MOM'S LIFE
Puasa Isra Mi'raj 27 Rajab: Jadwal, Hukum, Niat dan Keutamaannya
Amira Salsabila | HaiBunda
Kamis, 15 Jan 2026 07:40 WIBSetiap 27 Rajab dalam kalender Hijriah, umat muslim memperingati Isra Mi’raj, peristiwa penting yang mengisahkan perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam menerima perintah dari Allah SWT. Momen ini dapat dirayakan dengan menjalani puasa.
Dirangkum dari buku Setetes Embun Hikmah karya Muhammad Arham, Isra Mi’raj merupakan perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Masjid Al Aqsa. Kemudian, Rasulullah SAW dinaikkan ke langit ketujuh atau Sidratul Muntaha.
Banyak amalan yang dapat Bunda jalani, salah satunya berpuasa. Hal ini juga dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda,
صَامَ يَوْمَ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ مِنْ رَجَبِ كَتَبَ اللهُ لَهُ صِيَامَ سِتِّينَ شَهْرًا، وَهُوَ الْيَوْمُ الَّذِي هَبَطَ فِيهِ جِبْرَائِيلُ عَلَى مُحَمَّدٍ بِالرِّسَالَةِ.
Artinya:
“Barang siapa yang berpuasa pada hari ketujuh dan dua puluh bulan Rajab, maka Allah akan mencatat puasanya selama enam puluh bulan. Dan, itu adalah hari di mana Jibril turun kepada Muhammad dengan risalah.”
Jadwal puasa 27 Rajab 1447 H
Dilansir dari laman detikcom, pemerintah Indonesia melalui SKB 3 Menteri menetapkan tanggal 27 Rajab setiap tahunnya sebagai hari libur nasional, yakni peristiwa Isra Mi’raj.
Sesuai dengan kalender Hijriah Indonesia tahun 2026, 27 Rajab 1447 H bertepatan dengan Jumat, 16 Januari 2026.
Hukum puasa 27 Rajab
Hukum puasa 27 Rajab adalah sunnah. Hal ini dijelaskan dalam buku Majmu’ Syarah al-Muhadzab Jilid VI karya Imam Nawawi, dalam Mazhab Syafi’i.
Dijelaskan bahwa umat muslim yang menjalani puasa sunnah di bulan-bulan haram, seperti Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab, akan mendapatkan pahala yang besar.
(فرع) أفضل الشهور للصوم بعد رمضان: الاشهر الحرم. وأفضلها المحرم، ثم رجب، ثم الحجة، ثم القعدة، ثم شهر شعبان
Artinya:
“(Cabang) Bulan-bulan terbaik untuk berpuasa setelah Ramadhan adalah bulan-bulan haram. Bulan haram terbaik adalah Muharam, kemudian Rajab, kemudian Dzulhijjah, kemudian Dzulqa'dah, kemudian bulan Sya'ban.”
Bacaan niat puasa 27 Rajab malam hari
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma Rajaba sunnatan lillâhi ta'âlâ
Artinya:
“Aku berniat puasa Rajab, sunnah karena Allah ta'âlâ.”
Bacaan niat puasa 27 Rajab siang hari
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an adâ'i syahri rajaba lillâhi ta'âlâ
Artinya:
“Saya niat puasa sunnah bulan Rajab hari ini, sunnah karena Allah ta'âlâ.”
Keutamaan puasa Rajab
Dalam buku Memburu Syurga di Bulan Istimewa karya Miftah Fauzi, dijelaskan bahwa bulan Rajab termasuk bulan yang mulia dan istimewa karena di dalamnya terdapat beberapa keistimewaan, salah satunya yaitu banyak pahala, jika melakukan puasa di bulan ini.
Oleh karena itu, Nabi Muhammad SAW sangat menganjurkan untuk menaikkan keimanan dan ketakwaan di bulan ini.
Rasulullah SAW juga menjelaskan bahwa bulan Rajab merupakan bulan yang mulia dan setiap muslim menyambutnya dengan penuh kegembiraan. Rasulullah menyambut bulan ini dengan berdoa agar Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan dan panjang umum hingga menikmati keistimewaan bulan Ramadhan.
Nah, itulah beberapa hal yang dapat Bunda ketahui tentang puasa 27 Rajab, mulai dari jadwal, hukum, bacaan niat, hingga keutamaan yang bisa didapatkan setiap muslim. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)