MOM'S LIFE
Psikolog Harvard Ungkap 7 Kalimat yang Sering Diucapkan Pasangan Harmonis
Amira Salsabila | HaiBunda
Minggu, 12 Oct 2025 23:30 WIBTahukah Bunda? Setiap hubungan memiliki pasang surut, tetapi gaya komunikasi yang sehat dapat mempermudah pasangan dalam mengatasi konflik dan membangun ikatan yang lebih kuat.
Dilansir dari laman Your Tango, kata-kata menyampaikan banyak makna dalam suatu hubungan. Ini dapat menunjukkan cinta dan meningkatkan keharmonisan.
Seorang psikolog lulusan Harvard pun mengungkap bahwa ada beberapa kalimat tertentu yang sering diucapkan pasangan dengan hubungan yang sukses.
7 Kalimat yang sering diucapkan pasangan harmonis
Dalam hubungan yang sukses, kedua pasangan merasa aman secara emosional, terhubung, dan nyaman menjadi diri sendiri di sekitar satu sama lain.
Psikolog pasangan pun mengungkap bahwa keamanan emosional dalam suatu hubungan dimulai dengan melihat diri sendiri sebagai orang yang layak dicintai, dan mempercayai pasangan Bunda menerima, peduli, dan benar-benar berkomitmen.
Ada pula beberapa kalimat yang sering pasangan harmonis sampaikan untuk menjaga hubungannya tetap kuat dan sehat:
1. “Kamu melihat aku sebagaimana adanya”
Dilansir dari laman CNBC Make It, merasa aman dalam suatu hubungan berarti Bunda tidak perlu menyembunyikan jati diri yang sebenarnya.
Bunda merasa nyaman bersikap rentan saat membicarakan topik yang menyakitkan atau sulit karena percaya pasangan akan merespons dengan penuh kasih sayang, bukan malah menghakimi.
Kalimat serupa mungkin seperti, “Terima kasih telah mencintaiku apa adanya” dan “Aku bersyukur bisa menjadi diriku sendiri bersamamu”.
2. “Aku percaya padamu”
Kepercayaan adalah fondasi keamanan emosional. Bunda percaya bahwa perkataan dan tindakan pasangan selaras, baik saat bersama maupun terpisah. Bunda juga tahu siapa mereka dan yakin mereka selalu mengutamakan kepentingan Bunda.
Kalimat serupa yang mungkin dikatakan seperti, “Terima kasih telah menghargai saya dan hubungan kita” atau “Kita adalah sebuah tim, dan aku percaya kamu menginginkan yang terbaik untuk kita berdua”.
3. “Kita akan melalui ini”
Bahkan, pasangan yang paling aman secara emosional pun mengalami konflik. Namun, yang membedakan mereka adalah bagaimana cara mengatasinya.
Mereka tidak panik atau mengancam untuk berpisah saat terjadi perselisihan karena mereka percaya bahwa hubungan dapat melewati badai.
Kalimat serupa seperti, “Satu fase sulit tidak berarti itu berakhir bagi kami” atau “Mari kita cari tahu ini bersama-sama”.
4. “Keluarlah dan bersenang-senang dengan teman-temanmu!”
Orang yang percaya pada pasangannya tidak merasa terancam saat terpisah. Waktu berdua terasa alami. Mereka saling menghargai kebutuhan akan kemandirian karena tahu hal itu akan memperkuat hubungan.
Kalimat lainnya yang mungkin disampaikan di antaranya, “Saya senang kamu meluangkan waktu untuk diri sendiri” atau “Terima kasih juga telah memberiku ruang saat aku membutuhkannya”.
5. “Aku merindukanmu”
Merindukan seseorang bukan berarti Bunda terlalu bergantung, itu artinya terhubung. Meskipun saling mendukung ruang pribadi masing-masing, Bunda tetap berharap untuk tetap bersama.
6. “Bisakah kita bicara?”
Hubungan yang aman memberi ruang untuk percakapan yang sulit. Ketika ada yang terasa janggal, Bunda tidak takut untuk berbicara karena yakin pasangan akan mengayomi dan mendengarkan dengan penuh perhatian.
7. “Ayo buat rencana!”
Menantikan apa yang terjadi di masa depan, baik itu kencan malam atau tujuan hidup bersama, menunjukkan investasi bersama dalam hubungan. Bunda melihat pasangan dalam visi jangka panjang, dan mereka melihat Bunda dalam visinya.
Nah, itulah beberapa kalimat yang sering disampaikan pasangan harmonis menurut pakar. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Tanda Bunda Sudah Menemukan Cinta Sejati Menurut Pakar
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
7 Tanda Pasutri Butuh Konseling Pernikahan, Jangan Ditunda-tunda Bun
7 Tanda Kesepian dalam Pernikahan, Penyebab & Cara Mengatasinya
Mengenal Arti Prioritas dalam Hubungan, Tanda Pasangan Melakukannya & Contohnya
Wanita Ini Tak Rela Uang Seserahan Dibagi 2 Demi Pesta di Rumah Calon Suami
TERPOPULER
Anne Istri Teddy Syach Hormati Mendiang Rina Gunawan: Saya di Sini Bukan Pengganti
Potret Kompak 3 Anak Omesh & Dian Ayu Punya Nama yang Indah, dari Embun hingga Bulan
10 Ceramah Nuzulul Quran 2026 untuk Materi Kultum di Sekolah, Lengkap Singkat-Panjang
Kondisi Rahim Menipis, Dokter Sarankan Lesti Kejora Cukup Miliki 3 Anak Saja
Dukungan Shenina untuk Angga Yunanda yang Tuntaskan Marathon Pertamanya di Jepang
REKOMENDASI PRODUK
5 Snack Diet Lezat yang Bantu Turunkan Berat Badan
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi MPASI Instan untuk Bayi 7 Bulan ke Atas, Praktis buat Mudik
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Madu untuk Sahur, supaya Kuat Puasa dan Tetap Sehat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Baju Lebaran 2026 Anak Laki-Laki 1-14 Tahun, Bisa Kembaran sama Ayah
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Alat Pel Persiapan Ditinggal ART, Harga Terjangkau
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Anne Istri Teddy Syach Hormati Mendiang Rina Gunawan: Saya di Sini Bukan Pengganti
Potret Kompak 3 Anak Omesh & Dian Ayu Punya Nama yang Indah, dari Embun hingga Bulan
Kondisi Rahim Menipis, Dokter Sarankan Lesti Kejora Cukup Miliki 3 Anak Saja
10 Ceramah Nuzulul Quran 2026 untuk Materi Kultum di Sekolah, Lengkap Singkat-Panjang
Dukungan Shenina untuk Angga Yunanda yang Tuntaskan Marathon Pertamanya di Jepang
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Ammar Zoni Larang Pihak Selain Keluarga Bicara soal Perkara Hukumnya, Alasanya...
-
Beautynesia
4 Ciri Kepribadian Orang yang Tidur dengan Lampu Menyala
-
Female Daily
Rhode Menyambut Spring dengan Mengenalkan Sarah Pidgeon Jadi Muse Terbaru!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
8 Foto Chuando Tan Pria Paling Awet Muda, Ultah ke-60 Tahun Wajah Bak 30 Tahun
-
Mommies Daily
Kenapa Banyak Perempuan Merasa “Kehilangan Diri” Setelah Menikah?