MOM'S LIFE
Ini Jenis Minuman yang Tingkatkan Risiko Kerusakan Liver, Simak Kata Studi
Aisyah Khoirunnisa | HaiBunda
Minggu, 19 Oct 2025 11:10 WIBBunda pasti sudah tahu bahwa minuman bersoda yang tinggi gula itu tidak sehat. Namun, ada temuan yang sangat mengejutkan dari studi terbaru. Ternyata, minuman diet atau rendah gula justru berpotensi menjadi minuman yang lebih meningkatkan risiko penyakit hati atau liver.
Dilansir dari India Times dan Euro News, sebuah studi komprehensif skala besar mengungkapkan kebenaran yang mengejutkan. Minuman bersoda, baik yang manis maupun jenis diet yang menggunakan pemanis buatan, secara signifikan meningkatkan risiko penyakit hati. Studi ini menantang pandangan umum yang selama ini menganggap minuman diet sebagai alternatif yang lebih sehat.
Studi ungkap satu gelas sehari saja dari jenis minuman Ini dapat meningkatkan risiko penyakit liver
Studi terbaru yang dipresentasikan di United European Gastroenterology Week di Berlin mengungkap, minum satu kaleng minuman manis atau minuman dengan pemanis buatan setiap hari dapat meningkatkan risiko terkena penyakit liver yang disebut penumpukan lemak berlebih di hati akibat gangguan metabolisme (Metabolic Dysfunction-Associated Steatotic Liver Disease/MASLD).
Penelitian ini melibatkan 123.788 orang di Inggris yang awalnya tidak memiliki penyakit liver. Para peserta diminta mengisi survei tentang makanan dan minuman mereka secara berkala selama 10 tahun.
Hasilnya menunjukkan 1.178 orang mengalami MASLD dan 108 meninggal karena penyakit yang berhubungan dengan liver.
Temuan ini memperlihatkan bahwa minuman manis meningkatkan risiko MASLD hingga 50 persen, sementara minuman rendah atau tanpa gula (seperti soda diet) justru menaikkan risikonya hingga 60 persen.
Mengenal apa itu MASLD, penyakit liver baru yang kini dialami 1 dari 3 orang di dunia
Penyakit hati yang menjadi fokus utama studi ini adalah MASLD atau yang sebelumnya dikenal sebagai NAFLD. Kondisi ini terjadi ketika kelebihan lemak menumpuk di liver, tanpa disebabkan oleh konsumsi alkohol signifikan. MASLD semakin umum, memengaruhi sebagian besar populasi dunia.
Meski gejala awalnya sering tidak disadari, MASLD dapat berkembang menjadi kerusakan liver yang parah, termasuk sirosis dan gagal hati. MASLD juga diakui sebagai kontributor utama penyakit kardiovaskular, diabetes tipe 2, dan masalah ginjal.
Sebuah meta-analisis tahun 2025 bahkan memperkirakan 38 persen populasi dunia memiliki MASLD, sebuah peningkatan sebesar 50 persen selama 20 tahun terakhir. Studi ini menekankan pentingnya mengidentifikasi faktor risiko seperti konsumsi minuman ringan untuk mencegah progresi penyakit hati yang mematikan ini.
Minuman diet justru picu risiko kerusakan liver lebih cepat daripada minuman bergula, ini alasannya
Minuman diet telah lama dipasarkan sebagai alternatif lebih sehat karena minim gula dan kalori. Namun, Lihe Liu, penulis utama studi, menyatakan bahwa temuan ini menantang persepsi umum bahwa minuman ini tidak berbahaya.
Penelitian menunjukkan minuman diet dapat memiliki risiko lebih besar bagi kesehatan liver dibandingkan minuman manis biasa. Para peneliti menduga ada beberapa mekanisme mengapa pemanis buatan dapat merusak liver.
Pemanis buatan dapat mengubah keseimbangan bakteri usus, memicu gangguan metabolisme yang pada akhirnya memengaruhi fungsi liver. Selain itu, rasa manis dari minuman diet dapat meningkatkan keinginan untuk mengonsumsi makanan tinggi kalori lainnya, yang secara tidak langsung berkontribusi pada penumpukan lemak di organ tersebut.
Terakhir, beberapa studi menunjukkan bahwa pemanis buatan dapat memicu respons insulin, meskipun tidak ada gula yang masuk, berpotensi menyebabkan penyimpanan lemak di liver.
Air putih sebagai solusi sederhana pengganti minuman berbahaya
Bunda, kabar baiknya, solusi untuk melindungi liver sangatlah sederhana. Para peneliti menekankan manfaat kesehatan dari mengganti minuman berbahaya ini dengan air putih.
Studi tersebut menemukan bahwa mengganti hanya satu kaleng minuman manis atau diet dengan air putih setiap hari dapat menurunkan risiko NAFLD hingga 15 persen. Perubahan diet sederhana ini menghilangkan beban metabolik dan mencegah penumpukan lemak di liver, sekaligus menjaga hidrasi tubuh.
Selain hidrasi yang baik, para profesional kesehatan juga menekankan pentingnya diet seimbang dan aktivitas fisik teratur dalam menjaga kesehatan liver.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis
(som/som)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Gejala ISPA pada Orang Dewasa, Termasuk Batuk & Sakit Tenggorokan
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
8 Penyebab Perut Sakit Setelah Berhubungan Seks dan Cara Mengatasinya
Tanda Ajal Sudah Dekat Menurut Seorang Ahli Medis
7 Alasan Mengapa Gula Tidak Baik Bagi Tubuh Bunda, Salah Satunya Memicu Depresi
Bisa Dicoba Bun, 10 Minuman Ini Bantu Bakar Lemak dan Turunkan Berat Badan
TERPOPULER
Sosok Harriet Sperling, Perawat yang Dinikahi Cucu Tertua Ratu Elizabeth II
11 Kalimat Toxic Orang Tua Zaman Dulu yang Diam-Diam Melukai Mental Anak
Anak Suka Main Lego? Ini 3 Manfaatnya Menurut Studi Terbaru Bun
5 Ciri Umum Masyarakat Kelas Bawah, Termasuk Kondisi Tempat Tinggal
Rumah Gelembung dari Balon Raksasa Ini Dijual Rp31 Miliar, Kisah Pemiliknya Jadi Sorotan
REKOMENDASI PRODUK
9 Rak Panci Terbaik dari Kayu, Besi hingga Gantung
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Makanan Kucing yang Bagus Lengkap dengan Kandungan Nutrisinya
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Bantal Hamil Terbaik yang Bagus & Nyaman
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
9 Kimono dan Jubah Melahirkan Terbaik yang Nyaman untuk Dipakai selama Persalinan
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Meja Belajar Anak Lengkap dari Minimalis, Lipat, Kayu hingga Plastik
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
Rumah Gelembung dari Balon Raksasa Ini Dijual Rp31 Miliar, Kisah Pemiliknya Jadi Sorotan
Studi Terbaru Ungkap Dampak Ibu Hamil Duduk Terlalu Lama, Sebabkan Komplikasi Bun
Anak Suka Main Lego? Ini 3 Manfaatnya Menurut Studi Terbaru Bun
5 Ciri Umum Masyarakat Kelas Bawah, Termasuk Kondisi Tempat Tinggal
Sosok Harriet Sperling, Perawat yang Dinikahi Cucu Tertua Ratu Elizabeth II
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Makanan Jatuh 5 Detik Masih Aman Dimakan? WHO Bongkar 8 Mitos yang Selama Ini Banyak Dipercaya
-
Beautynesia
Shiritsu Ebisu Chugaku Bicara soal Penampilan Perdana di Indonesia dan Antusiasme Fans di MMAJ Jakarta
-
Female Daily
Hailey Bieber Rilis Rhode Pocket Bronze untuk Summer ’26
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Bangsawan Inggris Tampan yang Jarang Muncul ke Publik, Kini Gandeng Pacar
-
Mommies Daily
Panduan Ibu Hamil Trimester 3: Kontraksi Palsu dan Persiapan Persalinan