HaiBunda

MOM'S LIFE

Ciri Orang Bermental Kuat Menurut Psikologi, Kerap Ucapkan 10 Kalimat Ini

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Rabu, 20 May 2026 10:50 WIB
Ilustrasi Ciri Orang Bermental Kuat Menurut Psikologi / Foto: Getty Images/Bohdana Tkachuk
Jakarta -

Bunda, mental yang kuat tidak selalu terlihat dari sikap tegas atau kemampuan menghadapi tekanan. Terkadang, hal itu justru tercermin dari kalimat sederhana yang sering diucapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Orang dengan mental kuat biasanya mampu mengelola emosi, menjaga batasan, dan melihat masalah dengan sudut pandang yang lebih sehat. Cara mereka berbicara pun sering menunjukkan ketahanan diri dan kecerdasan emosional yang baik.

Seorang terapis yang telah menulis enam buku tentang kekuatan mental menyebut bahwa kata-kata memiliki peran penting dalam membentuk pola pikir dan membangun ketahanan diri.


Oleh karena itu, ada beberapa kalimat tertentu yang sering diucapkan oleh orang-orang bermental kuat.

10 Kalimat yang menjadi ciri orang dengan mental kuat

Berikut beberapa kalimat yang sering diucapkan orang-orang bermental kuat yang dapat Bunda kenali:

1. “Wajar kalau aku merasa seperti itu sekarang”

Dilansir dari laman CNBC Make It, merasa gugup, frustrasi, atau sedih bukan berarti Bunda lemah, itu manusiawi. Namun, mengakui emosi-emosi tersebut membutuhkan kekuatan.

Ketika Bunda atau orang lain memvalidasi emosi, hal itu membuka pintu untuk mulai memproses dan mengatasi emosinya, alih-alih merasa tertekan untuk menekan emosi tersebut.

2. “Apa satu hal yang bisa aku kendalikan saat ini?”

Ketika hidup terasa kacau, seseorang cenderung mencoba memperbaiki situasi. Namun, tidak semua masalah dapat diselesaikan.

Bunda tidak dapat memaksa seseorang untuk mengubah perilakunya. Bunda tidak dapat memutar kembali waktu dan membatalkan masa lalu. Berfokus pada hal tersebut hanya akan memperparah kecemasan.

Namun, Bunda akan mulai merasa lebih baik segera setelah fokus pada apa yang berada dalam kendali. Baik itu mengambil napas dalam-dalam, mengirim email, atau merapikan ruangan.

Tindakan terkecil pun dapat memberdayakan Bunda untuk bergerak maju, selangkah demi selangkah.

3. “Bagaimana lagi saya bisa melihat situasi ini?”

Perspektif adalah segalanya. Ketika terjebak dalam lingkaran pikiran negatif, kalimat ini dapat mengingatkan Bunda bahwa selalu ada lebih dari satu cara untuk melihat suatu situasi.

Mungkin kegagalan sebenarnya adalah persiapan untuk sesuatu yang lebih baik, atau mungkin situasi yang menantang adalah kesempatan untuk berlatih.

Membingkai ulang tantangan dapat membantu Bunda mulai mencari solusi dengan rasa optimisme yang baru.

4. “Aku tidak harus melakukan ini sendirian”

Sering kali mengatakan pada diri sendiri bahwa meminta bantuan menjadi tanda kelemahan. Justru sebaliknya, dibutuhkan keberanian dan kekuatan untuk meminta apa yang Bunda butuhkan.

5. “Saya berhak untuk mengatakan tidak”

Menetapkan batasan adalah salah satu hal terbaik yang dapat Bunda lakukan untuk melindungi kesehatan mental.

Namun, rasa takut menyakiti seseorang, ditinggalkan, atau merusak hubungan mungkin membuat Bunda menyetujui hal-hal yang tidak ingin dilakukan.

Pengingat ini memberi izin untuk menolak peluang yang tidak sesuai dengan prioritas Bunda. Mengatakan tidak mengurangi kelelahan, memastikan hubungan yang lebih sehat, dan menunjukkan bahwa Bunda menghargai waktu dan energi.

6. “Apa hal terburuk yang bisa terjadi?”

Rasa takut mungkin menghambat Bunda untuk bertindak. Pertanyaan sederhana ini mendorong Bunda untuk menghadapi dan mengakui kekuatan terbesar yang dapat mengurangi intensitasnya.

7. “Saya tidak perlu memiliki semua jawaban sekarang”

Ungkapan ini mengingatkan bahwa Bunda tidak perlu memiliki semua jawaban sekaligus. Kekuatan mental bukanlah tentang memiliki jawaban instan, melainkan tentang memiliki keyakinan bahwa Bunda dapat mentolerir ketidakpastian.

8. “Aku sudah cukup”

Dilansir dari laman Times of India, orang yang memiliki kekuatan mental percaya diri dan tahu bahwa apa pun yang terjadi, mereka akan keluar dari masalah tersebut pada akhirnya.

Mereka tidak mengeluh tentang masalah, sebaliknya, mereka menganggapnya sebagai sebuah tantangan.

9. “Aku bisa mengatasi ini”

Orang yang bermental kuat memiliki keyakinan pada diri sendiri dan percaya bisa menghadapi tantangan. Hal ini membantu mereka tetap tenang dan fokus pada tujuannya bahkan dalam situasi sulit.

10. “Aku akan belajar dari kesalahan yang telah kubuat”

Lantaran mereka memiliki pola pikir positif dan berorientasi pada pertumbuhan, mereka tidak terpaku pada kesalahan atau kegagalannya. Sebaliknya, mereka mencoba belajar dari kesalahan masa lalu dan berkembang sebagai pribadi.

Nah, itulah beberapa kalimat yang sering disampaikan orang bermental kuat. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

Ini 4 Kata Psikologis agar Permintaan Lebih Mudah Diterima

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Orang Bermental Kuat Menurut Psikologi, Kerap Ucapkan 10 Kalimat Ini

Mom's Life Amira Salsabila

Momen Maia Estianty Jadi Nenek Pertama Kali, Intip Potretnya Gendong Anak Al Ghazali

Mom's Life Annisa Karnesyia

Simpel tapi Bermakna, Ini Arti Nama Putra Pertama Joshua Suherman

Nama Bayi Angella Delvie & Fauzan Julian Kurnia

Bekas Luka Caesar Bisa Berubah Seiring Waktu, Ini yang Perlu Diketahui

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

3 Maskot Piala Dunia 2026 yang Bisa Menarik Perhatian Anak

Parenting Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

11 Ciri Perempuan Cerdas dengan IQ Tinggi Menurut Penelitian

Bekas Luka Caesar Bisa Berubah Seiring Waktu, Ini yang Perlu Diketahui

Ciri Orang Bermental Kuat Menurut Psikologi, Kerap Ucapkan 10 Kalimat Ini

Simpel tapi Bermakna, Ini Arti Nama Putra Pertama Joshua Suherman

Momen Maia Estianty Jadi Nenek Pertama Kali, Intip Potretnya Gendong Anak Al Ghazali

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK