moms-life
Ini Alasan Mengapa Orang yang Rutin Tidur Jam 9 Malam Merasa Lebih Bahagia
HaiBunda
Minggu, 21 Jun 2026 14:50 WIB
Daftar Isi
-
Alasan orang yang rutin tidur jam 9 malam lebih bahagia
- 1. Mereka bangun dengan kondisi segar dan beristirahat cukup
- 2. Bisa melakukan banyak aktivitas fisik
- 3. Mereka menciptakan ruang untuk kesadaran penuh (mindfulness)
- 4. Mereka tetap berpegang pada rutinitas yang sama
- 5. Punya waktu untuk bersantai
- 6. Tidak perlu berurusan dengan 'jet lag sosial'
- 7. Memiliki risiko depresi yang rendah
Tidur memiliki kaitan yang erat dengan kebahagiaan, Bunda. Pasalnya, kualitas dan durasi tidur yang baik dapat berpengaruh langsung terhadap kondisi fisik maupun mental seseorang.
Saat tidur, tubuh dan otak melakukan proses pemulihan yang membantu mengatur emosi, mengurangi tingkat stres, dan meningkatkan konsentrasi. Tidur juga dapat memulihkan kondisi fisik yang kelelahan.
Salah satu durasi tidur yang disarankan untuk mendapatkan manfaat kebahagiaan adalah 7 hingga 9 jam setiap malam. Beberapa orang percaya, tidur lebih awal, yakni di jam 9 malam, juga bisa bikin kita bahagia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alasan orang yang rutin tidur jam 9 malam lebih bahagia
Melansir dari laman Your Tango, berikut 7 alasan mengapa orang yang rutin tidur jam 9 malam merasa lebih bahagia:
1. Mereka bangun dengan kondisi segar dan beristirahat cukup
Kualitas dan durasi tidur merupakan bagian yang tak tergantikan dalam hidup kita. Jika kita tidak mendapatkan cukup tidur secara konsisten setiap malam, maka segala sesuatu di sekitar kita mulai berantakan, mulai dari hal-hal yang berkaitan dengan konsentrasi hingga hubungan kita dengan orang lain.
Orang yang tidur lebih awal terlihat bahagia lantaran mereka mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Bila dibandingkan dengan orang yang tidur lebih larut dan mendapatkan jumlah tidur yang sama, orang yang tidur lebih awal cenderung bangun dengan kondisi yang lebih segar.
2. Bisa melakukan banyak aktivitas fisik
Sebuah studi PNAS tahun 2025 mengungkapkan bahwa orang yang tidur lebih awal cenderung melakukan lebih banyak aktivitas fisik selama jam bangun daripada mereka yang tidur lebih larut. Mereka bisa melakukan aktivitas dengan rasa bahagia karena tidur lebih awal, Bunda.
Perlu diketahui, gerakan teratur dan konsisten seperti dapat membuat orang merasa lebih nyaman dengan diri mereka sendiri dan lebih bahagia dalam hidup.
3. Mereka menciptakan ruang untuk kesadaran penuh (mindfulness)
Mindfulness merupakan kemampuan seseorang untuk hadir dan sadar sepenuhnya tanpa menghakimi diri sendiri dan lingkungan sekitar. Mindfulness adalah salah satu kunci mendapatkan kebahagiaan, Bunda.
Orang yang tidur lebih awal dan bangun pagi biasanya melakukan aktivitas dengan kesadaran penuh. Studi yang dipublikasikan di jurnal Emotion tahun 2012 mengungkap bahwa mindfulness hanyalah salah satu dari banyak alasan mengapa orang yang bangun pagi cenderung lebih bahagia dan lebih sehat daripada mereka yang tidur dan bangun lebih larut.
4. Mereka tetap berpegang pada rutinitas yang sama
Alih-alih terjebak dalam rutinitas tidur yang buruk dan suka begadang, orang yang secara konsisten tidur lebih awal dapat melindungi kesejahteraan mereka. Mereka tidak mengacaukan rutinitas dan membahayakan diri sendiri di pagi karena sudah cukup tidur.
Orang-orang ini menjaga waktu tidur mereka, sehingga mereka selalu bangun dengan perasaan segar. Perilaku positif ini menjadikan mereka orang yang menghargai konsistensi dan merasa lebih tenang dengan jadwal yang konsisten.
5. Punya waktu untuk bersantai
Orang yang tidur lebih awal biasanya memiliki waktu untuk bersantai yang alami. Mereka sering mengandalkan hobi untuk sekedar bersantai, Bunda.
Kebiasaan seperti membaca di tempat tidur atau mengisi daya ponsel di ruangan lain adalah hal yang umum bagi individu-individu ini. Terkadang, kebiasaan-kebiasaan yang kita anggap membosankan atau terlalu sunyi inilah yang pada akhirnya menjadi kunci untuk tidur lebih nyenyak hingga menciptakan kebahagiaan.
6. Tidak perlu berurusan dengan 'jet lag sosial'
'Jet lag sosial' adalah ketidaksesuaian sosial yang dihadapi oleh orang-orang yang terbiasa begadang dan selalu merasa lelah. Kondisi tersebut sering dikaitkan dengan memburuknya kesehatan mental.
Orang yang mendapatkan waktu tidur cukup dan beristirahat lebih awal biasanya tidak perlu berurusan dengan 'jet lag sosial'. Mereka tidak merasa lelah sehingga rasa bahagia dengan mudah muncul saat berinteraksi dengan orang lain.
7. Memiliki risiko depresi yang rendah
Sebuah studi dari JAMA Psychiatry mengungkap bahwa tidur memiliki pengaruh yang sangat besar dalam kesehatan mental seseorang. Ketika orang tidur tengah malam, dibandingkan dengan orang rata-rata, risiko mereka terkena depresi meningkat hampir 25 persen.
Kebiasaan begadang memang biasanya bisa memicu pikiran buruk hingga gejala depresi. Jadi, memilih waktu tidur lebih awal adalah cara yang sangat mudah untuk menghindari masalah kesehatan mental, termasuk mencegah depresi.
Demikian 7 alasan mengapa orang yang rutin tidur jam 9 malam merasa lebih bahagia. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
7 Ciri Kepribadian Orang yang Terbiasa Tidur Lebih Awal Setiap Malam
Mom's Life
Jakarta Masuk Daftar 20 Kota dengan Tingkat Kebahagiaan Tertinggi
Mom's Life
Bukan Soal Uang, 9 Hal yang Paling Diinginkan Orang dalam Hidup Menurut Psikolog
Mom's Life
10 Kata-kata yang Sering Diucapkan Orang Bahagia Menurut Psikolog
Mom's Life
6 Zodiak yang Selalu Berpikir Positif dan Pancarkan Kebahagiaan
Mom's Life
Kunci untuk Hidup Bahagia, Bunda Perlu Berlatih Atur Ekspektasi
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
8 Kebiasaan Malam Tanda Orang Tidak Bahagia Menurut Studi Psikologi
Bukan Akhir Pekan, Studi Ungkap Alasan Selasa Bikin Mental Lebih Bahagia
5 Kebiasaan yang Dilakukan Orang Bahagia Menurut Psikolog