Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Kisah Seorang Pasien Alami Kerusakan Ginjal Usai Seduh Biji Kopi, Ini Fakta di Baliknya

Natasha Ardiah   |   HaiBunda

Jumat, 16 Jan 2026 16:00 WIB

Coffee cup and coffee beans on  gray background, Black coffee cup aromatic
Ilustrasi pasien alami kerusakan ginjal usai seduh biji kopi / Foto: Getty Images/Narong KHUEANKAEW
Daftar Isi

Bunda, kisah seorang pasien yang mengalami kerusakan ginjal setelah menyeduh biji kopi mendadak menarik perhatian banyak orang di sosial media. Cerita ini bisa membuat Bunda perlu lebih waspada terhadap kebiasaan yang tampak sepele, tetapi berdampak serius bagi kesehatan.

Minum kopi memang sudah jadi rutinitas harian bagi sebagian besar orang. Namun, kasus kerusakan ginjal ini mengingatkan bahwa cara pengolahan dan konsumsi tetap harus diperhatikan dengan bijak.

Dalam artikel ini, Bubun akan menceritakan sebuah kisah seorang pria yang mengalami kerusakan ginjal usai minum kopi yang diseduh sendiri. Melalui artikel ini, Bunda akan memahami fakta medis di balik kejadian tersebut dan dapat membantu Bunda melindungi kesehatan keluarga sejak dini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Kronologi kasus seorang pria alami kerusakan ginjal usai seduh kopi

Terdapat seorang pria Taiwan berusia 50 tahunan yang menjalani hidupnya dengan rutin minum kopi setiap pagi. Ia selalu menyeduh kopi dari biji kopi yang dibelinya dengan harga diskon.

Namun, biji kopi itu ternyata sudah basi dan ditumbuhi jamur. Pria itu tidak menyangka kebiasaan itu justru memicu kerusakan ginjal yang parah.

Cerita tersebut dibagikan melalui postingan sosial media Hung Yung Hsiang, seorang dokter dan ahli nefrologi di sebuah rumah sakit di Taipei, yang dilansir dari laman Mothership dan VnExpress. Dokter tersebut menjelaskan secara rinci kejadian dan penyebab yang dialami pasiennya tersebut.

Menurut unggahannya, pasien tersebut dibawa ke rumah sakit setelah pingsan saat jogging pagi. Hasil tes medis menunjukkan fungsi ginjalnya turun drastis dan ia didiagnosis kerusakan ginjal stadium akhir. Hal ini mengejutkan karena pria tersebut tidak punya riwayat penyakit seperti diabetes ataupun tekanan darah tinggi.

Para dokter menemukan bahwa pria itu secara teratur membeli biji kopi dalam jumlah besar dengan harga diskon dan menyimpannya di lemari dapur dalam jangka waktu yang lama. Dia menggiling dan meminum biji kopi tersebut bahkan setelah warnanya berubah dan berjamur, karena percaya bahwa menyeduh dengan air mendidih pada suhu 100 derajat Celsius akan menghilangkan bakteri dan jamur berbahaya.

Kenapa biji kopi basi dan jamur bisa berbahaya

Dokter Hung Yung Hsiang juga mengatakan bahwa biji kopi yang sudah lama disimpan dapat tumbuh jamur jika kondisinya tidak segar lagi. Jamur ini menghasilkan zat berbahaya yang disebut mikotoksin.

Salah satu mikotoksin yang sering ditemukan pada bahan makanan yang berjamur adalah Orchratoxin A. Zat ini bersifat racun dan sangat berbahaya bagi organ ginjal manusia.

Banyak orang berpikir bahwa menyeduh biji kopi giling sampai mendidih sudah cukup aman. Namun, mikotoksin ini tahan panas hingga suhu jauh di atas titik didih air atau di atas 280 derajat Celsius.

Hal ini berarti bahwa meskipun biji kopi itu diseduh dengan air panas, racun jamur yang ada tetap tidak hilang. Hal ini dapat menyebabkan paparan racun secara bertahap setiap hari yang akhirnya berdampak buruk untuk ginjal.

Peran racun Ochratoxin A dalam kerusakan ginjal

Ochratoxin A adalah racun yang diproduksi jamur tertentu yang tumbuh di makanan dan minuman. Ia dikenal mampu bertahan terhadap panas karena tidak mudah rusak oleh air mendidih.

Mengutip dari laman VnExpress, racun ini langsung menargetkan organ ginjal dan jaringan yang berperan dalam menyaring darah. Konsumsi racun ini yang terus-menerus dapat merusak struktur ginjal secara bertahap.

Ketika tubuh terpapar racun ini dalam jangka panjang, fungsi filtrasi ginjal menurun drastis. Akhirnya, jaringan ginjal mengalami fibrosis kronis dan gagal menjalankan tugasnya dengan baik.

Inilah yang terjadi pada kasus pria Taiwan tersebut. Adanya paparan Ochratoxin A dari biji kopi jamur secara perlahan memicu kerusakan ginjal yang parah.

Gejala awal yang sering diabaikan sebelum kerusakan ginjal meningkat

Gejala awal yang dialami oleh pria yang terkena kerusakan ginjal usai minum kopi adalah pasien merasa perubahan pada tubuhnya. Ia mulai melihat urine lebih berbusa dan mengalami pembengkakan pada pergelangan kaki.

Ia mengira itu hanya efek dari olahraga yang intens atau lelah biasa. Namun, gejala-gejala itu sebenarnya merupakan tanda fungsi ginjal yang mulai terganggu.

Paparan racun dari kopi berjamur yang terus berlangsung membuat kondisi ginjal semakin memburuk tanpa disadari. Hingga akhirnya, ia pingsan saat sedang lari pagi karena tubuh sudah tidak mampu lagi menahan beban kerusakan itu.

Gejala seperti urine berbusa dan pembengkakan kaki seharusnya bisa menjadi alarm untuk segera cek kesehatan. Terlebih jika berkaitan dengan konsumsi bahan makanan atau minuman yang tidak segar.

Tips aman mengonsumsi kopi agar terhindar dari risiko kerusakan ginjal

Untuk mencegah hal serupa terjadi, pastikan biji kopi yang akan digunakan Bunda masih segar. Bunda dapat membeli dalam jumlah yang cukup supaya tidak menumpuk dan cepat basi. 

Simpan biji kopi dalam wadah tertutup dan pada suhu yang sesuai agar jamur tidak tumbuh. Hindari menyimpan kopi dalam kondisi lembap atau terlalu lama. 

Jangan ragu membuang biji kopi yang sudah berubah warna atau berjamur. Mengonsumsi bahan makanan yang tampak tidak segar bisa membawa risiko bagi kesehatan ginjal. 

Bunda juga dapat memilih produk kopi dari sumber terpercaya dan perhatikan tanggal kedaluwarsa. Langkah sederhana ini bisa membantu Bunda dan keluarga tetap aman dari ancaman kerusakan ginjal akibat racun jamur. 

Bunda, itulah tadi kisah seorang pria di Taiwan yang mengalami kerusakan ginjal usai minum kopi yang diseduh sendiri. Dengan membaca kisah ini, semoga Bunda bisa mengambil pelajaran yang berarti agar terhindar dari kerusakan ginjal yang tidak diinginkan.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda