Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

3 Tips Diet Sederhana untuk Mencegah Batu Ginjal Menurut Pakar

Arina Yulistara   |   HaiBunda

Senin, 12 Jan 2026 06:50 WIB

Asian woman drinking tap water from glass in the kitchen
Ilustrasi tips diet sederhana untuk mencegah batu ginjal menurut pakar / Foto: Getty Images/AntonioGuillem
Daftar Isi

Bunda khawatir punya batu ginjal? Coba tips diet sederhana yang bisa membantu mencegah batu ginjal menurut pakar.

Batu ginjal menjadi salah satu masalah kesehatan yang kerap dianggap sepele, padahal dampaknya bisa sangat menyakitkan dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini terjadi ketika zat-zat tertentu seperti kalsium dan oksalat mengendap serta membentuk kristal keras di dalam ginjal.

Rasa nyeri hebat saat batu ginjal bergerak atau keluar dari saluran kemih bahkan sering disebut sebagai salah satu rasa sakit terburuk yang pernah dialami seseorang. Kabar baiknya, batu ginjal sebenarnya bisa dicegah sejak dini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Salah satu langkah paling efektif adalah dengan menerapkan pola makan yang tepat dan kebiasaan hidup sehat. Pakar kesehatan menyebutkan bahwa perubahan kecil dalam diet sehari-hari dapat memberikan dampak besar dalam menurunkan risiko terbentuknya batu ginjal.

Dr Priyanka Sehrawat, seorang ahli saraf sekaligus dokter umum di All India Institute of Medical Sciences (AIIMS) Delhi, menekankan bahwa pencegahan batu ginjal tidak selalu membutuhkan obat-obatan mahal, melainkan konsistensi dalam pola makan dan hidrasi yang baik.

Dr Sehrawat pun membagikan tips diet sederhana yang dapat membantu mencegah batu ginjal.

Tips diet sederhana untuk mencegah batu ginjal

Secara medis, batu ginjal adalah gumpalan padat mineral yang paling sering terdiri dari kalsium oksalat. Ukurannya bisa sangat kecil seperti butiran pasir, namun tidak jarang juga tumbuh sebesar kerikil.

Ketika batu ini bergerak di dalam saluran kemih, Bunda bisa mengalami nyeri hebat, sulit buang air kecil, infeksi saluran kemih, hingga memerlukan tindakan medis atau operasi bila batu tersangkut. Sebagian besar kasus batu ginjal berkaitan erat dengan pola makan, kurang minum air, serta konsumsi garam dan gula berlebihan.

Untuk itu, mari menjaga asupan nutrisi menjadi kunci penting dalam pencegahan. Berikut tips diet sederhana untuk mencegah batu ginjal.

1. Kurangi garam dan perbanyak asupan sitrat

Tips pertama yang disampaikan Dr Priyanka Sehrawat adalah membatasi konsumsi garam. Asupan garam yang terlalu tinggi dapat membuat ginjal membuang lebih banyak kalsium ke dalam urine. Kondisi ini meningkatkan risiko terbentuknya kristal kalsium yang menjadi penyebab batu ginjal.

“Usahakan konsumsi garam tidak lebih dari satu sendok teh atau sekitar lima gram per hari. Pembatasan ini sangat membantu menurunkan risiko batu ginjal,” ujar Dr Sehrawat, dilansir dari Times of India.

Selain mengurangi garam, ia juga menganjurkan untuk memperbanyak konsumsi buah-buahan yang kaya sitrat, seperti lemon, jeruk, dan kiwi. Sitrat berperan penting dalam mencegah kalsium mengkristal di dalam urine bahkan dapat membantu memecah kristal kecil sebelum berkembang menjadi batu ginjal yang lebih besar.

Bunda bisa menambahkan perasan lemon ke dalam air minum harian. Ini menjadi cara sederhana yang bisa dilakukan siapa saja.

2. Waspadai makanan tinggi oksalat

Banyak orang tidak menyadari bahwa sejumlah makanan sehat mengandung oksalat yang cukup tinggi. Zat ini dapat berikatan dengan kalsium dan membentuk batu ginjal jika dikonsumsi berlebihan.

Dr Sehrawat menyarankan agar Bunda lebih bijak dalam mengonsumsi makanan seperti bayam, bit, ubi jalar, serta minuman manis seperti jus dengan kandungan gula tinggi.

“Mengurangi makanan tinggi oksalat bukan berarti menghindarinya sepenuhnya, namun mengatur porsinya dan mengombinasikannya dengan sumber kalsium,” jelasnya.

Konsumsi makanan tinggi oksalat bersama produk kaya kalsium, seperti susu atau yoghurt membantu oksalat dan kalsium berikatan di saluran pencernaan sehingga tidak sampai mengendap di ginjal. Selain itu, ia juga mengingatkan untuk membatasi minuman bersoda dan makanan olahan karena dapat menyebabkan dehidrasi sekaligus mengganggu metabolisme tubuh.

3. Minum air putih minimal 2,5 liter per hari

Tips ketiga sekaligus yang paling sederhana adalah memastikan tubuh terhidrasi dengan baik. Dr Priyanka Sehrawat menekankan pentingnya minum setidaknya 2,5 liter atau sekitar 10 sampai 12 gelas cairan setiap hari. Jumlah ini bisa ditambah jika Bunda banyak berkeringat atau beraktivitas ditengah cuaca panas.

“Cairan yang cukup akan mengencerkan urine sehingga mineral tidak mudah menggumpal dan membentuk batu,” kata Dr Sehrawat.

Air putih menjadi pilihan terbaik. Dengan urine yang lebih encer dan aliran kemih yang lancar, risiko terbentuknya batu ginjal dapat ditekan secara signifikan.

Batu ginjal tidak hanya menimbulkan rasa sakit luar biasa, tapi juga berpotensi menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan baik. Oleh karena itu, pencegahan melalui pola makan sehat serta konsumsi cairan yang cukup menjadi langkah penting yang patut diterapkan sejak dini. 

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda