HaiBunda

MOM'S LIFE

Pemerintah Izinkan Harga Tiket Pesawat Domestik Naik hingga 13%

Nadhifa Fitrina   |   HaiBunda

Selasa, 07 Apr 2026 14:50 WIB
Ilustrasi harga tiket pesawat / Foto: Getty Images/Thai Liang Lim
Jakarta -

Pemerintah baru-baru ini mengizinkan harga tiket pesawat domestik naik hingga 9-13 persen. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan langkah-langkah yang diterapkan agar kenaikan tetap terkendali.

Airlangga menyampaikan bahwa Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 11 persen. Kebijakan ini khusus berlaku untuk tiket pesawat niaga berjadwal dalam negeri, serta kelas ekonomi.

"Nah, untuk menjaga kenaikan tiket domestik menjaga kenaikan harga tiket di kisaran 9-13 persen dengan langkah pertama PPN DTP 11 persen untuk tiket angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri kelas ekonomi jumlah subsidi," ujar Airlangga, dikutip dari laman detikcom.


Pemerintah siapkan anggaran untuk kendalikan kenaikan harga tiket pesawat

Airlangga mengatakan bahwa pemerintah sudah menyiapkan anggaran sekitar Rp1,3 triliun per bulan, Bunda. Rencananya, kebijakan ini akan berjalan selama dua bulan, sehingga total anggaran mencapai sekitar Rp2,6 triliun.

"Kita berikan sekitar Rp1,3 triliun nah per bulannya. Kalau kita persiapkan 2 bulan Rp2,6 triliun agar harga tiket maksimum 9-13 persen," ungkap Airlangga.

Pemerintah juga telah menyiapkan biaya tambahan untuk bahan bakar atau fuel surcharge. Hal ini diketahui berlaku untuk semua jenis pesawat, baik jet maupun pesawat bermesin baling-baling.

"Sebelumnya jet hanya 10 persen dan propeller 25 persen. Sekarang semuanya disesuaikan menjadi 38 persen. Jadi kalau kenaikan dari segi jet sekitar 28 persen dan untuk propeller 13 persen," ujar Airlangga.

Selain itu, pemerintah memberikan fasilitas bea masuk 0 persen untuk suku cadang pesawat. Tujuannya untuk membantu industri maintenance, repair, and overhaul (MRO) tetap mendukung aktivitas ekonomi.

"Jadi, suku cadang pesawat itu diberikan biaya masuk 0 persen sehingga diharapkan bisa juga menurunkan biaya operasional daripada maskapai penerbangan, dan ini tahun lalu biaya masuk dari spare parts sekitar Rp500 miliar atau setengah triliun," katanya.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

5 Penyebab Seseorang Sering Terbangun di Jam 3 atau 4 Pagi

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Selalu Jadi Anak Paling Dewasa dan Penurut Sejak Kecil, Psikolog Ungkap Dampaknya saat Besar

Parenting Azhar Hanifah

Arti Mimpi Ketinggalan Pesawat dan Kereta, Benarkah Berkaitan dengan Kesempatan yang Terlewat?

Mom's Life Elia Amaliana

Potret Bunga Reyza Penyanyi yang Tengah Naik Daun Sekaligus Calon Dokter

Mom's Life Annisa Karnesyia

Simak Beragam Faktor yang Sebabkan Bunda Alami Pregnancy Brain

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Psikolog Ungkap 2 Hal yang Diduga Picu Krisis Kesehatan Mental Anak

Parenting Azhar Hanifah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Arti Mimpi Ketinggalan Pesawat dan Kereta, Benarkah Berkaitan dengan Kesempatan yang Terlewat?

Simak Beragam Faktor yang Sebabkan Bunda Alami Pregnancy Brain

Selalu Jadi Anak Paling Dewasa dan Penurut Sejak Kecil, Psikolog Ungkap Dampaknya saat Besar

Psikolog Ungkap 2 Hal yang Diduga Picu Krisis Kesehatan Mental Anak

Potret Bunga Reyza Penyanyi yang Tengah Naik Daun Sekaligus Calon Dokter

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK