah Bunda Makna Pick Me dalam Bahasa Gaul? Ini lho Penjelasannya
TERPOPULER
7 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Pujian dan Haus Validasi
Intip 5 Potret Terbaru Xavier Anak Rini Yulianti Usai Pindah ke Australia
9 Ciri Kepribadian Orang yang Gemar Mengaktifkan Mode Silent di HP Menurut Psikologi
Vaksin Bayi Baru Lahir hingga Usia 6 Bulan yang Tak Boleh Terlewatkan
Angka Kesuburan di Singapura Menurun, Ini Penyebab dan Solusinya
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Micellar Water untuk Kulit Kering, Bikin Wajah Tetap Lembap
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Snack MPASI Bayi untuk Finger Food & Mudah Dibawa
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Ide Menu Siap Saji Lebaran Hemat tapi Tetap "Wah" untuk Keluarga Besar
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bumbu Dapur Sachet, Bikin Masak Menu Lebaran Lebih Cepat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Cushion untuk Kulit Berminyak yang Bikin Make-up Tahan Lama
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Pujian dan Haus Validasi
Intip 5 Potret Terbaru Xavier Anak Rini Yulianti Usai Pindah ke Australia
Quiet Burnout pada Pekerja, saat Mental Lelah tapi Tetap Tampak Produktif
Vaksin Bayi Baru Lahir hingga Usia 6 Bulan yang Tak Boleh Terlewatkan
Angka Kesuburan di Singapura Menurun, Ini Penyebab dan Solusinya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Dituduh Rendahkan Guru, Mulan Jameela Akhirnya Buka Suara: Itu Hoaks
-
Beautynesia
Tes Kepribadian: Bibir atau Mata yang Pertama Kamu Lihat, Bisa Ungkap Kehidupan Cintamu!
-
Female Daily
Kaki Bengkak Setelah Perjalanan Jauh? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Viral Gaya Seksi Jennie BLACKPINK Pamer Perut Ramping di ComplexCon Hong Kong
-
Mommies Daily
9 Pelajaran Parenting dari Meteor Garden: Privilege, Bullying, dan Empati di Mata Mommies