moms-life
Ini Ciri Kepribadian yang Bisa Terlihat di Balik Kamar Berantakan
HaiBunda
Minggu, 01 Feb 2026 13:30 WIB
Daftar Isi
Banyak dari Bunda yang tentunya sering mengamati kebiasaan anak di rumah, salah satunya adalah mengamati kondisi kamar sang anak. Tak jarang, kamar yang berantakan langsung memunculkan beragam kekhawatiran di benak kita.
Akan tetapi, Bunda juga perlu tahu bahwa kamar berantakan tidak selalu menandakan kebiasaan yang buruk. Ada juga sisi kepribadian tertentu yang justru bisa terlihat dari kondisi kamar tersebut.
Melalui artikel ini, Bubun akan mengajak para Bunda untuk memahami makna di balik kamar berantakan dengan sudut pandang yang lebih bijak. Dengan begitu, Bunda dapat menyikapinya secara tepat dan penuh pengertian.Â
Ciri kepribadian seseorang di balik kamar berantakan
Melansir dari laman Verywell Mind, terdapat sebuah penelitian lama yang dikutip dari Kathleen Vohs, PhD., seorang profesor dan psikolog asal Amerika Serikat, tentang psikologi kekacauan. Vohs dan rekan-rekannya menemukan bahwa bekerja di lingkungan yang berantakan justru menyebabkan kreativitas yang lebih besar.Â
Berikut ini merupakan ciri-ciri kepribadian lainnya yang dimiliki oleh seseorang dengan kamar yang berantakan menurut psikolog. Simak selengkapnya di bawah ini, Bunda.
1. Peningkatan kreativitas yang lebih besar
Kamar berantakan sering dikaitkan dengan pribadi yang lebih berani berpikir di luar kebiasaan. Lingkungan yang berantakan seperti ini membuat seseorang lebih bebas, sehingga ide kreatif bisa lebih mudah muncul di kepalanya.
Penelitian yang dikutip oleh psikolog Kathleen Vohs menunjukkan bahwa orang yang memiliki kamar berantakan mampu menghasilkan gagasan baru yang lebih inovatif. Kebebasan dalam kamar yang berantakan ini juga dapat memicu imajinasi dan cara berpikir yang tidak kaku.
Meski demikian, kamar berantakan tidak otomatis membuat setiap orang menjadi kreatif. Bunda perlu memahami bahwa pengaruhnya tetap bergantung pada karakter dan kebutuhan masing-masing dari setiap orangnya.
2. Senang mencoba hal-hal baru
Bunda, orang yang terbiasa berada di kamar berantakan sering kali menunjukkan cara berpikir yang lebih fleksibel dan kreatif. Menurut Vohs, hal tersebut membuktikan kondisi yang berantakan mampu membantu seseorang dalam memecahkan teka-teki lebih cepat.
Bunda, kepribadian berupa senang mencoba hal-hal baru pada orang yang memiliki kamar berantakan juga tercermin dari sosok Albert Einstein yang dikenal jenius dengan meja kerja yang berantakan. Kamar berantakan juga sering kali menjadi ruang aman untuk melahirkan ide-ide baru tanpa batas.
Dalam percobaan lain yang dilakukan oleh Vohs dan rekan-rekannya, ditemukan bahwa seseorang yang memiliki kamar berantakan lebih tertarik pada pilihan yang terbaru dibandingkan hal yang klasik atau biasa saja. Hal tersebut menunjukkan ciri kepribadian yang senang mencoba hal baru dan tidak terpaku pada kebiasaan lama.
3. Memiliki tingkat stres yang lebih tinggi
Bunda pasti melihat rumah yang seharusnya menjadi tempat pulang untuk beristirahat dengan aman dan nyaman. Namun, kamar berantakan yang ada di dalam rumah juga sering kali membuat suasana terasa tidak menyenangkan dan pikiran sulit tenang.
Kamar yang dipenuhi dengan barang dan tidak tertata cenderung menimbulkan kesan yang kacau. Menurut seorang penulis dan psikolog asal Amerika, Elizabeth Scott, PhD., kamar berantakan yang cenderung lebih kacau dapat memicu emosi dan meningkatkan rasa stres tanpa disadari.
Seseorang yang terbiasa dengan kamar berantakan biasanya akan lebih mudah merasa lelah secara mental. Hal tersebut semakin menunjukkan ciri kepribadian dengan stres yang tinggi karena ruang kamar tersebut tidak lagi mendukung ketenangan.
4. Penurunan kesejahteraanÂ
Kamar berantakan sering kali membuat suasana rumah terasa kurang nyaman dan tidak menenangkan. Padahal, rumah seharusnya menjadi tempat paling aman untuk melepas lelah dan menenangkan perasaan.
Ketika kamar berantakan dibiarkan, hal ini dapat menimbulkan rasa tertekan dan kewalahan tanpa disadari. Kondisi tersebut perlahan bisa memengaruhi emosi serta cara seseorang memandang ruang pribadinya.
Kendra Cherry, MSEd., seorang spesialis rehabilitasi psikososial, pendidik psikologi, dan penulis buku Everything Psychology Book, mengatakan bahwa kamar berantakan dapat menurunkan kesejahteraan subjektif dan kualitas hidup secara keseluruhan. Sebaliknya, membersihkan dan merapikan kamar berantakan dapat membantu menumbuhkan rasa kendali dan kenyamanan kembali.
Bunda, mari kita pahami bahwa kamar berantakan tidak selalu mencerminkan hal negatif, melainkan bisa menjadi cerminan kepribadian dan cara berpikir seseorang. Semoga setelah membaca artikel ini, Bunda dapat lebih bijak memandang kebiasaan tersebut dan mampu menyikapinya dengan penuh pengertian.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
12 Tanda Seseorang Terlahir Egois Menurut Psikologi
Mom's Life
Simak 5 Kalimat yang Kerap Diucapkan oleh Orang Tak Kompeten
Mom's Life
11 Macam Kepribadian dari Cara Duduk, Gambarkan Sifat Periang hingga Perfeksionis
Mom's Life
7 Hal yang Bikin Bunda Memesona Selain Menggunakan Riasan Wajah
Mom's Life
Tanda Orang yang Diam-diam Benci pada Kita, Salah Satunya Kontak Mata
5 Foto
Mom's Life
5 Potret Wisuda S2 Psikologi Tsania Marwa, Anggun Berbalut Kebaya Merah
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Ciri-ciri Orang Positif Vibes, Sering Ucapkan 10 Kalimat Ini
Ciri-ciri Orang dengan Pola Pikir Mendalam, Sering Ucapkan 11 Kalimat ini Menurut Psikolog
Ciri-ciri Orang Sangat Egois, Sering Ucapkan 5 Kalimat Ini Menurut Psikolog