HaiBunda

MOM'S LIFE

Ternyata Diet Planetary Health Selamatkan 40.000 Nyawa Tiap Hari, Ini Kata Studi

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Jumat, 17 Oct 2025 06:00 WIB
Ilustrasi Ternyata Diet Planetary Health Selamatkan 40.000 Nyawa Tiap Hari, Ini Kata Studi/Foto: Getty Images/jenifoto
Jakarta -

Tahukah Bunda? Penerapan diet planetary health yang kaya akan tumbuhan dapat mencegah 40.000 kematian dini setiap harinya di seluruh dunia.

Diet ini mengemukakan bagaimana dunia dapat secara bersamaan meningkatkan kesehatan manusia dan planet, dan menyediakan cukup makanan untuk populasi global yang diperkirakan mencapai 9,6 miliar orang pada tahun 2050.

Pola makan ini fleksibel, sehingga dapat disesuaikan dengan selera lokal, dan dapat mencakup beberapa produk hewani, vegetarian, atau vegan.


Namun, semua versi menyarankan untuk mengonsumsi lebih banyak sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, polong-polongan, dan biji-bijian utuh daripada yang dikonsumsi kebanyakan orang di dunia saat ini.

Diet planetary health selamatkan 15 juta kematian dini tiap tahun

Dilansir dari laman The Guardian, sebuah laporan yang diterbitkan di Lancet dan disusun oleh 70 pakar terkemuka dari 35 negara dan enam benua, memperkenalkan program diet planetary health.

“Kami telah mengamati pola makan ini dalam kaitannya dengan dampak kesehatan seperti angkat kematian total, diabetes, penyakit pernapasan, penyakit jantung, stroke, dan lain-lain, dan kami menemukan hubungan terbalik yang sangat kuat,” ujar Prof. Walter Willet.

Pola makan ini juga dikaitkan dengan penurunan risiko kanker dan penyakit neurodegeneratif. Secara keseluruhan, para peneliti memperkirakan adopsi global planetary health dapat mencegah 15 juta kematian dini per tahun pada orang dewasa.

Perkiraan tersebut tidak memperhitungkan dampak diet yang mengurangi obesitas, sehingga kemungkinan perkiraannya terlalu rendah.

Diet planetary health merekomendasikan pola makan yang kaya akan tumbuhan dan fleksibel, termasuk sebagai berikut:

  • Buah dan sayur, setidaknya lima porsi sehari
  • Biji-bijian utuh, tiga hingga empat porsi sehari
  • Kacang, satu porsi per hari
  • Kacang-kacangan (kacang polong dan lentil), satu porsi per hari
  • Produk susu, satu porsi susu, yogurt atau keju per hari
  • Telur, tiga hingga empat seminggu
  • Ayam, dua porsi seminggu
  • Ikan, dua porsi seminggu
  • Daging merah, satu porsi seminggu

Dr. Marco Springmann dari UCL di Inggris dan penulis laporan tersebut mengatakan perbedaan antara diet planetary health dan pola makan saat ini beragam.

“Yang perlu dikurangi sangat berbeda. Di negara-negara berpenghasilan rendah, yang perlu dikurangi adalah makanan bertepung dan biji-bijian, sedangkan di negara-negara berpenghasilan tinggi, yang perlu dikurangi adalah makanan hewani, gula, lemak jenuh, dan susu. Sungguh luar biasa banyaknya susu yang dikonsumsi di Eropa dan Amerika Utara,” jelasnya.

Data yang mendasari laporan ini tersedia secara daring dan dapat digunakan untuk menyesuaikan berbagai pola makan sehat planet dengan selera orang-orang di negara tertentu dan dari berbagai usia.

Situs web tersebut juga menunjukkan seberapa besar pola makan tersebut mengurangi angka kematian, meningkatkan gizi, dan mengurangi dampak lingkungan.

Cara kerja diet planetary health

Dilansir dari laman GoofFood, diet ini paling tepat dijelaskan sebagai diet fleksitarian yang sebagian besar terdiri dari:

  • Berbasis tanaman, tetapi mungkin mengandung sedikit ikan, daging, dan susu.
  • Mendorong variasi dalam asupan sayur dan buah dengan mempromosikan warna yang berbeda.
  • Berfokus pada lemak tak jenuh daripada lemak jenuh.
  • Batasi biji-bijian olahan, makanan olahan tinggi, gula tambahan, dan sayuran bertepung (termasuk kentang)
  • Memberikan asupan kalori optimal, yang untuk orang dewasa rata-rata adalah 2500 kalori per hari, tetapi bervariasi tergantung pada usia, jenis kelamin, dan tingkat aktivitas.

Nah, itulah penjelasan tentang diet planetary health yang dapat menyelamatkan 15 juta kematian dini per tahun atau 40.000 nyawa per harinya. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

Diet Sehat dengan Matcha, Begini Cara Kerjanya Turunkan Berat Badan!

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Jarang Disadari, 11 Tanda Istri Kelelahan Secara Emosional & Butuh Bantuan

Mom's Life Annisa Karnesyia

Wajah Bule-Batak, Intip Potret Chloe Anak Melaney Ricardo di Usia Remaja

Parenting Amira Salsabila

Cara Merawat Tanaman Hias Bambu Hoki, Tetap Subur Buat Pajangan Imlek

Mom's Life Arina Yulistara

Ucapan Haru Najwa Shihab untuk Sang Putra Izzat yang Berulang Tahun Ke-25

Mom's Life Annisa Karnesyia

Naka Siap Jadi Kakak, Arie Kriting & Indah Permatasari Ungkap Alasan Tunda Promil Anak Kedua

Kehamilan Amrikh Palupi

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Jarang Disadari, 11 Tanda Istri Kelelahan Secara Emosional & Butuh Bantuan

Cara Merawat Tanaman Hias Bambu Hoki, Tetap Subur Buat Pajangan Imlek

Wajah Bule-Batak, Intip Potret Chloe Anak Melaney Ricardo di Usia Remaja

Naka Siap Jadi Kakak, Arie Kriting & Indah Permatasari Ungkap Alasan Tunda Promil Anak Kedua

Benarkah Memberi Kacang saat Bayi MPASI Bisa Mencegah Alergi? Ini Penjelasannya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK