moms-life
Aturan Minum Matcha saat Puasa, Jangan Salah Pilih Waktu!
HaiBunda
Senin, 09 Mar 2026 08:55 WIB
Daftar Isi
Bunda mungkin sudah tidak asing lagi dengan matcha. Minuman berwarna hijau ini cukup populer dan digemari banyak orang. Namun, bagaimana aturan minum matcha yang tepat saat puasa?
Matcha adalah bubuk yang terbuat dari daun teh hijau. Dapat dinikmati sebagai teh atau ditambahkan ke dalam smoothie, kue, dan makanan lainnya.
Teh ini paling umum ditemukan di Jepang dan China, dan cenderung memiliki rasa khas yang lebih manis dan lembut daripada teh hijau lainnya. Karena itu, tak mengherankan lagi minuman matcha sangat populer di kalangan masyarakat masa kini.
Kepopulerannya juga membuat sajian ini kerap menjadi pilihan untuk menemani aktivitas harian, baik dalam keadaan hangat maupun dingin.
Namun, saat memasuki bulan suci Ramadhan, muncul pertanyaan mengenai waktu serta cara terbaik untuk menikmatinya saat puasa. Lalu, kapan sebaiknya matcha dikonsumsi agar tetap nyaman dan aman bagi tubuh selama menjalani ibadah puasa?
Aturan minum matcha saat puasa
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr. Yislam Aljaidi, SpJP, FIHA, menyarankan untuk minum matcha di antara waktu berbuka hingga sebelum tidur. Namun, dengan catatan perut sudah terisi makanan terlebih dahulu untuk menghindari iritasi lambung.
“Mungkin setelah berbuka dan sudah makan, baik itu sebelum atau sesudah tarawih, minum kopi tidak ada masalah. Matcha juga sama. Yang penting waktunya sahur, mungkin jam-jam setelah berbuka sampai salat Isya, dan dipastikan kadar gulanya rendah,” ujar Yislam, dikutip dari laman detikcom, Selasa (3/3/2026).
Sementara itu, ia juga mengingatkan untuk tidak mengonsumsi kafein sesaat sebelum tidur. Hal ini karena kafein bekerja dengan cara meningkatkan detak jantung yang membuat seseorang lebih terjaga.
Jika diminum terlalu larut, dikhawatirkan akan mengganggu kualitas tidur malam yang sangat dibutuhkan agar tubuh tetap fit.
“Idealnya (di luar puasa) saat pagi hari atau setelah makan siang. Tapi, kalau bulan puasa, setelah Isya baiknya tidak usah dikonsumsi lagi agar tidur tetap berkualitas,” jelasnya.
5 Manfaat minum matcha untuk kesehatan tubuh
Matcha mengandung banyak antioksidan (termasuk polifenol seperti katekin) dan fitokimia (seperti klorofil dan quercetin). Zat-zat ini mungkin memiliki beberapa efek positif pada kesehatan, terutama ketika dikonsumsi dalam makanan yangn secara alami mengandungnya.
Berikut beberapa manfaat matcha yang dapat Bunda peroleh ketika mengonsumsinya:
1. Melindungi fungsi otak
Dilansir dari laman Health, teh hijau dapat menurunkan risiko gangguan kognitif, yang memengaruhi pembelajaran, ingatan, gerakan, bahasa, perhatian, dan pemecahan masalah.
Gangguan ini, yang lebih umum terjadi setelah usia 65 tahun, meliputi gangguan kognitif ringan, demensia, penyakit Parkinson, dan penyakit Alzheimer.
2. Menurunkan kolesterol
Bunda yang minum teh hijau dan menjaga berat badan sehat sering kali memiliki kadar kolesterol total yang lebih rendah. Mereka cenderung memiliki kadar kolesterol lipoprotein densitas rendah (LDL) yang lebih rendah.
Kolesteorl LDL umumnya dikenal sebagai kolesterol ‘jahat’ karena berkontribusi pada penyumbatan arteri, sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung.
3. Menurunkan tekanan darah
Konsumsi teh hijau telah terbukti secara signifikan menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Sistolik adalah angka di atas, sedangkan diastolik adalah angka di bawah.
Efeknya bahkan lebih besar pada orang yang sudah memiliki tekanan darah tinggi atau faktor risiko penyakit jantung lainnya.
Hal ini sebagian disebabkan oleh kemampuan teh hijau untuk merelaksasi pembuluh darah, yang meningkatkan aliran darah dan mengurangi peradangan.
4. Membantu menurunkan berat badan
Penelitian tentang hubungan antara matcha dan pembakaran lemak masih terbatas. Meski begitu, matcha mungkin dapat meningkatkan pembakaran lemak karena kandungan kafeinnya.
Mengonsumsi matcha sedikit meningkatkan oksidasi lemak selama berolahraga. Oksidasi lemak adalah proses pemecahan lemak untuk menghasilkan energi.
5. Meringankan gejala depresi
Teh hijau dapat membantu meringankan gejala depresi. Sebuah studi tahun 2023 meneliti hubungan antara konsumsi teh hijau dan depresi pada perempuan pascamenopause. Peserta yang minum teh hijau melaporkan tingkat depresi yang lebih rendah.
Nah, itulah aturan minum matcha yang tepat saat puasa dan manfaatnya untuk kesehatan. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
Suka Minum Matcha? Ini yang Terjadi pada Tubuh Jika Konsumsi Tiap Hari
Mom's Life
Panduan Berpuasa Selama Ramadhan untuk Penderita Diabetes
Mom's Life
Jelang Puasa, Kemenkes Ajak Bunda dan Keluarga Cek Kesehatan Gratis
Mom's Life
7 Cara Puasa yang Baik untuk Kesehatan, Pahami Sebelum Ramadhan Bun
Mom's Life
Ternyata Ini Manfaat Puasa Syawal Secara Medis Menurut Dokter
5 Foto
Mom's Life
5 Potret Becky Tumewu Usai Operasi Mata Akibat Retina Lepas
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Ini yang Terjadi pada Tubuh Jika Sering Skip Sahur
Es Teh vs Teh Hangat Saat Berbuka Puasa, Mana yang Lebih Sehat?
10 Kebiasaan Sepele Diam-diam Bikin Gula Darah Naik, Termasuk Sering Lihat HP Malam Hari