MOM'S LIFE
Turun 32 Kg dengan Diet Karnivora, Dokter Ini Klaim Banyak Orang Salah Paham soal Nutrisi
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Kamis, 18 Jun 2026 07:40 WIBBunda pernah dengar diet karnivora? Di tengah tren pola makan sehat yang identik dengan sayuran dan buah-buahan, diet karnivora justru menawarkan pendekatan yang bertolak belakang.
Pola makan dari diet ini mengandalkan konsumsi produk hewani, seperti daging, ikan, telur, dan beberapa produk susu tertentu. Belakangan, diet ini semakin populer karena diklaim bisa membantu menurunkan berat badan hingga meningkatkan energi.
Menurut dokter di Tennessee, Amerika Serikat, Dr. Ken Berry, diet karnivora memang bisa menurunkan berat badan. Melalui diet ini, Berry bahkan berhasil menurunkan beratnya sebanyak 32 kilogram (kg), Bunda.
Berry juga mengatakan bahwa pola makan karnivora sedikit berbeda dengan diet pada umumnya. Dalam diet ini, beberapa orang hanya makan daging dan beberapa lainnya mengonsumsi daging hewan ruminansia atau kelompok hewan mamalia pemakan tumbuhan (herbivora) yang mengunyah kembali makanannya. Sementara itu, ada juga yang menggabungkan daging, telur, dan ikan.
Berry mengatakan bahwa semua yang menjalani diet tersebut mendapatkan manfaat kesehatan yang luar biasa. Ia bahkan mengatakan telah mendengar banyak kesaksian dari orang-orang yan telah kehilangan lemak, perlemakan hati, serta peradangan, usai menjalani diet karnivora.
Berry sendiri tak hanya berhasil menurunkan berat badan sebanyak 32 kg. Melalui diet ini, ia dapat mengatasi 'sejumlah penyakit', termasuk pradiabetes. Barry beralih dari diet yang diresepkan oleh American Diabetes Association ke diet karnivora pada sembilan tahun lalu.
"Saya hidup dengan makan daging sapi, mentega, bacon, dan telur," kata Berry, dilansir laman New York Post.
Amankah diet karnivora untuk kesehatan?
Tak sedikit pihak menganggap diet karnovira buruk bagi kesehatan. Sebab, diet ini hanya berfokus pada produk hewani tanpa memikirkan serat dan sumber nutrisi lainnya, Bunda.
"Diet karnivora pada dasarnya terdengar seperti ide yang buruk," kata profesor epidemiologi dan nutrisi di Harvard TH Chan School of Public Health, Walter Willett.
Beberapa pakar merujuk pada bukti klinis yang masih kurang terkait efektivitas program diet ini. Banyak ahli bahkan memperingatkan tentang bahaya nyata dari diet karnivora, yang bisa menyebabkan beberapa orang dirawat di rumah sakit dengan kondisi serius.
Pola makan karnivora disebut dapat meningkatkan risiko batu ginjal, masalah pencernaan, kolesterol tinggi, kekurangan nutrisi, dan yang paling mengkhawatirkan, kanker usus besar.
Klaim yang dianggap tentang diet karnivora
Sebagai orang yang telah sukses menjalani diet karnivora, Berry ingin meluruskan anggapan banyak orang yang menentang diet karnivora. Menurutnya, beberapa kesalahpahaman terbesar tentang nutrisi adalah anggapan bahwa biji-bijian utuh dan jus buah baik untuk kesehatan.
Ia mengatakan, makanan tersebut memang akan membuat kita tetap hidup, tetapi tidak akan mengoptimalkan kesehatan. Tak hanya itu. Berry menilai bahwa pati yang terdapat dalam kacang-kacangan, buncis, dan makanan lain yang umumnya dianggap sehat justru dapat meningkatkan kadar insulin seseorang.
Di sisi lain, Berry memandang kekhawatiran tentang dampak konsumsi daging merah dengan kejadian kanker dan penyakit jantung terlalu dibesar-besarkan.
Perlu diketahui, Badan Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya telah mengklasifikasikan daging olahan sebagai karsinogenik dan daging merah sebagai kemungkinan karsinogenik. Sementara itu, para peneliti hingga kini masih memperdebatkan kekuatan dan interpretasi bukti tersebut.
"Sebagai spesies genetik, kita tidak berubah sejak 100.000 tahun yang lalu. Oleh karena itu, makanan kita seharusnya didominasi oleh daging, atau seluruhnya daging," kata Berry.
"Diet karnivora bisa terjangkau karena konsumen tidak perlu membeli potongan daging premium atau daging yang diberi makan rumput secara eksklusif," sambungnya.
Menurut Berry, daging olahan bisa menjadi makanan sehat bila konsumen teliti dalam memilih bahan, termasuk memilih produk lainnya yang hanya terbuat dari daging, garam, dan rempah-rempah.
Demikian penjelasan terkait diet karnivora yang dianggap bisa membantu menurunkan berat badan. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Diet Mediterania Kembali Jadi Diet Paling Sehat di Dunia, Ini Alasannya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Sukses Turun BB 20 Kg, Melaney Ricardo Akui Tak Ambil Jalan Pintas Operasi tapi Pilih Cara Ini
Kisah Influencer Alami Kerusakan Ginjal usai Mencoba Tren Diet Karnivora
Mudah Dilakukan, 6 Tips Diet Prilly Latuconsina agar Tubuh Sehat & Langsing
Menurunkan Berat Badan dengan Carnivore Diet, Waspadai Efek Sampingnya
TERPOPULER
10 Kalimat Perlu Didengar Anak dari Orang Tua dan Keluarga Menurut Psikolog
Kisah Bunda Baru Bingung Dapat Nasihat Beda-beda soal Menyusui, Bayinya Ternyata Alami Ini
Barbara Palvin & Dylan Sprouse Sambut Kelahiran Anak Pertama, Berjenis Kelamin Perempuan
Kebersamaan Eross Candra dan Istri yang Baru Rayakan Wedding Anniversary ke-17, Bahagia Hidup di Yogyakarta
Tak Sekadar Kebiasaan, Berdoa sebelum Makan Ternyata Berdampak Positif bagi Psikologis
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Blush On Stick Terbaik untuk Bikin Pipi Merona Natural dan Fresh
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Smart Door Lock Terbaik untuk Rumah Lebih Aman Anti Maling
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Deretan Mesin Cuci Termahal, Fitur Canggih dan Harganya Bikin Melongo
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Merk Baju Bayi Perempuan Baru Lahir yang Lucu dan Unik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Produk Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Lengkap dari Sabun Cuci Wajah-Suncreen
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Kebersamaan Eross Candra dan Istri yang Baru Rayakan Wedding Anniversary ke-17, Bahagia Hidup di Yogyakarta
10 Kalimat Perlu Didengar Anak dari Orang Tua dan Keluarga Menurut Psikolog
Kisah Bunda Baru Bingung Dapat Nasihat Beda-beda soal Menyusui, Bayinya Ternyata Alami Ini
Sosok Liu Wen, Kekasih Jing Boran yang Jadi Supermodel Asia Pertama dengan Bayaran Tertinggi
Barbara Palvin & Dylan Sprouse Sambut Kelahiran Anak Pertama, Berjenis Kelamin Perempuan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Pasutri Lagi Bangun Rumah? Panduan Pilih Lampu Gantung Kristal untuk Ruang Tamu
-
Beautynesia
Hari Batik Nasional: Menilik Makna di Balik 4 Motif Batik Populer
-
Female Daily
Ini Deretan Celebrity yang Hadir di Dior Spring/Summer 2027, Ada Rihanna, Jisoo hingga Wonyoung
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Ramalan Zodiak 2 Oktober: Gemini Manfaatkan Peluang, Aries Harus Percaya Diri
-
Mommies Daily
Baju Batik Anak Laki-Laki: 8 Outfit Keren yang Tidak Terlihat Formal