Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Ternyata Begini Sejarah Gerbong Khusus Perempuan Ada di Indonesia

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Jumat, 01 May 2026 15:00 WIB

Ilustrasi gerbong perempuan
Ilustrasi Fakta Gerbong Khusus Perempuan di Indonesia, Begini Sejarahnya/Foto: Getty Images/Sony Herdiana
Jakarta -

Kecelakaan yang melibatkan KRL Commuter Line dan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/04/2026), kembali menyoroti keberadaan gerbong khusus perempuan.

Peristiwa ini juga memicu rasa ingin tahu masyarakat mengenai awal mula penerapan fasilitas tersebut dalam layanan kereta di Indonesia, Bunda.

Sejarah gerbong khusus perempuan

Dikutip dari laman CNN Indonesia, gerbong khusus perempuan pertama kali diresmikan pada Kamis, 19 Agustus 2010 oleh Menteri Perhubungan saat itu, Freddy Numberi, di Depo Depok, Jawa Barat, bersama dengan peluncuran KRL seri 7000.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Ketika itu, Freddy menegaskan bahwa operator kereta tidak hanya berfokus pada keuntungan, melainkan juga kualitas layanan. Salah satunya diwujudkan melalui penyediaan ruang aman bagi perempuan.

Sejak awal, kehadiran Kereta Khusus Wanita (KKW) ditujukan untuk menjawab kekhawatiran perempuan terhadap risiko pelecehan di transportasi umum.

"Para wanita yang bekerja dan wanita yang pergi sendirian dengan membawa anak mendapatkan jaminan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan dengan adanya kereta khusus wanita ini," ujar Freddy.

Gerbong ini menyasar perempuan pekerja hingga Bunda yang bepergian dengan anak kecil, dengan harapan dapat meningkatkan rasa aman sekaligus menarik lebih banyak perempuan menggunakan transportasi kereta.

Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak saat itu, Linda Amalia Sari, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan kekerasan berbasis gender.

“Kereta khusus wanita merupakan wujud Pemerintah, dalam hal ini kementerian Perhubungan dan PT. KCJ dalam pencegahan khusus kekerasan terhadap perempuan, di mana pelecehan seksual merupakan salah satu bentuk tindakan kekerasan. Gerbong khusus untuk perempuan merupakan bentuk kebijakan khusus untuk melindungi perempuan dari perlakuan kekerasan di dalam kereta api,” ujarnya.

Gerbong khusus perempuan ditempatkan di bagian paling depan dan belakang rangkaian kereta, dilengkapi juga penanda khusus berupa stiker.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/fir)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

ADVERTISEMENT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda