Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Semut Bersayap di Rumah Pertanda Apa? Ini Penyebab dan Cara Membasminya

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Minggu, 19 Apr 2026 19:50 WIB

Ilustrasi semut terbang
Ilustrasi Semut Bersayap di Rumah Pertanda Apa? Ini Penyebab dan Cara Membasminya/Foto: Getty Images/mgfoto
Daftar Isi
Jakarta -

Bunda, kemunculan semut bersayap di rumah sering terjadi saat mereka mencari pasangan untuk berkembang biak. Serangga ini biasanya masuk melalui jendela, pintu, maupun celah dinding yang terbuka.

Setelah proses tersebut berlangsung, semut jantan akan mati, sementara ratu melepaskan sayapnya untuk membangun sarang sekaligus membentuk koloni baru.

Meski tidak membahayakan manusia, keberadaannya dapat merusak struktur bangunan dalam jangka panjang jika dibiarkan. Oleh karena itu, penting bagi Bunda untuk memahami penyebab sekaligus cara mengatasinya.

Penyebab muncul semut bersayap di rumah

Selain faktor reproduksi, ada beberapa hal lain yang mungkin memicu kemunculan semut bersayap di dalam rumah.

Dilansir dari laman Netmums, kehadiran semut terbang di dalam ruangan tidak selalu menandakan adanya infestasi. Serangga tersebut bisa saja masuk tanpa sengaja melalui akses terbuka karena kemampuan navigasinya terbatas.

Namun, jika jumlahnya cukup banyak dan terlihat berasal dari celah dinding atau lantai, kondisi ini patut diwaspadai karena kemungkinan terdapat sarang di alam atau sekitar rumah Bunda.

Cara mengatasi semut terbang

Dilansir dari laman The Spruce, ada beberapa cara yang dapat Bunda lakukan untuk menyingkirkan semut bersayap jika itu mulai mengganggu kenyamanan. Berikut di antaranya:

1. Insektisida bubuk suntik

Jenis insektisida bubuk ini diformulasikan khusus untuk semut bersayap dan penggunaan di dalam rumah.

Bor lubang kecil untuk menyuntikkan bubuk ini ke area tempat mereka bersarang. Namun, pembasmi serangga profesional mungkin perlu datang dan menentukan lokasi koloni secara tepat.

2. Pestisida semprot

Semprotan dapat membunuh semut yang terlihat, baik yang merayap maupun terbang, tetapi tidak memengaruhi koloni yang tersembunyi, yang akan terus berkembang biak.

Baca dan ikuti semua petunjuk pada label karena sebagian besar semprotan bersifat beracun dan harus digunakan dengan sangat hati-hati dalam ruangan, Bunda.

3. Siram air mendidih

Bunda juga dapat menyingkirkan serangga tersebut dengan menyiramnya menggunakan air mendidih ke lokasi sarang.

4. Ganti kayu yang rusak

Jika ada furnitur dari kayu yang rusak akibat koloni semut tersebut, sebaiknya segera mengganti kayu yang lapuk. Ini salah satu cara yang efektif untuk menyingkirkan semut terbang dari rumah.

5. Membasmi hama dengan penyedot debu

Gunakan vacuum cleaner untuk menyedot debu semut saat Bunda melihatnya. Segera keluarkan kantong penyedot debu dan bawa keluar rumah agar semut tidak dapat menemukan jalan masuk kembali.

6. Campurkan sabun cuci piring dan minyak peppermint

Bunda juga dapat mencoba solusi alami untuk mengendalikan semut terbang. Caranya, campurkan satu bagian sabun cuci piring cair dan beberapa tetes minyak peppermint dalam botol semprot.

Kemudian, semprotkan pada semut dan area sekitarnya, sabun akan melumpuhkan dan akhirnya membuat serangga dehidrasi, sementara minyak peppermint menyebabkan mereka mati lemas.

7. Pasang perangkap lem

Pasang perangkap lem yang berisi zat yang menarik semut terbang. Semut akan hinggap di perangkap tersebut untuk makan dan kemudian terjebak.

8. Bersihkan sumber makanan

Bunda juga dianjurkan untuk membersihkan meja dan sapu lantai secara teratur. Simpan makanan manis dalam wadah kedap udara. Sebab, makanan dapat mengundang sekumpulan semut datang.

Nah, itulah beberapa penyebab dan cara mengatasi semut bersayap di rumah yang mungkin bisa Bunda lakukan. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda