Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Tes Ketajaman Otak 5 Menit: Seberapa Besar Pengaruh Kebiasaan Sehari-hari?

Natasha Ardiah   |   HaiBunda

Senin, 09 Feb 2026 13:40 WIB

Tes ketajaman otak
Tes ketajaman otak/ Foto: Getty Images/Charday Penn
Daftar Isi

Bunda, menjaga kesehatan otak sama pentingnya dengan menjaga jantung atau organ vital lainnya. Melalui tes sederhana seperti cek otak, kita bisa mulai memahami seberapa besar kebiasaan sehari-hari bisa memengaruhi fungsi otak.

Dikutip dari laman CNBC, otak adalah salah satu organ terpenting dalam tubuh, dan menjaganya tetap sehat membantu mencegah kondisi serius yang bisa mengancam jiwa. Dengan rutin melakukan cek otak, Bunda bisa lebih waspada terhadap risiko penyakit seperti stroke atau penurunan daya ingat.

Seorang profesor neurologi di Universitas Harvard dan merawat pasien dengan trauma kepala, cedera sumsum tulang belakang, dan stroke di Massachusetts General Hospital, Dr. Jonathan Rosand, mengembangkan Brain Care Score untuk membantu masyarakat melakukan evaluasi dan cek otak melalui faktor gaya hidup sehari-hari.

Menurut Dr. Rosand, banyak pasien bertanya bagaimana cara menjaga kesehatan otak agar terhindar dari stroke, demensia, dan depresi. Oleh karena itu, perubahan gaya hidup seperti mengontrol tekanan darah menjadi langkah penting yang bisa diketahui lewat cek otak sejak dini.

Brain Care Score: Tes 5 menit sebagai bagian cek otak

Otak adalah organ vital yang harus dijaga kesehatannya agar terhindar dari penyakit serius seperti stroke dan demensia. Oleh karena itu, melakukan cek otak lewat sistem Brain Care Score bisa jadi langkah awal dalam memahami kondisi otak.

Dr. Jonathan Rosand bekerja sama dengan tim peneliti untuk mengembangkan Brain Care Score. Brain Care Score diciptakan untuk mengukur kesehatan otak manusia secara praktis.

Brain Care Score adalah tes sekitar lima menit yang menghasilkan skor kesehatan otak dari skala 21 poin. Semakin tinggi skor hasil cek otak tersebut, semakin baik kondisi kesehatan otak seseorang.

Tes ini dibuat karena Rosand sering mendapat pertanyaan dari pasien tentang cara mencegah stroke atau penurunan ingatan.

"Saya secara rutin menerima serangkaian pertanyaan dari pasien dan keluarga mereka. 'Dokter, bagaimana saya bisa menjaga kesehatan otak saya agar tidak terkena stroke seperti ayah saya, atau agar tidak kehilangan ingatan seperti saudara laki-laki saya?'" kata Dr. Rosand kepada CNBC.

Hal ini mendorong Dr. Rosand dan tim penelitinya untuk melakukan penelitian pencegahan primer terhadap demensia, stroke, dan depresi melalui perubahan gaya hidup.

Brain Care Score merupakan tes untuk cek otak selama lima menit. Tes ini mengajukan pertanyaan tentang perilaku harian seseorang dan status kesehatan. Contoh pertanyaan cek otak dalam tes Brain Care Score, yakni:

  • Berapa tekanan darah Anda?
  • Apakah kamu merokok?
  • Apakah Anda melakukan aktivitas fisik sedang setidaknya selama 150 menit, atau aktivitas fisik intensitas tinggi selama 75 menit per minggu?
  • Apakah Anda tidur kurang dari 7 jam setiap malam atau memiliki gangguan tidur yang tidak diobati?
  • Apakah tingkat stres Anda terkendali, atau Anda mengalami kesulitan berfungsi karena stres?

Kebiasaan sehari-hari yang menentukan skor dan risiko penyakit otak

Brain Care Score menilai kebiasaan harian dan kondisi kesehatan seseorang secara menyeluruh. Oleh karena itu, cek otak melalui tes ini berfokus pada faktor yang bisa diubah melalui gaya hidup.

Tes otak ini mencakup pertanyaan tentang kebiasaan sehari-hari seperti tekanan darah, merokok, aktivitas fisik, kualitas tidur, stres, dan sebagainya seperti yang dijelaskan di atas. Faktor-faktor ini berkaitan langsung dengan risiko stroke, depresi, dan demensia.

Dilansir dari laman Mass General Brigham, Brain Care Score mengevaluasi 12 faktor penting yang terdiri dari fisik, gaya hidup, dan sosial-emosional pada seseorang. Faktor tersebut meliputi tekanan darah, gula darah, kolesterol, Indeks Massa Tubuh (IMT), nutrisi, alkohol, rokok, olahraga, tidur, stres, relasi sosial, dan makna kehidupan. 

Penelitian menunjukkan bahwa skor lebih tinggi berkaitan dengan risiko penyakit otak yang lebih rendah. Bahkan, penelitian dalam jurnal Frontiers in Psychiatry dan Neurology menunjukkan hubungan antara skor tinggi dan risiko lebih kecil terhadap penyakit otak.

Berdasarkan informasi tersebut, cek otak yang dilakukan oleh seseorang bisa membantu untuk mengetahui area kebiasaan yang perlu diperbaiki. Perubahan kecil pada gaya hidup bisa memberikan dampak besar pada kesehatan otak jangka panjang.

Cara meningkatkan kesehatan otak melalui perubahan gaya hidup

Skor yang dihasilkan dari tes Brain Care Score tidak bersifat permanen dan masih bisa ditingkatkan. Menurut Dr. Jonathan Rosand, hasil dari cek otak tersebut bisa menjadi panduan untuk memperbaiki kebiasaan harian dalam menjaga kesehatan otak.

"Kuncinya adalah menjadikan skor tersebut sebagai panduan dan menggunakannya untuk meningkatkan kemampuan Anda sendiri, dengan cara apa pun yang Anda inginkan untuk memulainya," kata Dr. Rosand.

Seseorang bisa meningkatkan kesehatan otak dimulai dari kebiasaan yang paling mudah diubah. Misalnya memperbaiki pola tidur, meningkatkan olahraga, hingga menerapkan gaya hidup sehat.

Satu perubahan positif dari kebiasaan sehari-hari dapat memengaruhi faktor lainnya. Contohnya, tidur yang lebih baik bisa membantu tekanan darah dan kesehatan fisik secara keseluruhan.

Secara keseluruhan, Brain Care Score dirancang sebagai panduan praktis untuk menjaga kesehatan otak. Dengan rutin melakukan cek otak, seseorang bisa lebih mudah menjaga fungsi otak agar tetap bekerja optimal hingga usia lanjut. 

Bunda, itulah pentingnya memahami pengaruh kebiasaan sehari-hari terhadap kesehatan otak agar bisa tetap tajam hingga usia lanjut. Semoga melalui artikel ini, Bunda jadi lebih sadar untuk rutin melakukan cek otak dan mulai memperbaiki gaya hidup sejak sekarang.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda