HaiBunda

MOM'S LIFE

Tanaman Hias Adenium Obesum untuk Taman Rumah, Begini Cara Merawatnya

Arina Yulistara   |   HaiBunda

Selasa, 19 May 2026 20:40 WIB
Ilustrasi tanaman hias Adenium Obesum / Foto: Getty Images/magicflute002

Punya tanaman hias Adenium obesum di rumah? Begini cara merawat yang tepat agar tidak mudah layu dan mati.

Adenium obesum atau yang populer dengan sebutan bunga kamboja Jepang merupakan salah satu tanaman hias favorit untuk mempercantik taman rumah. Tanaman ini dikenal karena memiliki batang menggembung yang unik, bentuk menyerupai bonsai, serta bunga berwarna cerah yang mampu mekar sepanjang tahun jika dirawat dengan baik.

Di Indonesia, Adenium obesum termasuk jenis Adenium yang paling banyak dibudidayakan. Tanaman ini berasal dari wilayah kering di Afrika, mulai dari Senegal hingga Kenya, serta Jazirah Arab.


Mengingat asalnya dari daerah gurun, Adenium memiliki kemampuan menyimpan air di batangnya yang besar dan tebal. Tak heran jika tanaman ini sangat tahan terhadap kondisi panas dan kekeringan.

Kalau Bunda punya di rumah, mari lebih pelajari cara menanam dan merawat Adenium obesum di taman rumah seperti dikutip dari situs web Kementerian Pertanian dan NCSU.

Tanaman hias Adenium Obesum untuk taman rumah

Banyak warga Indonesia yang menghiasi rumah mereka dengan tanaman hias kamboja Jepang. Selain karena cantik, bentuknya juga menarik.

Salah satu daya tarik utama Adenium obesum terletak pada batangnya yang disebut caudex. Bagian ini berbentuk membesar dan berfungsi sebagai tempat cadangan air.

Warna batang umumnya abu-abu kehijauan dengan permukaan halus. Namun akan tampak semakin artistik seiring pertambahan usia tanaman.

Daunnya bertekstur mengilap dan tersusun di ujung cabang. Warna Adenium obesum juga bervariasi dari hijau terang hingga hijau keabu-abuan, bahkan ada varietas dengan corak variegata.

Pada musim panas atau saat kondisi tumbuh optimal, Adenium obesum menghasilkan bunga berbentuk terompet dengan nuansa merah, merah muda, putih, hingga kombinasi beberapa warna. Tersedia pula varietas bunga tumpuk yang tampil lebih mewah.

Selain cocok sebagai penghias taman, Adenium obesum juga sering dijadikan tanaman indoor dan bahan bonsai karena bentuk batang dan percabangannya yang eksotis. 

Cara menanam Adenium obesum

Berikut cara menanam tanaman hias Adenium obesum.

1. Pilih media tanam yang cocok

Media tanam Adenium sebaiknya ringan, porous, dan cepat mengalirkan air. Beberapa bahan yang umum digunakan, antara lain tanah bakar, arang, serbuk sabut kelapa, sekam, arang sekam, dan pasir malang.

Campuran tersebut membantu akar memperoleh sirkulasi udara yang baik sekaligus mencegah pembusukan akibat kelembapan berlebih. Media tanam juga harus memiliki porositas tinggi agar air tidak menggenang. Tingkat keasaman ideal berada pada kisaran pH 5,5 hingga 6,5.

2. Tempatkan di pot biasa terlebih dahulu

Untuk tanaman muda, Adenium dapat ditanam dalam pot biasa. Setelah tumbuh besar dan bentuk batangnya semakin menarik, tanaman dapat dipindahkan ke pot bonsai agar tampil lebih artistik.

3. Letakkan di area yang terkena sinar matahari penuh

Saat menanam, letakkan Adenium di tempat yang terkena sinar matahari penuh. Jika suhu luar turun hingga sekitar 13 derajat Celsius, sebaiknya tanaman dipindahkan ke dalam ruangan dan frekuensi penyiraman dikurangi karena tanaman memasuki masa dorman.

Adenium membutuhkan lingkungan yang menyerupai habitat aslinya, yaitu panas dan kering. Oleh karena itu, tanaman ini sangat menyukai sinar matahari langsung setidaknya tujuh jam per hari agar pertumbuhannya optimal dan rajin berbunga.

Cara merawat Adenium obesum

Berikut cara merawat tanaman hias Adenium obesum.

1. Penyiraman yang tepat

Adenium tergolong tanaman sukulen yang mampu menyimpan cadangan air dalam batangnya. Untuk itu, penyiraman tidak perlu terlalu sering. Siram hanya ketika media tanam benar-benar kering.

Pada masa pertumbuhan aktif, kebutuhan air sedikit meningkat, tapi tetap hindari kondisi terlalu basah. Tanah yang selalu lembap dapat menyebabkan akar membusuk.

2. Pemupukan

Pemberian pupuk pada awal musim hujan atau musim semi sangat dianjurkan untuk merangsang pembungaan. Pupuk slow release seperti dekastar atau magamp dapat menjadi pilihan karena unsur haranya dilepaskan secara bertahap. Gunakan pupuk sesuai dosis anjuran agar tanaman tetap sehat dan tidak mengalami stres akibat kelebihan nutrisi.

3. Repotting

Penggantian pot dan media tanam sebaiknya dilakukan setiap 8 hingga 10 bulan atau ketika akar sudah memenuhi pot. Repotting penting untuk memperbarui unsur hara sekaligus memberikan ruang lebih luas bagi pertumbuhan akar dan batang.

4. Pemangkasan

Pemangkasan atau pruning merupakan kunci utama untuk membentuk Adenium yang proporsional dan rajin berbunga. Cabang yang terlalu panjang atau tumbuh tidak beraturan dapat dipotong untuk merangsang pertumbuhan tunas baru sehingga tanaman tampak lebih rimbun.

5. Perhatikan hama dan penyakit

Beberapa hama yang umum menyerang Adenium, antara lain kutu daun (aphids), thrips, mealy bug, spider mite, dan fungus gnat. Selain itu, semut dan cacing tanah juga dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.

Sementara penyakit yang sering muncul meliputi bercak daun akibat jamur, layu pucuk, serta busuk akar. Kondisi media tanam yang terlalu basah menjadi penyebab utama pembusukan sehingga pengaturan penyiraman dan drainase sangat penting.

6. Jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan

Adenium menghasilkan getah berwarna putih susu yang bersifat beracun. Oleh sebab itu, gunakan sarung tangan saat memangkas dan jauhkan tanaman dari jangkauan anak-anak maupun hewan peliharaan.

7. Cara memperbanyak Adenium

Adenium dapat diperbanyak melalui dua metode, yaitu generatif dan vegetatif.

Perbanyakan generatif dilakukan menggunakan biji hasil persilangan sehingga menghasilkan variasi tanaman baru yang unik. Sementara itu, perbanyakan vegetatif seperti stek batang, cangkok, pemecahan akar, dan grafting bertujuan mempertahankan sifat unggul dari tanaman induk.

Dengan batang yang artistik, bunga menawan, dan perawatan yang relatif mudah, Adenium obesum menjadi pilihan ideal untuk mempercantik taman rumah Bunda. Kuncinya harus mendapatkan sinar matahari cukup, media tanam yang porous, dan penyiraman tepat, maka Adenium dapat tumbuh sehat dan berbunga indah sepanjang tahun.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

Daun Kelor Bantu Atasi Berbagai Penyakit

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Momen Manis Omesh Quality Time dengan Sang Putra, Motoran hingga Nobar Bola

Parenting Nadhifa Fitrina

Raline Shah Hadiri Cannes, Foto Bareng Artis Korea hingga Hollywood

Mom's Life Annisa Karnesyia

Berhubungan Seks Selama Kehamilan Bikin Persalinan Lebih Cepat? Simak Penjelasannya

Kehamilan Indah Ramadhani

Tanaman Hias Adenium Obesum untuk Taman Rumah, Begini Cara Merawatnya

Mom's Life Arina Yulistara

10 Skill yang Perlu Diajarkan ke Anak Sebelum Usia Remaja, Bunda Perlu Tahu

Parenting Asri Ediyati

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ciri Orang dengan IQ Tinggi Tapi Malas Menurut Penelitian

5 Momen Manis Omesh Quality Time dengan Sang Putra, Motoran hingga Nobar Bola

Tanaman Hias Adenium Obesum untuk Taman Rumah, Begini Cara Merawatnya

10 Skill yang Perlu Diajarkan ke Anak Sebelum Usia Remaja, Bunda Perlu Tahu

Berhubungan Seks Selama Kehamilan Bikin Persalinan Lebih Cepat? Simak Penjelasannya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK