Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Ciri Kepribadian Orang yang Sering Ganti Foto Profil di Media Sosial Menurut Psikolog, Punya Arti Burukkah?

Azhar Hanifah   |   HaiBunda

Minggu, 31 May 2026 13:30 WIB

Portrait beautiful asian woman urban lifestyles. Long hair happy smile attractive face looking up. Hand seflie with smartphone and coffee cup. Sitting at outdoors. City building background.
Ilustrasi sering ganti foto profil di media sosial / Foto: Getty Images/Wiphop Sathawirawong

Media sosial kini menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya digunakan untuk berbagi aktivitas, platform digital juga kerap dimanfaatkan sebagai sarana mengekspresikan diri, termasuk lewat foto profil. Menariknya, kebiasaan seseorang saat memilih atau mengganti foto profil ternyata bisa mencerminkan kondisi psikologis maupun kepribadiannya.

Beberapa orang mungkin jarang mengganti foto profil karena merasa nyaman dengan foto profil yang dimiliki. Namun, ada pula yang rutin memperbarui foto profil setiap memiliki foto baru atau mengikuti suasana hati tertentu.

Dalam psikologi, kebiasaan tersebut dinilai dapat memberikan gambaran mengenai rasa percaya diri, hingga kebutuhan akan validasi sosial. Lalu, bagaimana sebenarnya pandangan psikolog tentang hal ini? Simak penjelasan mengenai Ciri Kepribadian Orang yang Sering Ganti Foto Profil berikut ini, yuk, Bun!

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Ciri kepribadian orang yang sering ganti foto profil menurut psikolog

Melansir dari laman Your Tango, kreator konten psikologi dan filsafat bernama Heem mengungkap bahwa kebiasaan sering mengganti foto profil dapat berkaitan dengan kondisi identitas diri seseorang.

Dalam videonya di TikTok dengan akun @heemmentality, ia menyebut bahwa individu yang terlalu sering memperbarui foto profil kemungkinan sedang mencari bentuk identitas yang dirasa paling sesuai untuk dirinya.

Menurut Heem, orang yang memiliki identitas diri yang kuat biasanya tidak merasa perlu terus-menerus mencari pengakuan atau mengubah citra dirinya di media sosial.

Ia menilai kebiasaan sering mengganti foto profil bisa berkaitan dengan rasa kurang percaya diri, kebutuhan akan validasi dari orang lain, serta pandangan terhadap diri sendiri yang mudah berubah.

Dalam psikologi kepribadian, kondisi ini juga dikaitkan dengan sifat neurotisisme atau neuroticism, yaitu kecenderungan seseorang untuk lebih sensitif terhadap emosi negatif dan penilaian sosial.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh psikolog sekaligus life coach Francesca. Ia mengatakan bahwa terlalu sering mengganti foto profil bisa menjadi tanda seseorang belum memiliki identitas diri yang kuat dan masih merasa kurang percaya diri.

Meski begitu, hal ini tidak selalu bermakna buruk karena setiap orang memiliki cara berbeda dalam mengekspresikan dirinya di media sosial.

Selain itu, sebuah penelitian dari University of Pennsylvania turut meneliti hubungan antara foto profil media sosial dan tipe kepribadian pengguna. Studi tersebut menganalisis foto profil pengguna Twitter atau X berdasarkan lima tipe kepribadian besar atau Big Five Personality Traits.

Hasilnya menunjukkan bahwa individu dengan tingkat neurotisisme tinggi cenderung menggunakan foto yang sederhana, kurang berwarna, dan memiliki komposisi visual yang lebih minim.

Meski demikian, psikolog menegaskan bahwa neurotisisme bukan selalu hal negatif. Mengutip dari Psychology Today, sifat ini juga dapat membuat seseorang lebih peka terhadap situasi sekitar dan ancaman sosial.

Karena itu, kebiasaan sering mengganti foto profil tidak bisa langsung dianggap sebagai tanda buruk, melainkan dapat menjadi bagian dari cara seseorang membangun citra diri dan mengekspresikan emosinya di dunia digital.

Kebiasaan mengganti foto profil di media sosial memang bisa memberi gambaran tertentu mengenai kepribadian seseorang. Namun, hal tersebut bukan satu-satunya tolok ukur untuk menilai kondisi psikologis seseorang secara keseluruhan, ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

ADVERTISEMENT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda