HaiBunda

MOM'S LIFE

Cara Merawat Tanaman Hias Bambu Hoki, Tetap Subur Buat Pajangan Imlek

Arina Yulistara   |   HaiBunda

Selasa, 10 Feb 2026 21:40 WIB
Ilustrasi tanaman hias bambu hoki / Foto: Getty Images/sansubba

Tanaman hias bambu hoki selalu menjadi hiasan khas Imlek. Jika punya Bunda tampak kurang segar, begini cara merawat tanaman hias bambu hoki agar tetap subur.

Tanaman yang dikenal dengan nama ilmiah Dracaena sanderiana ini tidak hanya memiliki tampilan menarik, tapi juga dipercaya membawa energi positif serta keberuntungan bagi pemiliknya. Tanaman hias ini sering menjadi simbol keberuntungan, terutama saat Tahun Baru Imlek.

Dalam kepercayaan feng shui, bambu hoki dianggap mampu membawa harmoni dan keberuntungan. Tradisi Tionghoa bahkan mengaitkan jumlah batang bambu hoki dengan makna tertentu yang dipercaya berpengaruh terhadap kehidupan pemiliknya.


Dua batang bambu hoki melambangkan cinta dan keharmonisan hubungan. Tiga batang dipercaya mewakili kebahagiaan, kekayaan, dan umur panjang.

Sementara lima batang melambangkan keseimbangan berbagai aspek kehidupan yang memengaruhi rezeki. Enam batang dikaitkan dengan keberuntungan finansial. Lalu tujuh batang melambangkan kesehatan dan delapan batang berarti pertumbuhan serta kemajuan.

Jika ada sembilan batang dipercaya membawa keberuntungan besar, terlebih lagi kalau sepuluh batang melambangkan kesempurnaan. Ada pula yang memiliki dua puluh satu batang dianggap membawa berkah sangat kuat.

Meski demikian, terdapat satu jumlah batang yang dihindari, yakni empat batang. Dalam budaya Tionghoa, angka empat sering dikaitkan dengan makna kematian.

Untuk itu, memberikan rangkaian bambu hoki dengan empat batang dianggap kurang sopan karena memiliki makna negatif. Di luar kepercayaan tersebut, Bunda perlu pahami kalau tanaman ini sebenarnya bukan bagian dari keluarga bambu walau bernama bambu hoki.

Bambu hoki merupakan tanaman hias yang populer karena bentuknya unik serta perawatannya relatif mudah. Dengan perawatan yang tepat, tanaman ini dapat tumbuh sehat, tampak segar, dan memperindah dekorasi rumah saat momen perayaan Imlek.

Cara merawat tanaman hias Bambu Hoki

Berikut cara merawat tanaman hias Bambu Hoki.

1. Perhatikan kebutuhan cahaya

Bambu hoki termasuk tanaman yang menyukai pencahayaan terang. Cahaya membantu proses pertumbuhan serta menjaga warna daun tetap segar.

Meski demikian, tanaman ini masih bisa bertahan dalam kondisi cahaya yang lebih redup, hanya saja pertumbuhannya cenderung tidak optimal. Jika diletakkan di dalam ruangan dengan pencahayaan terbatas, sebaiknya posisi tanaman diputar secara berkala. Cara ini membantu seluruh bagian tanaman mendapatkan paparan cahaya yang merata sehingga pertumbuhannya lebih seimbang.

2. Pastikan ketersediaan air

Bambu hoki sering ditanam dalam wadah berisi air dan kerikil. Pastikan bagian akar selalu terendam air agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Penambahan air biasanya perlu dilakukan setiap 2 hingga 7 hari, tergantung kondisi lingkungan dan kebutuhan tanaman.

Selain menambah air, penggantian air secara menyeluruh juga penting dilakukan. Idealnya, air diganti setiap 2 hingga 3 bulan untuk mencegah timbulnya bau tidak sedap serta menjaga kebersihan media tanam.

3. Pilih wadah yang tepat

Pemilihan wadah juga berpengaruh terhadap kesehatan bambu hoki. Jika tanaman ditempatkan di mangkuk atau piring rendah, pastikan terdapat jarak sekitar satu inch antara batang dengan tepi wadah.

Ruang tersebut memberi kesempatan bagi akar untuk berkembang serta membantu menopang tanaman. Jika menggunakan vas kaca berukuran tinggi, pilihlah wadah yang proporsional dengan ukuran bambu hoki.

Vas harus mampu menopang batang agar tidak mudah roboh. Selain itu, pastikan ketinggian air cukup untuk merendam akar, tetapi tidak sampai mengenai batang karena dapat memicu pembusukan.

Selain mudah dirawat, bambu hoki menjadi pilihan dekorasi Imlek karena tampilannya yang sederhana namun elegan. Banyak orang menempatkannya di ruang tamu, meja kerja, hingga pintu masuk rumah sebagai simbol harapan akan keberuntungan saat Tahun Baru Imlek.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

Ini Waktu yang Tepat Menyiram Tanaman Setelah Hujan Deras

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

9 Ciri Kepribadian Orang yang Tak Suka Merayakan Ulang Tahun

Mom's Life Natasha Ardiah

Alasan Gaya Parenting Type C, Dianggap sebagai Pola Pengasuhan Paling Keren

Parenting Indah Ramadhani

Cara Menonaktifkan NPWP Istri di Coretax dengan Mudah dan Cepat, Panduan Terbaru yang Perlu Bunda Ketahui

Mom's Life Arina Yulistara

10 Makanan yang Hampir Tak Pernah Basi, Bisa Bertahan Bertahun-tahun

Mom's Life Natasha Ardiah

6 Rekomendasi Drama Korea Mengisahkan Perjuangan Ibu Hamil & Melahirkan, Bikin Haru

Kehamilan Amrikh Palupi

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Bayi Baru Lahir Ternyata Sudah Kenal Ritme Musik!

9 Resep Overnight Oat untuk Menu Sarapan Simpel dan Enak

6 Rekomendasi Drama Korea Mengisahkan Perjuangan Ibu Hamil & Melahirkan, Bikin Haru

Alasan Gaya Parenting Type C, Dianggap sebagai Pola Pengasuhan Paling Keren

9 Ciri Kepribadian Orang yang Tak Suka Merayakan Ulang Tahun

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK