Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

11 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang dengan Integritas Tinggi

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Jumat, 23 Jan 2026 20:00 WIB

Shot of group of business persons in business meeting. Three entrepreneurs on meeting in board room. Creative business team on meeting in modern office. Female manager discussing new project with her colleagues. Company owner on a meeting with two of her employees in her office.
Ilustrasi kalimat yang sering diucapkan orang dengan integritas tinggi / Foto: Getty Images/VioletaStoimenova
Daftar Isi
Jakarta -

Seseorang dengan integritas tinggi dikenal jujur dan memiliki prinsip moral yang kuat. Bunda dapat mengenali sikap tersebut melalui percakapan sehari-hari karena ada beberapa kalimat tertentu yang sering mereka ucapkan.

Mereka tidak ragu mengakui kesalahan, bertanggung jawab atas kekeliruan, serta berusaha melakukan hal yang benar, meski tidak ada orang lain yang melihat.

Sering kali, orang-orang yang ditemui setiap hari justru mencerminkan integritas sejati. Ungkapan yang mereka gunakan, meskipun tampak sederhana, mencerminkan rasa hormat dan nilai moral yang mereka pegang.

11 Kalimat yang sering diucapkan orang dengan integritas tinggi

Dilansir dari laman Your Tango, integritas adalah sesuatu yang dapat dikembangkan oleh siapa pun dengan meminta maaf secara tulus dan membela kebenaran.

Mengelilingi Bunda dengan orang-orang yang memiliki integritas sejati akan lebih mudah jika Bunda tahu ungkapan apa yang akan mereka gunakan saat berbicara dengan Bunda.

Untuk membantu Bunda mengenalinya, berikut beberapa kalimat yang sering mereka sampaikan:

1. “Maaf, saya telah membuat kesalahan”

Orang berintegritas cenderung mengakui kesalahan. Mengatakan kalimat ini menunjukkan kemampuan luar biasa mereka untuk mengendalikan emosi dan meminta maaf dengan penuh empati.

Menurut sebuah penelitian, kemampuan seseorang untuk minta maaf secara langsung berdampak positif pada hubungan.

2. “Saya tahu saya tidak sempurna, tetapi saya bersedia belajar”

Bunda, orang dengan integritas tinggi juga tertarik untuk belajar lebih baik. Ini bukan hanya janji kosong, mereka benar-benar akan mengambil langkah untuk belajar bagaimana memperbaiki kesalahan dan berbuat yang lebih baik di lain waktu.

3. “Aku salah”

Kesalahan adalah bagian penting dari proses menjadi pribadi yang lebih baik, dan seseorang dengan integritas tinggi mampu mengakui kesalahan tersebut tanpa rasa malu.

Melakukan hal itu adalah cara yang bagus untuk mendidik dan mengajari diri sendiri tentang apa yang dapat mereka lakukan secara berbeda.

4. “Saya tidak bisa mendukung itu”

Orang dengan integritas tinggi sering kali tidak disukai sekitarnya. Ketika mereka terlibat dalam percakapan yang bertentangan dengan moral sendiri, mereka adalah orang pertama yang akan berdiri dan menolak.

Pada saat itu, mereka mungkin akan mendapat tatapan sinis dari rekan-rekan yang berbisik di belakang atau menjauhkan diri.

5. “Bagaimana menurutmu”

Ini adalah salah satu ungkapan yang digunakan orang ketika mereka memiliki integritas tinggi. Mereka tahu bahwa mereka tidak memiliki semua jawaban yang benar, dan mereka ingin memastikan bahwa setiap orang yang terlibat dalam percakapan didengar.

Hal ini bermanfaat dalam keluarga, lingkungan bisnis, dan bahkan dalam hubungan asmara setiap orang.

6. Mengatakan hal jujur

Tentu saja, orang-orang berintegritas tinggi melakukan yang terbaik untuk tidak membiarkan kejujuran mereka melukai orang lain.

Mereka tahu bahwa mereka dapat mengatakan kebenaran dengan cara yang benar-benar baik, dan mereka melakukan yang terbaik untuk memastikan hal itu terjadi.

Hal ini karena kejujuran menciptakan ikatan dan hubungan yang lebih kuat, dan, menurut The Gottman Institute, itu juga merupakan kunci untuk memiliki hubungan romantis yang sehat.

7. “Aku akan memperbaiki keadaan”

Orang dengan berintegritas memilih untuk bertanggung jawa atas tindakannya, yang tidak pernah mudah. Ini menunjukkan bahwa mereka tidak akan melanggar moral mereka sendiri demi mengambil jalan pintas.

8. “Saya menolak untuk mengompromikan nilai-nilai saya”

Mereka yang berpegang teguh pada nilai-nilainya, dan sering kali mengatakan kalimat ini. Dalam menghadapi kesulitan, mereka tidak goyah, bahkan ketika orang lain mendorong mereka untuk mengubah pikirannya.

Orang-orang ini konsisten dalam keyakinan mereka karena kompas moral mereka bersifat internal, bukan berdasarkan tekanan atau keinginan sesaat. Hal ini terutama terlihat dalam cara mereka memperlakukan orang lain.

9. “Saya harus menghadapi konsekuensi dari tindakan saya”

Bertanggung jawab adalah hal yang terhormat dan patut dikagumi, serta menunjukkan keberanian seseorang.

Ini juga menunjukkan seseorang yang memahami pentingnya mengakui kesalahan dan keluar dari situasi tersebut sebagai pribadi yang lebih baik dan matang. Itulah kunci untuk menerima konsekuensi.

10. “Mari kita jaga sikap saling menghormati”

Ungkapan ini disampaikan orang integritas tinggi karena mereka ingin menjaga perdamaian. Ini adalah bagian dari menerima keadaan emosional seseorang dan bersikap realistis.

11. “Aku harus melakukan hal yang benar”

Melakukan hal yang benar sepanjang waktu itu memang sulit. Namun, bagi orang-orang berintegritas tinggi, mereka tidak akan melawan sistem kepercayaan, bahkan jika apa yang mereka coba perbaiki itu melelahkan secara mental atau fisik.

Orang integritas tinggi tahu bahwa cara terbaik untuk melakukan hal yang benar adalah dengan menggabungkan semua keterampilan dan kebajikan dari daftar ini dan mengintegrasikannya ke dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Nah, itulah beberapa kalimat yang sering disampaikan orang dengan integritas tinggi. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda