Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Jangan Putus Asa, Ini 6 Hikmah Doa Belum Dikabulkan

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Selasa, 06 Jan 2026 06:00 WIB

Ilustrasi muslim berdoa saat malam Nisfu Syakban.
Ilustrasi Jangan Putus Asa, Ini 6 Hikmah Doa Belum Dikabulkan/Foto: iStockphoto
Daftar Isi
Jakarta -

Bunda mungkin pernah bertanya-tanya, mengapa doa belum juga dikabulkan. Meski demikian, umat muslim dianjurkan untuk tetap mengamalkan doa. Hal ini karena ada hikmah penting yang perlu dipahami di baliknya.

Mengamalkan doa termasuk salah satu ibadah yang dianjurkan Rasulullah SAW. Perintah ini juga dijelaskan dalam firman Allah SWT, yakni Al-Qur’an surat Ghafir ayat 60 yang berbunyi sebagai berikut:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Artinya:

“Tuhanmu berfirman, ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan)”.

Dilansir dari laman resmi Kementerian Agama RI, Ibnu Jauzi dalam kitab Shaidul Khatir (Riyahd, Madarul Wathan: 2016/h.117-119) menjelaskan, setidaknya ada enam hikmah di balik doa yang belum dikabulkan Allah.

6 Hikmah doa belum dikabulkan

Berikut ada beberapa hikmah doa yang tidak segera dikabulkan oleh Allah SWT:

1. Bukti kekuasaan Allah

Doa yang belum dikabulkan menjadi bukti bahwa Allah Maha Kuasa dan Maha Berkehendak atas segala sesuatu, Bunda.

Allah berhak memberi atau menahan apa pun sesuai dengan kehendak dan kekuasaan-Nya, bahkan ketika doa dikabulkan itu semata-mata merupakan bentuk kasih sayang Allah kepada makhluk-Nya.

2. Menunggu waktu yang tepat

Seorang muslim dianjurkan untuk tetap berprasangka baik atau husnudzan kepada Allah, meski doa tak kunjung dikabulkan. Bunda dianjurkan untuk tetap yakin bahwa doa akan dikabulkan di waktu yang tepat.

3. Obat yang menyehatkan jiwa

Ibnu Jauzi mengumpamakannya seperti dokter yang memberikan obat pada pasiennya. Bagi pasien, obat itu akan dianggap pahit dan menyakitkan, tetapi beberapa saat kemudian obat tersebut akan memberikan kesehatan dan kenyamanan.

Hal ini juga berlaku pada doa yang belum dikabulkan. Bisa jadi doa tersebut adalah obat yang sedang bekerja untuk menyembuhkan penyakit hati dan memberikan kesehatan jiwa.

4. Jalan mendekatkan diri kepada Allah

Doa yang belum dikabulkan terkadang menjadi jalan untuk terus mendekatkan diri kepada Allah. Dengan doa belum dikabulkan, Allah menginginkan hamba-Nya untuk terus mengirimkan doa, memohon, dan bergantung kepada-Nya.

5. Karunia Allah SWT

Doa yang belum dikabulkan juga bisa menjadi sebuah karunia karena Allah lebih mengetahui yang terbaik untuk hamba-Nya. Allah SWT berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 216 yang berbunyi sebagai berikut:

وَعَسٰٓى اَنْ تَكْرَهُوْا شَيْـًٔا وَّهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْۚ وَعَسٰٓى اَنْ تُحِبُّوْا شَيْـًٔا وَّهُوَ شَرٌّ لَّكُمْۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ وَاَنْتُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ

Artinya:

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu baik bagimu dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu buruk bagimu. Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.”

6. Sarana introspeksi

Bunda yang doanya belum dikabulkan oleh Allah SWT, hendaknya hal itu menjadi sarana introspeksi. Bisa jadi, di dalam diri kita ada sesuatu yang menjadi penghalang dikabulkannya doa tersebut.

Adab berdoa agar bisa dikabulkan Allah SWT

Kemenag RI juga membagikan beberapa adab berdoa yang dapat Bunda ikuti agar doa segera dikabulkan Allah SWT. Berikut di antaranya:

1. Berdoa di waktu yang mulia

Ada sejumlah waktu yang dinilai mustajab, di antaranya adalah hari Arafah dan bulan Ramadhan untuk tahunan, hari Jum’at untuk mingguan, dan waktu sahur untuk harian.

Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah sebagai berikut, “Allah Yang Maha Kuasa turun setiap malam ke langit terendah ketika sepertiga malam terakhir tersisa, dan Dia, Yang Maha Tinggi dan Maha Agung, berfirman, ‘Siapa yang akan memohon kepada-Ku sehingga Aku mengabulkannya? Siapa yang akan meminta kepada-Ku sehingga Aku memberinya? Siapa yang akan memohon ampunan-Ku sehingga Aku mengampuninya?”

2. Menghadap kiblat

Bunda juga dapat memohon doa kepada Allah SWT dengan menghadap kiblat. Dari Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:

“Ketika Rasulullah SAW mengangkat kedua tangannya untuk berdoa, beliau tidak akan menurunkannya sampai beliau mengusap wajahnya dengan kedua tangan tersebut.” (HR. Muslim).

3. Hati yang khusyu

Mengamalkan doa perlu diiringi dengan sikap rendah hati, hormat, dan penuh harapan serta takut kepada Allah. Rasulullah SAW bersabda:

“Ketika Allah mencintai seorang hamba, Dia akan mengujinya hingga Dia mendengar doanya dengan penuh kerendahan hati.” (HR. Ad-Dailami)

4. Berprasangka baik

Ketika mengamalkan doa, Bunda juga perlu meyakini diri sendiri bahwa Allah akan mengabulkan doa-doa umat-Nya. Rasulullah SAW bersabda, “Berdoalah kepada Allah dengan penuh keyakinan bahwa doa itu akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah Azza wa Jalla tidak akan mengabulkan doa hati yang lalai.” (HR. at-Tirmidzi)

5. Membaca hamdalah dan selawat

Bunda dianjurkan untuk mengawali doa dengan membaca hamdalah disertai dengan selawat Nabi. Salamah bin Al-Akwa berkata:

“Aku tidak pernah mendengar Rasulullah memulai salat kecuali beliau mengawalinya dengan mengucapkan: ‘Subhana rabbiyal ‘aliyyil a’lal Wahhab (Maha Suci Tuhanku, Yang Maha Tinggi, Yang Maha Dermawan)’.” (HR. Ahmad)

Nah, itulah beberapa hikmah doa belum dikabulkan dan adab berdoa yang dapat Bunda ketahui. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda