moms-life
Harus Bayar Rp33 Ribu untuk Air Minum di Resepsi Pernikahan Outdoor, Tamu Undangan Geram
HaiBunda
Rabu, 21 Jan 2026 15:40 WIB
Daftar Isi
Bunda pasti setuju jika hari pernikahan memang menjadi hari bahagia bagi sepasang pengantin. Namun, para tamu undangan yang hadir juga berhak mendapatkan kenyamanan di hari spesial tersebut. Dalam setiap pernikahan, peran tuan rumah sebagai penyambut yang baik sering kali menjadi sorotan.
Idealnya, para tamu disambut dengan makanan dan minuman yang layak, meskipun acaranya digelar sederhana. Etika pernikahan menyebutkan bahwa minuman gratis, termasuk air putih, untuk para tamu seharusnya tetap tersedia dalam sebuah acara pernikahan.
Namun, sebuah kisah pernikahan ini justru menuai perhatian publik karena hal yang tak biasa. Resepsi pernikahan outdoor ini membuat tamu terkejut karena semua minuman harus dibayar sendiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cerita ini mencuat setelah dibagikan di media sosial dan menjadi perbincangan hangat. Banyak warganet merasa kebijakan tersebut tidak mencerminkan keramahan dalam sebuah kisah pernikahan. Simak kisah selengkapnya di bawah ini, Bunda.
Kisah tamu yang diminta bayar minuman di acara pernikahan
Dikutip dari laman Brides, kisah ini bermula dari postingan di sosial media salah satu tamu pernikahan yang membagikan pengalaman tidak menyenangkan saat menghadiri pernikahan outdoor. Ia menceritakan bahwa dirinya dan tamu lainnya harus membayar minuman jika ingin minum di acara pernikahan tersebut.
Ia juga menceritakan bahwa para tamu awalnya tidak diberi tahu acara akan di luar ruangan tanpa minuman gratis. Banyak orang datang tanpa persiapan karena undangan hanya mencantumkan waktu dan tempat saja
"Saya tidak tahu apa pun tentang pernikahan ini selain waktu dan tempatnya. Itu satu-satunya informasi yang diberikan di undangan, dan tidak ada situs web pernikahan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut," jelas salah satu tamu.
Para tamu juga baru tahu bahwa pernikahan tersebut digelar di outdoor atau luar ruangan. Bahkan, suhu udara saat cuaca panas tersebut mencapai sebesar 35 derajat Celsius.
“Ternyata, itu adalah pernikahan di luar ruangan pada siang hari yang cerah dan lembap dengan suhu 35 derajat Celsius,” sambungnya.
Dengan cuaca yang begitu panasnya, para tamu dikejutkan lagi dengan adanya pengenaan biaya untuk minum sekitar Rp33 ribu per gelas. Mereka berharap air gratis, tetapi justru melihat tanda bahwa tidak adanya minuman yang gratis.
“Tidak ada minuman gratis sama sekali. Bahkan air pun tidak,” tulis salah satu tamu.
Lebih mengejutkan lagi, acara pernikahan tersebut hanya menerima uang tunai untuk membayar minuman. Hal ini membuat banyak tamu jengkel karena banyak tamu yang tidak membawa cash. Beberapa tamu bahkan harus buru-buru mencari uang tunai agar bisa membeli air.
Tak hanya minuman, makanan juga dinilai mengecewakan
Dalam kisah pernikahan ini, tamu tidak mendapatkan pilihan minuman gratis, bahkan untuk air putih sekalipun. Hal tersebut tentu saja membuat banyak orang merasa tidak nyaman, apalagi saat cuaca begitu panas.
Setelah minuman, bagian makan malam juga memicu kekecewaan. Ketika para tamu mengambil makanan di meja prasmanan, banyak tamu yang menjumpai lalat menempel di makanan.
Hal ini sontak membuat beberapa tamu ragu untuk mencicipi hidangan yang disajikan. Bahkan, ada yang mengatakan makanannya tampak seperti makanan rumahan tetapi tidak layak disantap karena lingkungan yang tidak bersih.
Saat waktu dessert atau hidangan penutup tiba, perlengkapan alat makan sederhana seperti piring dan garpu ternyata sudah habis. Para tamu terpaksa makan kue tanpa alat makan dan membuat suasana semakin tidak nyaman.
Reaksi warganet terhadap kisah pernikahan ini
Postingan tentang kisah pernikahan ini langsung viral di media sosial dan memicu reaksi beragam dari warganet. Banyak warganet yang setuju bahwa keputusan untuk tidak menyediakan air gratis adalah tindakan yang memalukan.
Warganet juga berkomentar dengan mengatakan bahwa sangat penting bagi tuan rumah untuk memikirkan kebutuhan dasar tamu, terutama ketika cuaca yang sangat terik. Mereka menilai bahwa menyediakan air gratis adalah bentuk keramahan yang paling dasar.
Beberapa dari mereka bahkan menyebut bahwa sistem pembayaran tunai tanpa pemberitahuan sebelumnya membuat pengalaman para tamu semakin tidak nyaman. Banyak yang berpendapat bahwa komunikasi yang lebih jelas sangat diperlukan dalam perencanaan acara pernikahan.
Bunda, kisah ini bisa menjadi pengingat bahwa kisah pernikahan seharusnya bukan hanya tentang dekorasi atau pesta yang indah. Lebih penting lagi adalah memperhatikan kenyamanan dan kebutuhan tamu yang hadir.
Dengan perencanaan yang matang dan komunikasi yang baik, hari pernikahan bisa menjadi hari bahagia yang dikenang manis oleh semua pihak, bukan meninggalkan rasa kecewa.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
Kisah Pasangan Sajikan Mi Instan di Pesta Pernikahan, Ini Komentar Tamu Undangan
Mom's Life
Kisah Pengantin Tak Terima Amplop, Beri Fasilitas Mewah dan Uang Rp12 Juta untuk Tamu
Mom's Life
Orang Tua Ini Rela Habiskan Rp795 Juta untuk Biaya Pernikahan Anak Pertama tapi Tidak untuk Anak Tengah, Ternyata...
Mom's Life
Kisah Keluarga Pria Murka Uang Amplop Nikah Diberikan Semua ke Pihak Istri, Ternyata...
Mom's Life
Pernikahan Mewah dengan 1000 Undangan Tak Dihadiri Siapapun, Alasannya...
7 Foto
Mom's Life
7 Potret Bunda Seleb dengan Koleksi Boneka Labubu, Cathy Sharon hingga Ayu Dewi
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Viral Pengantin Sajikan Mi Instan untuk Tamu Undangan Pernikahan
5 Alasan Pentingnya Bicara Keuangan Sebelum Menikah, Pernahkah Dilakukan oleh Bunda dan Ayah?
Viral! Tamu Resepsi Ceritakan Pengalaman Makan Paling Ngenes di Pernikahan, Ternyata...