HaiBunda

MOM'S LIFE

Dokter Sebut Indera Pertama yang Hilang Menjelang Ajal

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Jumat, 13 Feb 2026 13:00 WIB
Ilustrasi Dokter Sebut Indera Pertama yang Hilang Menjelang Ajal/Foto: Getty Images/iStockphoto/KatarzynaBialasiewicz
Jakarta -

Bunda, para dokter telah mengungkap indera mana yang pertama kali hilang ketika kematian hanya tinggal menghitung beberapa jam lagi.

Bukti yang tersedia mungkin sangat terbatas. Hal ini karena kematian dibahas dari banyak sudut pandang, mulai dari keluarga, teman, dan petugas kesehatan yang mengamati pasien, bukan dari kesaksian orang yang meninggal.

Pasien yang akan meninggal sering kali terlalu sakit, lesu, atau mungkin tidak responsif untuk memberikan penjelasan.


Dokter ungkap indera pertama yang hilang menjelang ajal

Dilansir dari laman Mirror, seorang ahli perawatan paliatif di Stanford University, James Hallenbeck, menjelaskan bahwa orang biasanya kehilangan indera dan nafsu makan mereka dalam urutan tertentu.

Dalam buku panduannya tentang perawatan paliatif untuk dokter, Palliative Care Perspectives, ia mengatakan hal pertama yang akan hilang adalah rasa lapar yang kemudian diikuti oleh rasa haus.

“Pertama-tama rasa lapar dan kemudian rasa haus hilang. Selanjutnya hilang kemampuan berbicara, diikuti oleh penglihatan. indera terakhir yang biasanya hilang adalah pendengaran dan sentuhan,” ungkap James.

Sementara itu, direktur Pusat Penelitian Cedera Otak UCLA, David Hovda, menjelaskan bahwa otak mulai mengorbankan area yang kurang penting untuk kelangsungan hidup.

“Saat otak mulai berubah dan mulai mati, berbagai bagian menjadi aktif, dan salah satu bagian yang aktif adalah sistem visual, dan di situlah orang mulai melihat cahaya,” jelasnya.

Peningkatan kepekaan terhadap indera tertentu ini tampaknya mendukung apa yang dipahami para peneliti tentang reaksi otak terhadap kematian.

Seorang ahli saraf di Universitas Michigan, Jimo Borjigin, mengamati bahwa beberapa saat sebelum hewan mati, zat kimia di otak tiba-tiba melonjak.

Para peneliti sebelumnya sudah mengetahui bahwa otak terus aktif setelah kematian. Namun, ini berbeda, neuron tersebut memproduksi zat kimia baru dalam jumlah yang sangat banyak.

Borjigin menjelaskan bahwa para penyintas serangan jantung melaporkan pengalaman luar biasa di otak mereka, di mana mereka melihat cahaya dan segala sesuatu terasa lebih nyata, yang menurutnya disebabkan oleh pelepasan zat kimia ini.

Pada jam-jam terakhir, pasien akan berhenti makan dan minum, serta kehilangan penglihatan, sebelum akhirnya memejamkan mata dan tampak tertidur.

James menjelaskan, “Mulai dari titik ini…kita hanya bisa menyimpulkan apa yang sebenarnya terjadi. Kesan saya adalah ini bukan koma, keadaan tidak sadar, seperti yang dipikirkan banyak keluarga dan dokter, tetapi sesuatu seperti keadaan mimpi.”

Tanda-tanda seseorang mendekati kematian

Ketika seseorang mendekati akhir hayatnya, mereka mungkin menjadi lebih mengantuk. Saat sekarat, seseorang akan memiliki lebih sedikit energi dan mudah lelah. Mereka cenderung menjadi lebih lemah dan mungkin menghabiskan lebih banyak waktu untuk tidur.

Tidak ada yang bisa memberikan jawaban pasti kapan seseorang akan meninggal. Namun, waktu kematian seseorang bisa lebih mudah diprediksi jika orang tersebut semakin dekat dengan kematian.

Dilansir dari laman Everday Health, ada beberapa indikator umum yang menunjukkan bahwa kematian mungkin sudah dekat, dalam hitungan hari atau minggu. Biasanya lebih dari setengah tanda-tanda berikut akan muncul:

Menghabiskan sebagian besar waktu di tempat tidur

  • Tidak mampu berpindah dari tempat tidur ke kursi tanpa bantuan
  • Sulit menelan makanan padat
  • Tidur selama berjam-jam
  • Tidak banyak bicara
  • Kebingungan sesekali dengan waktu, masa lalu, dan orang-orang
  • Merasa gelisah
  • Tidak mampu meminta izin untuk sekadar pergi ke toilet
  • Perubahan dalam pernapasan

Nah, itulah indera pertama yang mungkin akan hilang menjelang ajal hingga tanda-tanda seseorang mendekati kematian. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

7 Tanda Perubahan Kulit yang Bisa Jadi Gejala Diabetes

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

30 Restoran All You Can Eat Jakarta dari Premium sampai di Bawah Rp100.000, Tempat Bukber Favorit!

Mom's Life Azhar Hanifah

Toko Perhiasan Tiffany & Co Disegel, Kenapa Bisa Terjadi Demikian?

Mom's Life Annisa Karnesyia

Dokter Sebut Indera Pertama yang Hilang Menjelang Ajal

Mom's Life Amira Salsabila

5 Rutinitas Kecil Menstabilkan Gula Darah Sepanjang Hari

Mom's Life Azhar Hanifah

Tak Lagi Berdasarkan Usia, Ini Cara Baru Skrining Kanker Payudara

Menyusui Angella Delvie Mayninentha & Fauzan Julian Kurnia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

5 Artis Hamil Anak Pertama usai Belasan Tahun Menikah, Dea Ananda dan Zaskia Sungkar

30 Restoran All You Can Eat Jakarta dari Premium sampai di Bawah Rp100.000, Tempat Bukber Favorit!

Amankah Ibu Hamil yang Puasa tapi Berat Badan Turun?

Toko Perhiasan Tiffany & Co Disegel, Kenapa Bisa Terjadi Demikian?

Tak Lagi Berdasarkan Usia, Ini Cara Baru Skrining Kanker Payudara

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK