HaiBunda

MOM'S LIFE

5 Kebiasaan Tidur yang Bisa Menjaga Otak Tetap Tajam hingga Usia Tua

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Jumat, 19 Jun 2026 12:40 WIB
Ilustrasi Kebiasaan Tidur yang Bisa Menjaga Otak Tetap Tajam hingga Usia Tua/Foto: Getty Images/ONB
Jakarta -

Bunda, kebiasaan tidur yang membantu otak tetap tajam hingga usia tua ternyata tidak selalu sulit untuk diterapkan. Selain membuat tubuh lebih segar saat bangun, tidur yang cukup juga berperan penting dalam menjaga daya ingat, kemampuan berpikir, dan kesehatan otak dalam jangka panjang.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur secara terus-menerus dapat berdampak buruk pada fungsi otak.

Bahkan, orang dewasa paruh baya yang rutin tidur kurang dari enam jam setiap malam diketahui memiliki risiko lebih tinggi mengalami penurunan fungsi kognitif di kemudian hari.


Kabar baiknya, menjaga kesehatan otak melalui tidur tidak harus dimulai dengan perubahan besar. Beberapa kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten sebelum dan saat tidur dapat membantu meningkatkan kualitas istirahat sekaligus mendukung fungsi otak agar tetap optimal seiring bertambahnya usia.

5 Kebiasaan tidur yang bisa menjaga otak tetap tajam

Dilansir health, berikut beberapa kebiasaan tidur yang dapat Bunda ikuti untuk menjaga kesehatan otak jangka panjang.

1. Memiliki jadwal tidur yang konsisten

Salah satu kebiasaan dasar yang paling penting adalah menjaga jadwal tidur yang konsisten. Penelitian menunjukkan bahwa tidur dan bangun sekitar waktu yang sama setiap hari dapat meningkatkan kualitas tidur, durasi tidur, dan fungsi otak di siang hari.

Hal ini juga dapat mengurangi risiko gangguan kognitif terkait tidur, seperti kurangnya konsentrasi dan fokus.

Saat menetapkan jadwal tidur, usahakan untuk tidur setidaknya tujuh jam setiap malam untuk mendukung kesehatan otak yang optimal.

2. Prioritaskan cahaya pagi

Untuk membantu meningkatkan kualitas tidur, cobalah untuk terpapar sinar matahari setidaknya 30 menit sebelum pukul 10 pagi.

Cahaya alami membantu mengatur ritme sirkadian, atau jam internal tubuh yang mengatur siklus tidur-bangun dan produksi hormon seperti melatonin.

Ritme sirkadian yang teratur dapat membantu Bunda lebih mudah tertidur dan meningkatkan kualitas tidur, serta dapat meningkatkan suasana hati, tingkat energi, dan kewaspadaan sepanjang hari.

3. Batasi screen time

Scroll media sosial sebelum tidur mungkin memang sulit dilewatkan. Namun, cahaya biru yang dipancarkan oleh layar ponsel dapat merangsang otak dan menekan produk melatonin, sehingga menyulitkan untuk tertidur.

Beberapa penelitian juga menemukan bahwa screen time yang berlebihan di kalangan lansia mungkin berkaitan dengan peningkatan risiko penurunan kognitif. Oleh karena itu, disarankan untuk menghindari layar setidaknya 30-60 menit sebelum tidur.

Untuk mempermudah hal ini, pertimbangkan meninggalkan ponsel di ruangan lain pada malam hari. Bunda juga dapat mengatur batasan waktu pada aplikasi tertentu untuk mencegah aktivitas scroll media sosial.

4. Lakukan olahraga setiap hari

Aktivitas fisik harian penting untuk kesehatan tidur dan otak. Olahraga meningkatkan aliran darah ke otak dan mendukung neuroplastisitas, yaitu kemampuan otak untuk membentuk koneksi baru dan memperbaiki dirinya sendiri.

Bahkan aktivitas sedang seperti berjalan kaki atau bersepeda dapat memberikan efek positif pad waktu mulai tidur, kualitas, dan durasi tidur.

Para ahli biasanya merekomendasikan untuk melakukan olahraga intensitas sedang setidaknya selama 30 menit hampir setiap hari dalam seminggu.

Namun, hindari berolahraga terlalu dekat dengan waktu tidur karena dapat meningkatkan detak jantung dan suhu tubuh, yang berpotensi membuat Bunda sulit tidur.

5. Menciptakan lingkungan tidur yang ideal

Untuk istirahat yang optimal, sebagian besar ahli menyarankan untuk menjaga kamar tetap gelap, tenang, dan sejuk. Bunda dapat mengatur suhu kamar berada di antara 20 dan 25 derajat Celsius.

Nah, itulah beberapa kebiasaan tidur yang dapat Bunda lakukan untuk menjaga otak tetap tajam hingga usia tua. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

David Beckham Buktikan Asma Bukan Penghalang Jadi Atlet Dunia

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Viral Petani Pakai Paracetamol untuk Suburkan Tanaman Cabai usai Harga Pupuk Naik

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Mengenal Apa Itu Dandelion Child & Tanda-tandanya pada Anak

Parenting Kinan

9 Ciri Orang dengan EQ Tinggi yang Mudah Disukai Banyak Orang

Mom's Life Amira Salsabila

Tengah Hamil Anak Pertama, Artis Korea Lee Da Hae Akui Tubuhnya Kini Banyak Berubah

Kehamilan Amrikh Palupi

Sarah Sechan Ungkap Penyebab Rahang Bergeser, Ternyata Karena Satu Kebiasaan Ini

Mom's Life Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Curi Perhatian, 5 Potret Gaya Jennifer Bachdim Nonton Langsung Piala Dunia 2026 di AS

Mengenal Apa Itu Dandelion Child & Tanda-tandanya pada Anak

Viral Petani Pakai Paracetamol untuk Suburkan Tanaman Cabai usai Harga Pupuk Naik

9 Ciri Orang dengan EQ Tinggi yang Mudah Disukai Banyak Orang

Tengah Hamil Anak Pertama, Artis Korea Lee Da Hae Akui Tubuhnya Kini Banyak Berubah

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK