Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

11 Kalimat yang Ternyata Ingin Didengar Suami dari Istri

Arina Yulistara   |   HaiBunda

Minggu, 04 Jan 2026 23:00 WIB

Asian marry couple lovers couple enjoying life and spending time together marry couple comfort Enjoying every minute together on sofa in kitchen home interior background daylight
Ilustrasi kalimat yang ternyata ingin didengar suami dari istri / Foto: Getty Images/travelism
Daftar Isi

Tahukah Bunda kalau ternyata ada beberapa kalimat sederhana dari istri yang bisa membuat suami bahagia? Simak deretan kalimat yang ternyata ingin didengar suami.

Dalam kehidupan pernikahan, komunikasi bukan hanya soal menyampaikan kebutuhan, melainkan juga memahami hal-hal yang tak selalu terucap. Banyak pasangan merasa sudah saling mengenal luar-dalam padahal masih ada perasaan, harapan, dan kebutuhan emosional yang dipendam.

Suami pun memiliki kebutuhan akan pengakuan, dukungan, dan kata-kata penuh makna dari pasangan hidupnya. Sayangnya, tekanan sosial dan stereotipe maskulinitas, banyak suami memilih diam dan tidak pernah secara langsung meminta istrinya mengucapkan kalimat-kalimat tertentu yang sebenarnya sangat mereka butuhkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Kalimat yang ternyata ingin didengar suami dari istri

Mengutip Your Tango, berikut ragam kalimat yang ternyata ingin didengar suami agar pasangan merasa lebih dihargai dan dicintai.

1. “Aku bangga padamu”

Banyak suami menyimpan rasa ingin diakui atas usaha dan perjuangan yang mereka lakukan, baik dalam karier maupun kehidupan keluarga. Ketika istri mengatakan “aku bangga padamu”, kalimat ini memberi validasi bahwa apa yang dilakukan suami berarti dan dihargai.

Pengakuan ini sangat penting, terutama bagi suami yang kerap membandingkan dirinya dengan standar sosial tentang kesuksesan dan maskulinitas. Kalimat sederhana ini mampu meredam rasa tidak aman dan menumbuhkan kepercayaan diri.

2. “Aku percaya dengan keputusanmu”

Dalam rumah tangga, tidak jarang suami merasa keputusannya diragukan atau dikritik bahkan untuk hal-hal kecil. Ucapan “aku percaya dengan keputusanmu” memberi pesan bahwa istri menghormati kapasitas dan penilaian suami.

Kepercayaan ini bukan berarti menyerahkan segalanya, melainkan menunjukkan hubungan yang setara dan saling menghargai. Suami pun merasa lebih dihormati sebagai pasangan, bukan sekadar 'diatur'.

3. “Kamu sudah melakukan yang terbaik”

Suami juga bisa lelah, gagal, atau merasa tidak cukup. Saat istri mengakui usaha yang telah dilakukan dengan kalimat ini, suami merasa dilihat dan dihargai, bukan hanya dinilai dari hasil akhir.

Apresiasi seperti ini terbukti mampu memperkuat hubungan dan meningkatkan kepuasan pernikahan karena pasangan merasa kehadirannya bermakna.

4. “Aku ada di pihakmu”

“I’ve got your back” atau “aku ada di pihakmu” merupakan bentuk dukungan emosional yang sangat dibutuhkan. Suami ingin tahu bahwa istrinya akan tetap mendukungnya bahkan saat keadaan tidak ideal. Kalimat ini memberi rasa aman dan keyakinan bahwa pasangan menghadapi dunia sebagai satu tim, bukan sendirian.

5. “Kamu benar” atau “Aku minta maaf”

Mengakui kesalahan bukan hal mudah dalam konflik rumah tangga. Namun bagi suami, mendengar istri berkata “kamu benar” atau “aku minta maaf” bisa sangat melegakan. Kalimat ini menunjukkan kedewasaan emosional dan kemauan untuk bekerja sama.

6. “Kamu pantas beristirahat”

Banyak suami merasa harus terus kuat dan produktif bahkan saat lelah. Ketika istri mengatakan “kamu pantas beristirahat”, itu menjadi izin emosional bagi suami untuk merawat dirinya sendiri. Dukungan ini penting karena kelelahan fisik dan mental sering kali berdampak langsung pada kualitas hubungan.

7. “Aku tetap memilihmu”

Seiring bergulirnya waktu dan rutinitas, ungkapan cinta sering kali memudar. Kalimat “aku tetap memilihmu” mengingatkan suami bahwa ia masih diinginkan, dicintai, dan menjadi pilihan utama. Ini bukan hanya soal romantisme, tapi juga kebutuhan emosional untuk merasa dihargai dan diinginkan secara utuh.

8. “Apa yang kamu rasakan?”

Pertanyaan sederhana ini membuka ruang bagi suami untuk jujur dan rentan. Banyak pria kesulitan mengekspresikan perasaan karena stigma sosial. Dengan bertanya dan benar-benar mendengarkan, istri membantu suami merasa aman untuk berbagi tanpa takut dihakimi.

9. “Terima kasih”

Ucapan terima kasih sering dianggap remeh padahal memiliki kekuatan besar. Suami ingin tahu bahwa hal-hal kecil yang ia lakukan, entah bekerja keras, membantu di rumah, atau mendukung istri, tidak dianggap biasa saja. Rasa syukur yang diungkapkan secara verbal memperkuat ikatan emosional dan rasa saling menghargai.

10. “Aku mencintaimu”

Meski terdengar klise, tidak semua suami sering mendengar ungkapan ini. Padahal kata “aku mencintaimu” tetap penting untuk menegaskan rasa sayang dan keterikatan emosional. Ucapan ini membantu menjaga kehangatan hubungan, bahkan di tengah kesibukan dan masalah sehari-hari.

11. “Aku percaya kamu bisa”

“I believe in you” adalah kalimat penuh dorongan yang sangat berarti bagi suami. Ketika istri menunjukkan keyakinan terhadap kemampuan dan impian suami, hal itu menjadi sumber motivasi besar. Dukungan semacam ini membuat suami merasa tidak sendirian dalam mengejar tujuan hidup dan menghadapi tantangan.

Pada akhirnya, keharmonisan pernikahan tidak selalu dibangun dari hal-hal besar. Justru, kalimat-kalimat sederhana yang tulus dan penuh empati sering menjadi pondasi terkuat dalam hubungan suami-istri.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda