HaiBunda

MOM'S LIFE

10 Bisnis Ibu Rumah Tangga yang Fleksibel dan Berpotensi Tambah Penghasilan

Arina Yulistara   |   HaiBunda

Jumat, 19 Jun 2026 16:30 WIB
Ilustrasi bisnis ibu rumah tangga yang fleksibel dan berpotensi tambah penghasilan / Foto: Getty Images/Filmstax

Bunda ingin punya pekerjaan dari rumah? Coba jalani bisnis ibu rumah tangga yang fleksibel dan berpotensi menambah penghasilan.

Bekerja dari rumah kini menjadi pilihan yang semakin diminati, terutama bagi ibu rumah tangga yang ingin tetap produktif tanpa harus meninggalkan tanggung jawab keluarga. Kemajuan teknologi dan berkembangnya platform digital membuat peluang usaha rumahan semakin terbuka lebar bahkan memungkinkan pelaku usaha menjangkau pelanggan dari berbagai daerah hingga mancanegara.

Selain menawarkan fleksibilitas waktu, bisnis rumahan juga memiliki modal operasional yang relatif lebih rendah dibandingkan usaha konvensional. Dengan perencanaan yang matang, keterampilan yang tepat, dan konsistensi dalam menjalankannya, usaha dari rumah dapat berkembang menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan.


Bisnis ibu rumah tangga yang fleksibel

Mengutip Forbes, berikut beberapa ide bisnis untuk ibu rumah tangga yang fleksibel dan berpotensi menambah penghasilan.

1. Jasa penulis lepas dan membuat konten

Bagi ibu rumah tangga yang memiliki kemampuan menulis, bisnis freelance writing bisa menjadi pilihan menarik. Saat ini banyak perusahaan, media online, hingga pelaku usaha yang membutuhkan artikel, konten media sosial, maupun materi pemasaran untuk mendukung aktivitas bisnis mereka.

Keuntungan dari pekerjaan ini adalah fleksibilitas waktu dan lokasi kerja. Selama memiliki perangkat komputer serta koneksi internet yang memadai, penulis lepas dapat bekerja dari rumah sambil mengatur jadwal sesuai kebutuhan keluarga.

2. Buka toko online

Bisnis toko online menjadi salah satu usaha rumahan yang terus berkembang. Produk yang dijual pun sangat beragam, mulai dari pakaian, makanan ringan, perlengkapan rumah tangga, hingga produk kecantikan.

Ibu rumah tangga bisa memulai dari skala kecil melalui marketplace atau media sosial. Dengan strategi pemasaran tepat dan pelayanan yang baik, toko online berpotensi menghasilkan keuntungan yang terus meningkat seiring bertambahnya pelanggan.

3. Menjual kerajinan tangan

Kemampuan membuat produk handmade seperti rajutan, aksesori, dekorasi rumah, atau hampers dapat diubah menjadi peluang bisnis yang menguntungkan. Produk kerajinan tangan umumnya memiliki nilai tambah karena dibuat secara unik dan personal.

Selain dijual secara langsung, produk dapat dipasarkan melalui marketplace maupun media sosial. Jika kualitas produk terjaga dan memiliki ciri khas tersendiri, peluang untuk mendapatkan pelanggan tetap pun semakin besar.

4. Jasa katering

Bagi yang memiliki hobi memasak, jasa katering rumahan atau personal chef dapat menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan. Permintaan makanan sehat, menu diet khusus, hingga makanan rumahan praktis terus meningkat di berbagai daerah.

Bisnis ini dapat dimulai dari lingkup kecil, misalnya melayani tetangga atau lingkungan sekitar. Seiring bertambahnya pelanggan, usaha dapat berkembang dengan menambah variasi menu maupun layanan pengantaran.

5. Jasa pembukuan dan administrasi keuangan

Kemampuan mengelola keuangan bisa dimanfaatkan untuk membuka jasa pembukuan bagi usaha kecil dan menengah. Banyak pelaku UMKM yang membutuhkan bantuan dalam mencatat pemasukan, pengeluaran, serta menyusun laporan keuangan sederhana.

Pekerjaan ini dapat dilakukan secara jarak jauh dengan bantuan aplikasi akuntansi. Selain fleksibel, jasa pembukuan juga memiliki peluang mendapatkan klien jangka panjang karena kebutuhan administrasi keuangan bersifat rutin.

6. Jasa penerjemah bahasa

Ibu rumah tangga yang menguasai lebih dari satu bahasa dapat menawarkan jasa penerjemah dokumen. Kebutuhan penerjemahan saat ini cukup tinggi, mulai dari dokumen bisnis, artikel, hingga materi pendidikan.

Pekerjaan ini memungkinkan pelakunya bekerja dari rumah dengan jadwal yang relatif fleksibel. Ketelitian, kemampuan bahasa yang baik, serta pemahaman konteks budaya menjadi kunci utama keberhasilan dalam bidang ini.

7. Konten kecantikan dan tutorial makeup

Media sosial membuka peluang besar bagi ibu rumah tangga yang memiliki minat di bidang kecantikan. Coba membuat konten tutorial makeup, ulasan produk, atau tips perawatan diri karena bisa menjadi sumber pendapatan melalui kerja sama merek, iklan, maupun penjualan produk.

Kesuksesan di bidang ini memang membutuhkan konsistensi dalam membuat konten. Namun jika berhasil membangun audiens yang loyal, peluang penghasilan yang diperoleh bisa sangat menjanjikan.

8. Konsultan dekorasi rumah

Jasa konsultasi penataan rumah atau home organization semakin diminati, terutama oleh keluarga yang ingin menciptakan hunian yang lebih rapi dan nyaman. Konsultan membantu klien mengatur ruang, mengurangi barang yang tidak diperlukan serta menciptakan sistem penyimpanan efektif.

Layanan ini bahkan dapat dilakukan secara virtual melalui foto atau video. Kreativitas, kemampuan komunikasi, dan pemahaman tentang manajemen ruang menjadi modal utama dalam bisnis ini.

9. Affiliate marketing

Affiliate marketing memungkinkan Bunda memperoleh komisi dengan mempromosikan produk atau layanan milik pihak lain. Promosi dapat dilakukan melalui blog, media sosial, maupun kanal video.

Meski membutuhkan waktu untuk membangun audiens dan kepercayaan, model bisnis ini memiliki keunggulan karena tidak perlu menyimpan stok barang maupun mengurus pengiriman produk.

10. Konsultan keamanan rumah dan anak

Kesadaran orang tua terhadap keamanan anak di rumah terus meningkat. Hal ini membuka peluang bagi jasa konsultasi childproofing atau penataan rumah yang ramah anak.

Konsultan membantu mengidentifikasi area berisiko dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan keamanan hunian. Bisnis ini cocok bagi mereka yang teliti dan memiliki pemahaman mengenai keselamatan anak.

Tips jalani bisnis rumahan agar tetap seimbang dengan keluarga

Berikut tips menjalani bisnis rumahan agar tetap seimbang dikutip dari Your Tango.

1. Luangkan waktu untuk beristirahat

Kesuksesan bisnis tidak hanya ditentukan oleh kerja keras, tapi juga kemampuan menjaga kondisi fisik dan mental. Tetapkan jam kerja yang jelas agar tubuh memiliki waktu untuk beristirahat dan memulihkan energi.

Saat jam kerja berakhir, usahakan untuk benar-benar berhenti bekerja. Kurangi penggunaan perangkat elektronik dan lakukan aktivitas yang membantu relaksasi agar tetap produktif dalam jangka panjang.

2. Prioritaskan tugas paling penting

Menyusun daftar prioritas harian dapat membantu pekerjaan lebih terarah. Fokuslah pada tugas yang memiliki dampak terbesar terhadap perkembangan usaha sebelum mengerjakan pekerjaan lainnya.

Kebiasaan ini tidak hanya meningkatkan produktivitas, tapi juga membantu mengurangi stres karena pekerjaan penting dapat diselesaikan lebih cepat dan terencana.

3. Kenali gaya manajemen waktu yang sesuai

Setiap orang memiliki cara kerja yang berbeda. Ada yang lebih produktif saat mengerjakan beberapa tugas secara bergantian, sementara lainnya membutuhkan fokus penuh pada satu pekerjaan dalam waktu tertentu. Memahami pola kerja pribadi akan membantu menentukan strategi manajemen waktu yang paling efektif sehingga pekerjaan dapat diselesaikan tanpa mengorbankan waktu bersama keluarga.

4. Fokus pada satu pekerjaan dalam satu waktu

Multitasking sering dianggap efektif, padahal justru dapat menurunkan kualitas pekerjaan dan membuat seseorang lebih cepat lelah. Selesaikan satu tugas hingga tuntas biasanya lebih efisien dibandingkan mengerjakan banyak hal sekaligus.

5. Buat jadwal mingguan yang jelas

Jadwal mingguan membantu mengatur keseimbangan antara pekerjaan, urusan rumah tangga, dan waktu bersama keluarga. Dengan perencanaan yang baik, aktivitas sehari-hari menjadi lebih terstruktur. Jadwal yang terlihat jelas akan membantu mengurangi rasa kewalahan dan meningkatkan kontrol terhadap waktu.

6. Manfaatkan teknologi dan tingkatkan kreativitas

Berbagai aplikasi pengingat, kalender digital, hingga alat manajemen tugas dapat membantu mengatur aktivitas bisnis dengan lebih efisien. Teknologi juga memudahkan pemantauan pekerjaan dari berbagai perangkat.

Dengan sistem yang terorganisasi, Bunda bisa menjalankan usaha secara lebih efektif tanpa harus merasa terbebani oleh banyaknya tugas yang harus diselesaikan.

7. Pisahkan waktu kerja dan keluarga

Meskipun bekerja dari rumah, penting untuk membuat batas yang jelas antara urusan bisnis dan kehidupan pribadi. Hindari membawa pekerjaan ke meja makan atau saat sedang menghabiskan waktu bersama keluarga.

Kehadiran utuh saat bersama keluarga dapat memperkuat hubungan sekaligus mencegah munculnya konflik akibat pekerjaan yang terlalu mendominasi kehidupan sehari-hari.

8. Tetap menjalankan hobi yang disukai

Meluangkan waktu untuk melakukan aktivitas yang disukai dapat membantu menjaga semangat dan kreativitas. Hobi juga berperan penting dalam mengurangi stres akibat rutinitas yang padat. Ketika keseimbangan hidup terjaga, produktivitas dalam menjalankan bisnis cenderung meningkat dan kualitas hidup pun menjadi lebih baik.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

"Great Stay" Bertahan di Pekerjaan Meski Tak Bahagia

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

9 Ciri Perempuan Punya High Value yang Jarang Disadari, Selalu Tentukan Batasan

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Cerita Kiper Korea Selatan di Piala Dunia 2026 yang Tak Bisa Saksikan Kelahiran Anak, Alasannya Bikin Haru

Kehamilan Annisa Karnesyia

10 Bisnis Ibu Rumah Tangga yang Fleksibel dan Berpotensi Tambah Penghasilan

Mom's Life Arina Yulistara

Kisah Bunda Alami Keguguran tetapi Tak Bisa Mendapatkan Bantuan Medis, Ternyata Ini Alasannya

Kehamilan Annisa Karnesyia

Curi Perhatian, 5 Potret Gaya Jennifer Bachdim Nonton Langsung Piala Dunia 2026 di AS

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Potret Liburan Kiky Saputri & Keluarga ke Korea Selatan, Cantiknya Kayya Curi Perhatian

20 Contoh Cerita Fiksi Singkat dengan Berbagai Tema yang Penuh Pesan Moral untuk Anak

Kisah Bunda Alami Keguguran tetapi Tak Bisa Mendapatkan Bantuan Medis, Ternyata Ini Alasannya

9 Ciri Perempuan Punya High Value yang Jarang Disadari, Selalu Tentukan Batasan

Cerita Kiper Korea Selatan di Piala Dunia 2026 yang Tak Bisa Saksikan Kelahiran Anak, Alasannya Bikin Haru

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK