MOM'S LIFE
Bukan Sekadar Lelah, Ini 11 Dampak Buruk bagi Karyawan yang Overworked dan Kurang Dihargai
Amira Salsabila | HaiBunda
Jumat, 22 May 2026 12:40 WIBDampak buruk bagi karyawan overworked dan kurang dihargai sering kali tidak langsung disadari. Padahal, tekanan pekerjaan yang terus-menerus dapat membuat seseorang mengalami kelelahan fisik maupun mental.
Tak sedikit karyawan berusaha tetap produktif meski tubuh dan pikirannya sudah terlalu lelah. Semakin besar stres yang ditanggung dan semakin minim apresiasi yang diterima, kondisi ini dapat membuat mereka kehilangan semangat kerja secara perlahan.
Jika dibiarkan terus-menerus, perasaan terlalu banyak bekerja dan kurang dihargai bisa memengaruhi kesehatan, emosi, hingga kualitas hidup seseorang.
11 Dampak buruk karyawan yang overworked dan kurang dihargai
Dengan mengakui tekanan yang diberikan pada diri sendiri, Bunda dapat menciptakan ruang untuk batasan yang lebih produktif, serta pola pikir baru yang menenangkan dan mendukung.
Dilansir dari laman Your Tango, berikut beberapa dampak buruk karyawan overworked dan kurang dihargai:
1. Mudah marah dan frustrasi tentang hal-hal kecil
Sifat mudah tersinggung adalah salah satu tanda kelelahan kerja atau burnout yang paling umum, yang dapat mengindikasikan seseorang merasa terus-menerus terlalu banyak bekerja dan kurang dihargai.
|
Baca Juga : 11 Tips Karier Melejit di Tempat Kerja
|
Ketika merasa tidak dihargai dalam upaya mencari perhatian dan pengakuan dari orang lain, Bunda mungkin lebih cenderung memiliki sikap dan pola pikir negatif yang memicu sifat mudah tersinggung ini.
2. Sulit tidur
Bekerja lembur atau merasa tertarik pada pekerjaan sebagai jalan keluar dari masalah pribadi dapat mengurangi waktu yang seharusnya digunakan untuk tidur.
Rata-rata orang dewasa seharusnya tidur antara 8 hingga 10 jam setiap malam, tetapi ada lebih banyak nuansa dalam hubungan antara keadaan emosional dan pola tidur.
Sebuah studi dari Sleep Medicine menemukan bahwa gangguan kognitif dan emosional yang dipicu oleh kelelahan, baik di lingkungan profesional maupun hubungan pribadi, adalah dua prediktor terbesar bagi durasi dan kualitas tidur seseorang.
3. Sering sakit
Bekerja terlalu keras dengan jam kerja yang panjang dan tugas-tugas yang berat dapat melelahkan secara fisik, berdampak buruk pada sistem kekebalan tubuh dan kesehatan secara umum.
Tubuh cenderung bereaksi negatif terhadap stres jangka panjang dan tekanan emosional dalam berbagai cara, memicu masalah pada sistem pencernaan, kardiovaskular, dan kekebalan tubuh.
Jika seseorang merasa tidak enak badan atau tidak kunjung sembuh dari flu yang mengganggu, mereka mungkin perlu mempertimbangkan kesehatan mental dan emosionalnya.
4. Mendambakan rasa syukur
Mereka sering kali terdorong melakukan tindakan kecil, tetapi kecewa setiap kali itu tidak dibalas atau tidak mendapatkan kebaikan atau ucapan terima kasih.
Membiasakan diri melakukan tindakan kebaikan kecil bermanfaat dengan caranya sendiri, tetapi perasaan positif itu dapat dengan cepat tertutupi ketika merasa tidak dihargai.
5. Takut pergi bekerja
Para pekerja yang dibebani gejala kelelahan kerja (burnout) sering kali merasa takut untuk pergi bekerja setiap hari, diliputi perasaan cemas dan stres kronis yang tidak terhindarkan ketika mereka memikirkan untuk berada di sana.
6. Berbicara negatif kepada diri sendiri
Bunda, orang-orang di sekitar di tempat kerja dapat membentuk realitas dan suasana hati secara keseluruhan.
Jadi, ketika merasa tidak didengarkan, terlalu banyak pekerjaan, dan kurang dihargai dalam interaksi sehari-hari di tempat kerja, hal itu dapat membentuk pola pikir secara negatif, mendorong untuk menggemakan dan mencerna perasaan tidak nyaman serta kritik dari rekan kerja kepada diri sendiri.
7. Sering menunda pekerjaan
Selain sulit konsentrasi dan menyelesaikan tugas, ketika merasa kelelahan dan kurang dihargai, mereka mungkin mulai menunda-nunda pekerjaan.
Sering kali terjadi secara otomatis, penundaan pekerjaan muncul sebagai jalan keluar untuk mendapatkan dopamin atau istirahat, sesuatu yang sulit diprioritaskan oleh orang-orang yang mengalami kelelahan bekerja.
8. Tidak membuat rencana
Pikiran negatif mereka membujuknya untuk membatalkan rencana, dan banyaknya proyek pekerjaan yang tak kunjung usai membuat mereka terlalu stres untuk keluar rumah.
Ini adalah pengalaman yang mungkin pernah dialami setiap orang, baik mereka menyadarinya maupun tidak.
Penulis dan pelatih kehidupan, Dr. Whitney Gordon-Mead, berpendapat bahwa isolasi semacam ini, yang dipicu oleh stres, kecemasan, dan perasaan kewalahan, cenderung memicu siklus ketidaknyamanan yang lebih besar yang hangat memperburuk emosi dan pengalaman negatif.
9. Tidak termotivasi untuk menetapkan tujuan baru
Sulit membayangkan masa depan sering kali merupakan mekanisme pertahanan untuk mengatasi trauma yang belum terselesaikan, terutama pada orang yang mengalami kesulitan emosional.
Mereka tidak mampu menetapkan tujuan baru dan membayangkan kehidupannya di masa depan.
10. Tidak bisa mengendalikan apa yang dibutuhkan
Lantaran kebutuhan mereka selalu tidak terpenuhi dan emosi diabaikan di tempat kerja, wajar jika mereka sulit mengendalikan apa yang dibutuhkan.
Kecemasan dan stres kronis yang terkait dengan hubungan tidak sehat, dapat sangat melelahkan hingga merasa perlu mengambil kendali dengan cara yang tidak sehat dan tidak produktif.
11. Tidak pernah merasa cukup baik
Mereka mungkin mulai percaya bahwa mereka tidak pantas mendapatkan hal baik apa pun. Akibatnya, mereka merasa cemas, terputus, dan menumpuk rasa dendam.
Nah, itulah beberapa dampak buruk bagi karyawan overworked dan kurang dihargai yang dapat Bunda ketahui. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)Simak video di bawah ini, Bun:
"Great Stay" Bertahan di Pekerjaan Meski Tak Bahagia
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
10 Cara Bisa Bahagia di Tempat Kerja, Biar Pulang ke Rumah Enggak Ngomel Bun
5 Tips Agar Tak Didiskriminasi saat Jadi Perempuan Satu-satunya di Tempat Kerja
Prediksi Zodiak Hari Ini, Wah Ada Tawaran Proyek Menarik Nih Buat Aries
Catat Bun, Ini 5 Pertanyaan yang Bisa Diajukan ke HRD saat Wawancara Kerja
TERPOPULER
Ciri Orang dengan IQ Tinggi Tapi Suka Menyendiri Menurut Penelitian
Aturan Baru Kemendikdasmen, Anak Masuk SD Tidak Harus Berusia 7 Tahun
Deretan Artis Indonesia Ibadah Haji 2026, Ashanty hingga Intan Nuraini
Perawatan Wajah Ibu Hamil, Perhatikan Skincare Routine yang Aman Menurut Dokter
Bukan Sekadar Lelah, Ini 11 Dampak Buruk bagi Karyawan yang Overworked dan Kurang Dihargai
REKOMENDASI PRODUK
10 Mainan Bayi 3 Bulan untuk Melatih Sensorik & Motorik
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Sterilizer Botol Bayi Terbaik, Ada yang Low Watt
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
10 Panci Kukus Terbaik dari Ukuran Kecil Hingga Besar
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Bumbu Tongseng Instan yang Enak & Terbaik untuk Masak Daging Kambing
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Eyeshadow Palette yang Bagus untuk Pemula
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Orang dengan IQ Tinggi Tapi Suka Menyendiri Menurut Penelitian
Perawatan Wajah Ibu Hamil, Perhatikan Skincare Routine yang Aman Menurut Dokter
10 Mainan Bayi 3 Bulan untuk Melatih Sensorik & Motorik
Bukan Sekadar Lelah, Ini 11 Dampak Buruk bagi Karyawan yang Overworked dan Kurang Dihargai
Aturan Baru Kemendikdasmen, Anak Masuk SD Tidak Harus Berusia 7 Tahun
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Bukan Ekonomi, Pedangdut Danang Klarifikasi Alasan Penjualan Rumah di Banyuwangi
-
Beautynesia
Dolar AS Naik, Tantangan Besar atau Peluang bagi Brand Fashion Lokal?
-
Female Daily
Zara Larsson Kembali ke Roblox Lewat Pengalaman Konser Imersif ‘Midnight Sun’!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Mingyu SEVENTEEN & Jeon Somi Joget Bareng, Rumor Pacaran Lama Ditepis Fans
-
Mommies Daily
13 Kebiasaan Orang Tua yang Bisa Membuat Anak Tidak Percaya Diri