moms-life
Malam Nisfu Syaban 2026: Arti, Waktu, Keutamaan, Hadits, hingga Amalannya
HaiBunda
Senin, 02 Feb 2026 18:00 WIB
Daftar Isi
- Kapan tanggal Nisfu Syaban 2026?
- Malam Nisfu Syaban 2026 jam berapa?
- Amalan malam Nisfu Syaban
- 3 Bacaan doa malam Nisfu Syaban 2026: Arab, Latin, dan terjemahannya
- Hukum membaca Yasin 3 kali pada malam Nisfu Syaban
- Doa sesudah membaca Yasin 3 Kali
- Waktu baca Yasin 3 kali di malam Nisfu Syaban
- Keutamaan Nisfu Syaban
Malam Nisfu Syaban merupakan salah satu momen istimewa dalam kalender Islam karena memiliki banyak keutamaan. Malam ini juga penuh dengan limpahan ampunan dari Allah SWT, waktu mustajab untuk berdoa, serta kesempatan bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada-Nya.
Pada tahun 2026, Nisfu Syaban jatuh pada 15 Syaban 1447 Hijriah yang bertepatan dengan Selasa, 3 Februari 2026. Sementara itu, Malam Nisfu Syaban dimulai sejak Senin, 2 Februari 2026, tepat setelah waktu Maghrib.
Agar Bunda tidak keliru dalam memahami waktu, keutamaan, hingga amalan yang dianjurkan pada malam penuh berkah ini, yuk simak penjelasan lengkapnya dalam artikel di bawah ini!
Kapan tanggal Nisfu Syaban 2026?
Mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia serta perhitungan kalender Masehi tahun 2026, Nisfu Syaban jatuh pada 15 Syaban 1447 Hijriah, yang bertepatan dengan Selasa, 3 Februari 2026.
Bulan Syaban sendiri merupakan bulan kedelapan dalam kalender Islam dan datang sebelum bulan suci Ramadan. Oleh karena itu, momen Nisfu Syaban kerap dimanfaatkan umat Islam sebagai waktu untuk memperbanyak ibadah dan mempersiapkan diri secara spiritual menjelang Ramadan.
Malam Nisfu Syaban 2026 jam berapa?
Malam Nisfu Syaban 2026 dimulai pada Senin, 2 Februari 2026, tepat setelah waktu Maghrib. Hal ini karena dalam penanggalan Islam, pergantian hari tidak dihitung sejak tengah malam, melainkan sejak matahari terbenam.
Oleh karena itu, meski 15 Syaban 1447 Hijriah bertepatan dengan Selasa, 3 Februari 2026, rangkaian ibadah Nisfu Syaban sudah dapat diamalkan sejak malam sebelumnya.
Agar Bunda lebih mudah memahami, berikut pembagian waktunya:
- Malam Nisfu Syaban: Senin, 2 Februari 2026, mulai ba’da Maghrib
- Hari Nisfu Syaban: Selasa, 3 Februari 2026, hingga menjelang Maghrib
Dengan mengetahui waktu pelaksanaan malam Nisfu Syaban, Bunda dapat mempersiapkan ibadah dengan lebih optimal, baik secara pribadi maupun bersama keluarga di rumah.
Amalan malam Nisfu Syaban
Malam Nisfu Syaban dikenal sebagai salah satu waktu istimewa dalam Islam yang penuh dengan keberkahan dan ampunan. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memanfaatkan malam ini dengan memperbanyak amalan ibadah.
Berikut amalan malam Nisfu Syaban yang bisa Bunda lakukan.
1. Berdoa
Berdoa menjadi salah satu amalan utama pada malam Nisfu Syaban. Dalam sejumlah riwayat disebutkan bahwa malam ini termasuk waktu mustajab, di mana doa-doa hamba tidak mudah ditolak.
2. Salat Sunnah
Menunaikan salat sunnah juga sangat dianjurkan pada malam Nisfu Syaban, seperti dijelaskan pada hadits berikut ini:
قوله صلى الله عليه وسلم: "الصلاة خير موضوع، فمن شاء استكثر ومن شاء استقل" قال الحافظ في الفتح" 479/2: صححه ابن حبان
"Shalat adalah sebaik-baik syariat, siapa yang ingin memperbanyak maka perbanyaklah, dan siapa yang ingin melakukan sedikit maka lakukanlah" (Al-Hafidz Ibnu Hajar mengatakan bahwa hadis ini dinilai sahih oleh Ibnu Hibban. Fath Al-Bari 2/479)
Urutan salat Nisfu Syaban
Berikut urutan salat Nisfu Syaban yang dikutip dari buku Tuntunan Lengkap 99 sholat Sunnah Super Komplet karya Puspa Swara dan Ibnu Watiniyah:
Niat Sholat Nisfu Syaban
أُصَلَّى سُنَّةً لِإِحْيَاءِ لَيْلَةِ نِصْفِ شَعْبَانَ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى
Arab latin: Ushallii sunnatan li-ihyā'i lailati nishfi sya'bāna rak'ataini mustaqbilal qiblati lillāhi ta'ālā.
Artinya: "Saya niat salat sunnah Nisfu Syaban dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Taala."
Adapun urutan pelaksanaannya meliputi:
1. Takbiratul ihram
2. Membaca al-Fatihah dan surah al-Kafirun
3. Rukuk dan i'tidal
4. Sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kembali
5. Berdiri untuk rakaat kedua
6. Membaca al-Fatihah dan surah al-Ikhlas
7. Rukuk hingga sujud kedua
8. Tahiyat akhir dan salam
Batas waktu salat nisfu syaban
Salat sunnah Nisfu Syaban dapat dikerjakan sejak malam hari setelah Maghrib hingga menjelang waktu Subuh. Umat Islam bebas memilih waktu yang paling nyaman agar ibadah dapat dilakukan dengan tenang dan khusyuk.
3. Membaca Surat Yasin
Membaca Surat Yasin juga menjadi amalan yang banyak dilakukan pada malam Nisfu Syaban. Umumnya, Surat Yasin dibaca sebanyak tiga kali, dengan niat yang berbeda-beda, seperti memohon panjang umur dalam ketaatan, dijauhkan dari marabahaya, serta dikaruniai ketenangan dan kebaikan hidup lahir batin.
"Adapun pembacaan surat Yasin pada malam Nisfu Sya'ban setelah Maghrib merupakan hasil ijtihad sebagian ulama, konon ia adalah Syeikh Al-Buni dan hal itu bukanlah suatu hal yang buruk". (Syaikh Muhammad bin Darwisy, Asná al-Mathálib, 234)
4. Membaca doa Nisfu Syaban
Selain doa-doa pribadi, umat Islam juga dapat melafalkan doa khusus Nisfu Syaban.
5. Berzikir
Amalan lain yang dianjurkan pada malam Nisfu Syaban adalah memperbanyak zikir. Zikir dalam dilakukan dengan membaca istigfar, tahmid, takbir, sholawat Nabi, serta kalimat-kalimat thayyibah lainnya.
3 Bacaan doa malam Nisfu Syaban 2026: Arab, Latin, dan terjemahannya
Berikut 3 bacaan doa yang bisa Bunda lafalkan pada malam Nisfu Syaban 2026, lengkap dengan arab, latin, serta terjemahannya.
Doa Malam Nisfu Syaban #1
Berikut doa malam Nisfu Syaban:
اَللّٰهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالإِكْرَامِ يَا ذَا الطَوْلِ وَالإِنْعَامِ لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللَّاجِيْنَ وَجَارَ المُسْتَجِيْرِيْنَ وَمَأْمَنَ الخَائِفِيْنَ اللّٰهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِيْ عِنْدَكَ فِيْ أُمِّ الكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُومًا أَوْ مُقْتَرًّا عَلَيَّ فِي الرِزْقِ، فَامْحُ اللّٰهُمَّ فِي أُمِّ الكِتَابِ شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَاقْتِتَار رِزْقِيْ، وَاكْتُبْنِيْ عِنْدَكَ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ فِيْ كِتَابِكَ المُنْزَلِ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكَ المُرْسَلِ "يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الكِتَابِ" وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمـَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ العَــالَمِيْنَ
Arab Latin: Allâhumma yâ dzal manni wa lâ yumannu 'alaik, yâ dzal jalâli wal ikrâm, yâ dzat thawli wal in'âm, lâ ilâha illâ anta zhahral lâjîn wa jâral mustajîrîn wa ma'manal khâ'ifîn. Allâhumma in kunta katabtanî 'indaka fî ummil kitâbi syaqiyyan aw mahrûman aw muqtarran 'alayya fir rizqi, famhullâhumma fî ummil kitâbi syaqâwatî wa hirmânî waqtitâra rizqî, waktubnî 'indaka sa'îdan marzûqan muwaffaqan lil khairât. Fa innaka qulta wa qawlukal haqqu fî kitâbikal munzal 'alâ lisâni nabiyyikal mursal, "yamhullâhu mâ yasyâ'u wa yutsbitu, wa 'indahû ummul kitâb" wa shallallâhu 'alâ sayyidinâ muhammad wa alâ âlihî wa shahbihî wa sallama, walhamdu lillâhi rabbil 'alamîn.
Artinya: Wahai Tuhanku yang Maha Pemberi, Engkau tidak diberi. Wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kemuliaan. Wahai Tuhan pemberi segala kekayaan dan segala nikmat. Tiada Tuhan selain Engkau, kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut. Tuhanku, jika Kau mencatatku di sisi-Mu pada Lauh Mahfuzh sebagai orang celaka, sial, atau orang yang sempit rezeki, maka hapuskanlah di Lauh Mahfuzh kecelakaan, kesialan, dan kesempitan rezekiku. Catatlah aku di sisi-Mu sebagai orang yang mujur, murah rezeki, dan taufiq untuk berbuat kebaikan karena Engkau telah berkata-sementara perkataan-Mu adalah benar-di kitab-Mu yang diturunkan melalui ucapan Rasul utusan-Mu, 'Allah menghapus dan menetapkan apa yang Ia kehendaki. Di sisi-Nya Lauh Mahfuzh.' Semoga Allah memberikan shalawat kepada Sayyidina Muhammad SAW dan keluarga beserta para sahabatnya. Segala puji bagi Allah SWT.
Sementara sambungan doa setelahnya adalah tambahan dari Syekh Ma'ul 'Ainain as-Syinqithi. Berikut bacaanya:
إِلٰهِي بِالتَّجَلِّي الْأَعْظَمِ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَهْرِ شَعْبَانَ الْمُكَرَّمَ الَّتِي يُفْرَقُ فِيهَا كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ وَيُبْرَمُ، أَسْأَلُكَ أَنْ تَكْشَفَ عَنَّا مِنَ الْبَلَاءِ مَا نَعْلَمُ وَمَا لَا نَعْلَمُ ، وَمَا أَنْتَ بِهِ أَعْلَمُ ، إِنَّكَ أَنْتَ الْأَعَزُّ الْأَكْرَمُ. وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Arab Latin: Ilahi bitajalli al 'adzam fi lailati an nishf min sahri sya'ban al mukarram, allati yufraqu fiiha kullu amrin hakiim wa yubram. Nas`aluka an taksyifa 'anna minal balaa maa na'lam, wamaa laa na'lam wamaa anta bihi a'lam. Innaka anta al a'azzu al akram, washallalahu 'ala sayyidina Muhammad an nabiy al ummi wa'ala aalihi wa shahbihi wasallam.
Artinya: Tuhanku, dengan penampakan-Mu yang agung pada malam pertengahan Sy'aban yang dimuliakan, di mana pada malam itu adalah dipisahkan urusan yang penting dan ditetapkan, kami bermohon kepada Engkau agar dihilangkan dari kami ujian dan cobaan yang kami ketahui dan yang tidak kami ketahui, sedangkan Engkau adalah yang maha mengetahui. Sesungguhnya Engkau adalah Dzat yang maha tinggi dan mulia, semoga shalawat dan salam selalu teruntuk kepada Nabi Muhammad saw.
Doa malam Nisfu Syaban #2
Selain doa di atas, Bunda juga dapat melafalkan doa lainnya, seperti:
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِهِ، مَصَابِيْحِ الْحِكْمَةِ وَمَوَالِيْ النِّعْمَةِ، وَمَعَادِنِ الْعِصْمَةِ، وَاعْصِمْنِيْ بِهِمْ مِنْ كُلِّ سُوْءٍ. وَلَا تَأْخُذْنِيْ عَلَى غِرَّةٍ وَلَا عَلَى غَفْلَةٍ، وَلَا تَجْعَلْ عَوَاقِبَ أَمْرِيْ حَسْرَةً وَنَدَامَةً، وَارْضَ عَنِّيْ، فَإِنَّ مَغْفِرَتَكَ لِلظَّالِمِيْنَ، وَأَنَا مِنَ الظَّالِمِيْنَ، اللهم اغْفِرْ لِيْ مَا لَا يَضُرُّكَ، وَأَعْطِنِيْ مَا لَا يَنْفَعُكَ، فَإِنَّكَ الْوَاسِعَةُ رَحْمَتُهُ، اَلْبَدِيْعَةُ حِكْمَتُهُ، فَأَعْطِنِي السَّعَةَ وَالدَّعَةَ، وَالْأَمْنَ وَالصِّحَّةَ وَالشُّكْرَ وَالْمُعَافَاةَ، وَالتَّقْوَى، وَأَفْرِغِ الصَّبْرَ وَالصِّدْقَ عَلَيَّ، وَعَلَى أَوْلِيَائِيْ فِيْكَ، وَأَعْطِنِي الْيُسْرَ، وَلَا تَجْعَلْ مَعَهُ الْعُسْرَ، وَأَعِمَّ بِذَلِكَ أَهْلِيْ وَوَلَدِيْ وَإِخْوَانِيْ فِيْكَ، وَمَنْ وَلَدَنِيْ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ
Arab Latin: Allâhumma shalli 'alâ Muhammadin wa âlihi, Mashâbihil hikmati wa mawâlin ni'mati, wa ma'âdinil 'ishmati, wa'shimni bihim min kulli sû-in, wa lâ ta'khudznî 'alâ ghirratin wa lâ 'ala ghaflatin, wa lâ taj'al 'awâqiba amri hasratan wa nadâmatan, wardla 'annî, fainna maghfirataka lidh dhâlimin, wa anâ minadh dhâlimîna, allâhumma ighfir lî mâ lâ yadlurruka, wa a'thinî mâ lâ yanfa'uka, fainnaka al-wâsi'atu rahmatuhu, al-badî'atu hikmatuhu, fa a'thini as-sa'ata wad da'ata, wal-amna wash-shihhata wasy-syukra wal-mu'âfata wattaqwa, wa afrighiash-shabra wash-shidqa 'alayya, wa 'alâ auliyâi fîka, wa a'thinî al-yusra, walâ taj'al ma'ahu al-'usra, wa a'imma bi dzâlika ahlî wa waladî wa ikhwanî fîka, wa man waladanî minal muslimîna wal muslimâti wal mu'minîna wal mu'minâti.
Artinya: "Ya Allah limpahkan rahmat ta'dhim-Mu kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, lampu-lampu hikmah, tuan-tuan nikmat, sumber-sumber penjagaan. Jagalah aku dari segala keburukan lantaran mereka, janganlah engkau hukum aku atas kelengahan dan kelalaian, janganlah engkau jadikan akhir urusanku suatu kerugian dan penyesalan, ridhailah aku, sesungguhnya ampunanMu untuk orang-orang zhalim dan aku termasuk dari mereka, ya Allah ampunilah bagiku dosa yang tidak merugikanMu, berilah aku anugerah yang tidak memberi manfaat kepadaMu, sesungguhnya rahmat-Mu luas, hikmah-Mu indah, berilah aku kelapangan, ketenangan, keamanan, kesehatan, syukur, perlindungan (dari segala penyakit) dan ketakwaan. Tuangkanlah kesabaran dan kejujuran kepadaku, kepada kekasih-kekasihku karena-Mu, berilah aku kemudahan dan janganlah jadikan bersamanya kesulitan, liputilah dengan karunia-karunia tersebut kepada keluargaku, anaku, saudar-saudaraku karena-Mu dan para orang tua yang melahirkanku dari kaum muslimin muslimat, serta kaum mukiminin dan mukminat." (Syekh Abdul Qadir al-Jilani, Ghunyah al-Thalibin, juz 3, hal. 249)
Doa malam Nisfu Syaban #3
Adapun doa lain yang dapat diamalkan oleh umat muslim pada malam Nisfu Syaban, yaitu:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ تَعْلَمُ سِرِّي وَعَلَانِيَتِي فَاقْبَلْ مَعْذِرَتِي، وَتَعْلَمُ حَاجَتِي فَأَعْطِنِي سُؤَلِي، وَتَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي ذَنْبِي اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ إِيْمَانًا يُبَاشِرُ قَلْبِيْ وَيَقِيْنَا صَادِقًا حَتَّى أَعْلَمَ أَنَّهُ لَا يُصِيبُنِي إِلَّا مَا كَتَبْتَ لِي وَرَضِنِي بِقَضَائِكَ
Arab Latin: Allaahumma innaka ta'lamu sirrii wa 'alaaniyati faqbal ma'dzirati, wata'lamu haajatii fa'thinii suaa-li, wata'lamu maa fii nafsii faghfir lii dzambii. Allaahumma innii as-aluka imaanan yubasyiru qalbii wa yaqiinan shaadiqan hattaa a'lamu annahu laa yushiibunii illaa maa katabta lii waraddani biqadhaa-ik
Artinya: Ya Allah, sungguh Engkau tahu apa yang tersembunyi dan tampak dariku, karena itu terimalah penyesalanku. Engkau tahu kebutuhanku, maka kabulkanlah permintaanku. Engkau tahu apa yang ada dalam diriku, maka ampunilah dosaku. Ya Allah sungguh aku memohon kepada-Mu iman yang menyentuh kalbuku dan keyakinan yang benar sehingga aku tahu bahwa tidak akan menimpaku kecuali telah Engkau tetapkan atasku. Ya Allah berikanlah rasa rela terhadap apa yang Engkau bagi untuk diriku.
Hukum membaca Yasin 3 kali pada malam Nisfu Syaban
Membaca Surat Yasin pada malam Nisfu Syaban telah lama dilakukan oleh umat Islam di berbagai daerah. Bahkan, sebagian muslim membaca Surat Yasin hingga tiga kali dengan niat yang berbeda-beda.
Surat Yasin dikenal sebagai salah satu surat istimewa dalam Al-Qur’an karena berisi banyak pesan, nasihat, serta pelajaran kehidupan. Membacanya termasuk amalan ibadah yang baik dan dianjurkan karena dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Perlu Bunda ketahui, membaca Surat Yasin pada malam Nisfu Syaban merupakan amalan yang diperbolehkan untuk dilakukan. Meski tidak terdapat dalil khusus yang secara tegas memerintahkannya, tidak pula ada larangan dalam syariat terkait amalan tersebut.
Yang terpenting, setiap ibadah yang dilakukan hendaknya dilandasi niat tulus semata-mata karena Allah SWT.
Doa sesudah membaca Yasin 3 Kali
Mengutip dari buku Majmu Syarif Kamil yang disusun oleh Tim Shahih, berikut doa sesudah membaca Surat Yasin:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ.
اللّٰهُمَّ اِنّٓا نَسْتَحْفِظُكَ وَ نَسْتَوْدِعُكَ اَدْيَانَنَا وَاَنْفُسَنَا وَاَهْلَنَا وَاَوْلَادَنَا وَاَمْوَالَنَا وَكُلِّ شَيْءٍ اَعْطَيْتَنَا. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا وَإِيَّاهُمْ فِى كَنَفِكَ وَاَمَانِكَ وَجِوَارِكَ وَعِيَاذِكَ مِن كُلِّ شَيْطَانٍ مَرِيدٍ وَجَبَّارٍ عَنِيدٍ وَذِى عَيْنٍ وَذِى بَغْيٍ وَمِنْ شَرِّ كُلِّ ذِى شَرٍّ اِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. اَللّٰهُمَّ جَمِّلْنَا بِالْعَافِيَةِ وَالسَّلَامَةِ وَحَقِّقنَا بِالتَّقْوٰى وَالْاِسْتِقَامَةِ وَاَعِذْناَ مِنْ مُوجِبَاتِ النَّدَامَةِ اِنَّكَ سَمِيْعُ الدُّعَاءِ. اَللّٰهُمَّ اغْفِرْلَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَلِاَوْلَادِنَا وَمَشَايِخِنَا وَلِاِخْوَانِنَا ِفِى الدِّينِ وَلِاَصْحَابِنَا وَاَحْبَابِنَا وَلِمَنْ اَحَبَّنَا فِيكَ وَلِمَنْ اَحْسَنَ اِلَيْنَا وَ لِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ يَارَبَّ العَالَمِيْنَ. وَصَلِّ اَللّٰهُمَّ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُولِكَ سَيِّدِنَا وَمَوْلاَناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ. وَارْزُقْنَا كَمَالَ الْمُتَابَعَةِ لَهُ وَظَاهِرًا وَبَاطِنًا فِي عَافِيَةٍ وَسَلَامَةٍ بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
Arab Latin: Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Allahumma inna nastahfizhuka wa nastaudi'uka diinana wa anfusanaa wa ahlanaa wa aulaadanaa wa amwaalanaa wa kulla syai'in a'thaitanaa. Allahummaj'alnaa wa iyyaa hum fii kanafika wa amaanika wa jiwaarika wa 'iyaadzika min kulli syaithaanim mariid wa jabbaarin' aniid wa dzii 'ainin wa dzii baghyin wa min syarri kulli dzii syarrin innaka 'alaa kulli syai'in qadiir.
Allahumma jamilnaa bil'aafiyati was salaaati wa haqqiqnaa bit taqwaa wal istiqaamati wa a'idznaa min muujibaatin nadaamati innaka samii'ud du'aa'i. Allahummaghfirlanaa wa li waalidiina wa li aulaadinaa wa li masyaa-yikhinaa wa li ikhwaaniaa fiddiini wa li ashhaabinaa wa ahbaabinaa wa liman ahabbanaa fiika wa liman ahsana ilainaa wa lil mukminiina wal mukminaati wal musliminiina wal muslimaati ya rabbal 'aalamiin. Wasalallahumma ala abdika warasulika saiyadinaa wamaulanaa muhammadin wa ala lihi wasabihi wasallam.
Artinya:
"Ya Allah, kami memohon penjagaan-Mu dan menitipkan kepada-Mu agama kami, dari kami, keluarga kami, anak-anak kami, harta benda kami, dan apa saja yang telah engkau berikan kepada kami. Ya Allah, semoga Engkau menjadikan kami dalam penjagaan, tanggungan, kedekatan dan perlindungan-Mu dari godaan setan yang menggoda, orang yang kejam, zalim dan durhaka, dan dari kejahatan penjahat, sesungguhnya engkau adalah maha kuasa atas segala sesuatu.
Ya Allah, baguskanlah kami dengan kesehatan dan keselamatan, dan sejatikanlah kami dengan takwa dan istiqamah, jagalah kami dari penyesalan, karena sesungguhnya Engkau maha mendengarkan Doa.
Ya Allah ampunilah kami, kedua orang tua kami, anak-anak kami, guru-guru kami, saudara-saudara kami seagama, sahabat-sahabat kami, kekasih-kekasih kami, orang yang mengasihi kami karena Engkau, dan kepada siapa saja yang berbuat baik kepada kami, orang-orang yang beriman laki-laki dan perempuan dan orang-orang yang beragama Islam laki-laki dan perempuan, wahai Tuhan semesta alam.
Ya Allah limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada hamba dan utusan-Mu, yaitu junjungan kami Nabi Muhammad saw. beserta para keluarga dan sahabatnya. Dan limpahkan kepada kami kesempurnaan mengikutinya lahir dan batin, dalam keadaan sehat dan selamat dengan rahmat-Mu wahai sebaik-baik Penyayang dari para penyayang."
Waktu baca Yasin 3 kali di malam Nisfu Syaban
Membaca Surat Yasin sebanyak tiga kali termasuk amalan yang banyak dilakukan umat Islam pada malam Nisfu Syaban. Adapun waktu yang dianjurkan untuk membaca Surat Yasin adalah setelah sholat Maghrib.
Syaikh Muhammad bin Darwisy dalam Asná al-Mathálib menyebutkan bahwa "Adapun pembacaan surat Yasin pada malam Nisfu Sya'ban setelah Maghrib merupakan hasil ijtihad sebagian ulama, konon ia adalah Syeikh Al-Buni dan hal itu bukanlah suatu hal yang buruk". (Syaikh Muhammad bin Darwisy, Asná al-Mathálib, 234)
Keutamaan Nisfu Syaban
Nisfu Syaban merupakan salah satu malam istimewa dalam Islam yang memiliki banyak keutamaan. Rasulullah SAW diketahui memuliakan bulan Syaban dengan memperbanyak ibadah, dan anjuran tersebut semakin ditekankan ketika memasuki pertengahan bulan Syaban atau malam Nisfu Syaban.
Berikut beberapa keutamaan malam Nisfu Syaban 2026 yang perlu Bunda ketahui:
1. Malam pengampunan dosa
Salah satu keutamaan utama malam Nisfu Syaban adalah terbukanya pintu ampunan Allah SWT bagi hamba-Nya.
Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa Allah memberikan ampunan kepada seluruh makhluk-Nya, kecuali mereka yang berbuat syirik dan menyimpan permusuhan.
يَطَّلِعُ اللَّهُ إِلَى خَلْقِهِ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ إِلَّا لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ
Artinya: “Allah SWT memperhatikan seluruh makhluk-Nya pada malam Nisfu Syaban, lalu mengampuni semuanya kecuali orang yang menyekutukan Allah dan orang yang bermusuhan.”
2. Waktu mustajab untuk berdoa
Malam Nisfu Syaban juga dikenal sebagai waktu yang baik untuk memperbanyak doa. Dalam riwayat disebutkan bahwa pada malam ini Allah SWT menyeru hamba-Nya agar memohon ampunan dan meminta kebaikan.
إِذَا كَانَ لَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ نَادَى مُنَادٍ: هَلْ مِنْ مُسْتَغْفِرٍ فَأَغْفِرُ لَهُ؟ هَلْ مِنْ سَائِلٍ فَأُعْطِيَهُ
Artinya: “Apabila tiba malam Nisfu Syaban, ada seruan: adakah yang memohon ampun maka Aku ampuni, dan adakah yang meminta maka Aku beri.”
3. Dianjurkan menghidupkan malam dengan ibadah
Keutamaan lainnya dari Nisfu Syaban adalah anjuran untuk menghidupkan malam tersebut dengan ibadah, seperti sholat sunnah dan istighfar.
Anjuran salat sunnah malam juga didasarkan pada hadis yang diriwayatkan oleh al-Imam al-Baihaqi dari 'Ala' bin Haris, yang menyebutkan;
وَقَدْ سُئِلَ ابْنُ تَيْمِيَّةَ رَحِمَهُ اللهُ تَعَالَى عَنْ صَلَاةِ لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَأَجَابَ : إِذَا صَلَّى الْإِنْسَانُ لَيْلَةَ النِّصْفِ وَحْدَهُ أَوْ فِي جَمَاعَةٍ خَاصَّةٍ كَمَا كَانَيَفْعَلُ طَوَائِفُ مِنَ السَّلَفِ فَهُوَ حَسَنٌ.
Artinya; "Ibnu Taimiyah ditanya tentang shalat malam Nisfu Syaban, maka ia menjawab: "Apabila seseorang menunaikan shalat pada malam Nisfu Sya'ban, sendirian atau bersama jamaah tertentu sebagaimana dikerjakan oleh banyak kelompok kaum salaf, maka hal itu baik."
Malam ini menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak sholat sunnah, baik dilakukan sendiri maupun bersama keluarga.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
Bacaan Doa Malam Nisfu Syaban 2025: Arab, Latin, dan Terjemahannya
Mom's Life
Malam Nisfu Syaban 2025: Jadwal, Bacaan Doa, Amalan, dan Keutamaannya
Mom's Life
Bacaan Doa Niat Puasa Nisfu Syaban, Panduan Lengkap, Keutamaan dan Tata Cara
Mom's Life
Niat dan Tata Cara Salat Nisfu Syaban, Lengkap dengan Artinya
Mom's Life
Kapan Puasa Sunnah Nisfu Syaban dan Ayyamul Bidh Februari 2025?
5 Foto
Mom's Life
5 Artis Korea yang Aktif Mendukung Hak dan Pemberdayaan Perempuan, Ada Bae Suzy hingga Kim Yo Jung
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Puasa Nisfu Syaban & Ayyamul Bidh Februari 2026: Detail Tanggal, Niat, Hukum & Keutamaan
Niat Puasa Nisfu Syaban: Panduan Lengkap, Keutamaan & Doa Berbuka
Niat Salat Malam Nisfu Syaban & Tata Cara Lengkap