MOM'S LIFE
Viral di TikTok, Ini Cara Buat 'Kasur Kentang' yang Diklaim Bikin Tidur Nyenyak & Berkualitas
Amira Salsabila | HaiBunda
Sabtu, 31 Jan 2026 09:00 WIBMedia sosial kerap menjadi sumber inspirasi dalam menata ruang hidup agar terasa lebih nyaman. Salah satu ide yang belakangan ramai diperbincangkan adalah tren ‘kasur kentang’, yang banyak diadaptasi untuk menciptakan suasana lebih cozy.
Tutorial untuk tren ‘kasur kentang’ ini membutuhkan perlengkapan tidur yang sudah Bunda miliki di rumah, seperti sprei, beberapa bantal, guling, selimut tebal, boneka, dan selimut tambahan.
Tempat nyaman ini sangat cocok untuk Bunda bersantai dan menghabiskan waktu luang berkualitas, baik membaca buku, menggambar dengan nyaman, atau tidur dengan bantal empuk yang memberikan kenyamanan.
Selain itu, tempat tidur ini juga bermanfaat untuk meningkatkan kualitas tidur dan rasa aman di kamar.
Mengapa ‘kasur kentang’ viral di TikTok?
Tren yang sedang viral di TikTok ini lebih dari sekadar mode sesaat. Ini adalah cara sempurna untuk menciptakan suasana kamar tidur yang tenang.
Bahkan, konsep bersarang, yang mirip dengan kepompong kasur kentang, sebenarnya bukan ide baru. Bersarang telah dikenal dapat meningkatkan kualitas dan kenyamanan tidur, menenangkan sistem saraf, dan sebagai hasilnya, membantu Bunda tidur lebih cepat.
Dilansir dari laman House Digest, metode kasur kentang berpotensi menenangkan sistem saraf dengan cara yang sama karena Bunda menciptakan lingkungan yang nyaman dan menenangkan yang dikelilingi oleh tempat tidur empuk dan kenyamanan rumah.
Ini menjadi cara yang tepat untuk bersantai dengan tenang setelah menjalani hari-hari yang penuh tekanan, menenangkan diri, atau sekadar membangun rasa aman melalui kenyamanan sensorik.
Cara membuat ‘kasur kentang’ sendiri
Bunda perlu meletakkan sprei terbalik di atas tempat tidur, sehingga lubangnya menghadap ke atas. Ini akan menjadi lubang untuk mengisi perlengkapan tidur Bunda.
Selanjutnya, letakkan bantal dan guling di sepanjang sisi sprei, membentuk kasur kentang Bunda. Sekitar delapan atau sembilan bantal sudah cukup, meskipun Bunda mungkin akan menambahkan lebih banyak.
Kemudian, ambil salah satu selimut dan letakkan di bagian bawah sprei yang pas. Ini akan berfungsi sebagai alas atau dasar ‘kasur kentang’ yang nyaman.
Dari situ, ambil lebih banyak selimut dan selipkan di sepanjang sisi dan dasar untuk mengisi celah. Tambahkan bantal dan selimut tebal sebanyak yang Bunda punya di sepanjang sisinya.
Peringatan para ahli terhadap tren ‘kasur kentang’
Meski meningkatkan hormon relaksasi dan membuat Bunda merasa aman, para ahli memperingatkan bahwa posisi ini mungkin tidak cocok untuk semua orang.
“Tren ini mungkin tidak cocok untuk anak kecil, hewan peliharaan, atau seseorang dengan masalah mobilitas karena mereka mungkin kesulitan untuk bergerak dengan aman di ruang yang sempit,” jelas profesor neurologi di John Hopkins Medicine, Dr. Rachel Salas, dikutip dari laman Huffpost, Jumat (30/1/2026).
Kemudian, profesor madya di Medical University of South Carolina, Allison Wilkerson, juga menjelaskan ada masalah dengan suhu kamar tidur.
“Suhu kamar yang direkomendasikan untuk tidur nyenyak antara 15-20 derajat Celsius karena suhu tubuh yang lebih dingin membantu tubuh memasuki tidur nyenyak, yang paling memulihkan,” ujar Allison.
Menurutnya, terlalu banyak selimut dapat menciptakan lebih banyak panas dan bertentangan dengan prinsip itu.
Sementara itu, dokter spesialis pengobatan tidur Dr. William Lu, mengatakan tidur seperti itu juga dapat menjebak tubuh dalam posisi yang tidak alami, yang membahayakan dukungan punggung, sehingga menyebabkan sakit dan nyeri.
“Saya merekomendasikan tren tidur tengkurap untuk relaksasi jangka pendek daripada tidur nyenyak sepanjang malam terbungkus dalam kepompong,” ungkap William.
Apa yang harus dilakukan jika kesulitan tidur?
Meskipun media sosial penuh dengan orang-orang yang mengklaim manfaat ‘kasur kentang’, tidak apa-apa jika tren tersebut cocok untuk Bunda.
“Jika merasa terlalu panas di kasur kentang, atau jika merasa terjebak di bawah beban kasur tersebut, hal itu justru dapat memiliki efek yang kurang menenangkan, membuat kamu lebih terjaga,” tutur kepala ilmu tidur di Mattress Online, Hannah Shore.
Pada akhirnya, ini semua bergantung pada setiap orang. Salas mengatakan sangat penting untuk menekankan pentingnya preferensi pribadi dalam lingkungan tidur.
“Apa yang memberikan kenyamanan dan memicu relaksasi dapat sangat bervariasi dari orang ke orang. Jika mengalami masalah tidur, tidak bisa tidur, penting untuk berbicara dengan dokter kam, karena gangguan tidur umum terjadi, seringkali tidak terdiagnosis, dan seringkali dapat diperbaiki,” tuturnya.
Terakhir, ambil selimut dan bentangkan di dalam tempat tidur kentang, bersama dengan boneka atau bantal opsional Bunda untuk menambah kenyamanan.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/asa)