HaiBunda

MOM'S LIFE

Cara Diet untuk Jerawat agar Kulit Mulus & Sehat, Lengkap dengan Menu Makanan Terbaik

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Selasa, 18 Nov 2025 06:00 WIB
Ilustrasi Cara Diet untuk Jerawat agar Kulit Mulus & Sehat: Menu Makanan Terbaik/Foto: Getty Images/vaaseenaa
Jakarta -

Hampir semua orang mengalami masalah kulit dalam hidupnya, salah satunya yang paling sering adalah jerawat. Bukan hanya rutin menggunakan produk skincare, Bunda juga perlu memperhatikan pola makan sehari-hari.

Jerawat terjadi ketika pori-pori tersumbat oleh sel kulit mati, minyak berlebih, dan terkadang bakteri.

Selama masa pubertas, hormon dapat menyebabkan kelenjar minyak memproduksi minyak berlebih, yang meningkatkan risiko timbulnya jerawat. Pilihan pola makan dapat menjadi penyebabnya, Bunda.


Namun, tidak perlu khawatir karena Bunda dapat memaksimalkan perawatan dengan mengikuti beberapa cara diet untuk mengatasi jerawat.

Makanan yang bagus untuk jerawat

Dilansir dari laman Healhtline, mengonsumsi makanan rendah glikemik yang terbuat dari karbohidrat kompleks dapat mengurangi risiko jerawat. Contohnya seperti biji-bijian utuh, kacang-kacangan, buah, dan sayur.

Makanan dan suplemen yang mengandung bahan-bahan seperti seng, vitamin A, vitamin c, vitamin E, kurkumin, biotin, dan antioksidan, juga dapat menjaga kesehatan kulit secara keseluruhan.

Sebuah riset juga menyarankan probiotik dan asam lemak omega-3 dapat mengurangi jerawat dan meningkatkan penyerapan obat jerawat seperti isotretinoin. Berikut pilihan makanan ramah kulit tambahan mungkin termasuk buah dan sayuran:

  • Buah dan sayuran seperti wortel, aprikot, dan ubi jalar
  • Bayam dan sayuran berdaun hijau tua lainnya
  • Tomat
  • Buah blueberry
  • Roti gandum utuh
  • Beras merah
  • Quinoa
  • Kacang-kacangan, kacang polong, dan lentil
  • Salmon, makerel, dan jenis ikan berlemak lainnya

Diet untuk mengatasi jerawat

Dengan begitu banyak ketidakpastian seputar efek diet terhadap jerawat, mungkin sulit untuk mengetahui makanan mana yang perlu dicoba dan mana yang harus dihindari.

Dilansir laman Medical News Today, mencatat makanan sehari-hari dapat membantu seseorang mengidentifikasi makanan yang memicu atau memperparah jerawat. Bunda dapat mencatat makanan dan camilan, serta catat jenis dan tingkat keparahan gejala jerawat yang muncul setiap hari.

Bunda perlu melakukan ini selama beberapa minggu atau lebih dan membawa buku harian tersebut ke janji temu dengan dokter kulit.

Dokter dapat membantu menemukan hubungan antara waktu munculnya jerawat dan catatan makanan dalam buku harian. Mereka juga dapat memberikan saran tentang perubahan pola makan.

Saat mengubah pola makan, penting untuk bersabar. Menurut AAD, perubahan pola makan dapat memakan waktu hingga 12 minggu agar efeknya terlihat pada kulit.

Tips umum untuk mengatasi jerawat

Dokter kulit mungkin memberikan saran tentang pengobatan yang tepat, tergantung pada tingkat keparahannya. Namun, ada pula beberapa tips umum yang dapat Bunda lakukan untuk mengatasi jerawat. Berikut di antaranya:

  • Membersihkan kulit dan wajah dua kali sehari, terutama setelah berkeringat atau olahraga
  • Membersihkan rambut, terutama rambut berminyak, dengan sampo secara teratur
  • Menggunakan produk perawatan kulit dan kosmetik yang lembut dan bebas minyak
  • Menghindari memencet, menggaruk, atau menyentuh wajah
  • Menghindari paparan sinar matahari dalam waktu yang cukup lama

Bunda juga perlu mempertimbangkan hubungan stres dan jerawat. Sebab, stres menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak hormon androgen, yang merangsang kelenjar sebasea di kulit.

Kelenjar tersebut kemudian memproduksi lebih banyak minyak, dan hal ini dapat menyebabkan jerawat.

Nah, itulah beberapa cara diet untuk mengatasi masalah jerawat yang umum dialami banyak orang. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

Diet penderita GERD: Panduan Makanan & Tips Dietnya

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Potret Rini Yulianti Tinggal di Australia Bersama Mertua, Mulai Terbiasa Urus Rumah Sendiri

Mom's Life Amira Salsabila

5 Potret Sulaiman Anak Oki Setiana Dewi yang Alami Prader Willi Syndrome, Pindah Sekolah ke Mesir

Parenting Nadhifa Fitrina

5 Pohon Jeruk yang Bisa Ditanam di Pot, Mudah Tumbuh dan Berbuah

Mom's Life Arina Yulistara

Kasus Campak di Indonesia Tertinggi Kedua di Dunia, Berujung Kematian akibat Tidak Vaksin

Parenting Nadhifa Fitrina

Kenali Apa saja Perubahan Warna Payudara saat Hamil Muda

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

5 Potret Rini Yulianti Tinggal di Australia Bersama Mertua, Mulai Terbiasa Urus Rumah Sendiri

5 Potret Sulaiman Anak Oki Setiana Dewi yang Alami Prader Willi Syndrome, Pindah Sekolah ke Mesir

5 Pohon Jeruk yang Bisa Ditanam di Pot, Mudah Tumbuh dan Berbuah

Kasus Campak di Indonesia Tertinggi Kedua di Dunia, Berujung Kematian akibat Tidak Vaksin

Kenali Apa saja Perubahan Warna Payudara saat Hamil Muda

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK